Pair Of Shoes

Pair Of Shoes
Sebuah Surat


__ADS_3

Setelah kejadian malam itu, dengan diantar Bayu dan Sisi, Mike kembali ke rumahnya.


Sesampainya di rumah, rumahnya terlihat begitu sepi tanpa penghuni. Sepertinya barang-barang Angel juga sudah tidak ada di rumah, hanya tertinggal mesin jahit yang masih tetap berada ditempatnya.


“Sepertinya Angel sudah pergi. Kamarnya sudah kosong!” seru Sisi yang berada di kamar Angel. “Gue hanya menemukan sepucuk surat ini!”


“Surat?” ulang Mike bingung.


Sisi mengangguk pelan dan segera menghampiri Mike juga Bayu. Sisi langsung memberikan sepucuk surat yang sengaja ditinggalkan Angel kepada Mike.


“Bacalah!” perintah Bayu hingga membuat Mike mengangguk dan segera membacanya.

__ADS_1


From : Angel


To : Mike


Hey, Shincan apa kabar? Mungkin, saat kamu membaca surat ini aku sudah tidak ada lagi di sampingmu. Maafkan aku, selama ini aku sudah menyusahkanmu. Dan, aku berterimakasih sekali karena kamu sudah menjagaku dengan baik selama ini.


Mike, sampaikan permintaan maafku kepada keluargamu. Aku sangat menyayangi mereka semua, aku tidak ingin berpisah dengan mereka. Keluargamu sudah menyambutku dengan begitu baik, menjagaku dan memberiku cinta. Terimakasih sudah memberikan keluarga yang begitu sempurna dan hangat kepadaku.


Karena Bayu juga Sisi, aku bisa mengenalmu lebih dalam. Karena mereka juga, kita bisa dipertemukan. Sampaikan kepada mereka berdua, kalau aku sangat berterimakasih kepada mereka. Sampaikan juga terimakasihku kepada mereka, kalau selama ini telah menjagaku dengan baik. Aku sangat menyayangi mereka berdua.


Mike, biarkan kesalahan yang pernah terjadi di Jerman menjadi kesalahan terindah yang pernah terjadi. Biarkan semua kenangan itu melebur dalam perasaan kita masing-masing. Karena aku yakin, dengan adanya skandal itu, Tuhan ingin membiarkan aku untuk mengenalmu lebih jauh.

__ADS_1


Mike, ingat tidak saat pembicaraan kita di pulau Jeju? Aku harap kamu selalu ingat dan kamu harus mewujudkan impianmu. Wujudkan impianmu yang tertunda Mike, wujudkan impianmu untuk menjadi musisi. Aku tunggu lagu buatanmu dan aku tunggu semua karya-karyamu.


Mike, jika kita bertemu lagi di jalan nanti aku harap kita bisa saling bertegur sapa, walau aku tahu kamu akan bersama dengan Ghea. Ingat janji kita berdua saat kita berbicara di pantai saat ulang tahunku? kalau kita sudah mempunyai pasangan, kelak kita harus menceritakan mantan istri atau mantan suami kita itu seperti apa.


Mike . . . kamu tahu, aku sangat mencintaimu. Untuk mencintaimu, aku jadi sangat sulit untuk bernafas. Untuk mencintaimu, entah sudah berapa banyak aku meneteskan air mataku. Entah sudah berapa ratus langkah yang pernah aku lalui bersamamu, rasanya mencintaimu itu bagaikan langkah kakiku yang tidak pernah mengenal rasa lelah untuk mencapaimu.


Kalau kita memang berjodoh, biarkan sepasang sepatu kita melangkah seberapa mereka ingin melangkah. Biarkan hati yang akan menuntun kita untuk bertemu dan biarkan sepasang sepatu kita menjadi saksi langkah kita ke depannya.


Mike, aku sudah mengurus soal perceraian kita. Di dalam sebuah amplop berwarna coklat sudah ada surat perceraian yang sudah aku tanda tangani. Kamu tinggal menandatanganinya dan mengurus sisanya di pengadilan nanti.


Mike, aku benar-benar mencintaimu . . . aku tidak ingin berpisah denganmu. Aku masih ingin melihatmu marah padaku, aku masih ingin melihatmu tersenyum padaku, aku masih ingin melihatmu berlari, tapi aku tidak ingin melihatmu menangis. Karena wajahmu saat menangis sangatlah jelek.

__ADS_1


Oh, iya aku menyimpan harta paling berharga yang aku milikki untukmu. Jagalah dia baik-baik, dan aku harap kita bisa bertemu suatu hari nanti di saat kita sudah menjadi sukses. Selamat tinggal Mike, sampai jumpa lagi mantan suamiku.


__ADS_2