Pangeran Lemah Ku

Pangeran Lemah Ku
23


__ADS_3

Malam ini adalah malam ulang tahun nya Arka. Tadi seharian ini, Arka tidak berada di rumah nya. Mama punya banyak alasan untuk mengajak nya keluar.


Dari makan di luar hingga berbelanja. Bahkan mama mengajak Arka pergi ketempat paling di sukai Arka. Yaitu pinggiran sungai, tempat Arka dan Lia datang melukis waktu itu.


Setelah hampir jam sembilan malam, baru lah mama dam Arka pulang kerumah nya. Saat sampai di rumah, rumah mereka terlihat gelap seakan tidak ada penghuni nya.


"Ma, ada apa sih ini. Kok rumah kita kayak gak ada orang sama sekali sih." kata Arka.


"Mana mama tahu Arka, mama dan kamu kan seharian berjalan." kata mama.


"Jangan bikin Arka panik ma, mama kan tahu kondisi Arka seperti apa kan." kata Arka.


"Iya mama tahu, ayo masuk saja dulu. Kita lihat apa yang terjadi di dalam." kata mama.


Arka dan mama masuk kedalam rumah, saat mereka mau masuk kedalam. Kembang api meluncur dari taman belakang rumah Arka.


Arka sangat suka melihat kembang api, ia membatal kan niat nya untuk masuk kedalam. Ia pun menuju taman belakang rumah nya, sambil di ikuti mama dari belakang.

__ADS_1


"Selamat ulang tahun anak papa tersayang." kata papa sambil menyambut anak nya.


Papa nya tidak ingin membuat kejutan yang terlalu mengejut kan. Karna ia takut akan kondisi jantung anak nya yang tidak normal.


Saat papa mengucap kan itu, bermunculan lah teman-teman kuliah nya dari balik bunga-bunga dan pohon-pohon yang ada di taman rumah nya.


Arka sangat bahagia, saat melihat teman-teman nya yang datang kerumah nya.


"Mama,,, papa,,,, ini hari ulang tahun Arka yang kedua puluh empat. Ternyata papa dan mama meraya kan nya." kata Arka terharu.


"Iya Arka, kamu anak kesayangan mama dan papa. Kamu harus ingat itu nak." kata mama.


"Iya Arka, kamu punya kita semua." kata semua teman-teman nya.


"Terima kasih banyak teman-teman." kata Arka bahagia.


Arka sangat terharu dan bahagia melihat apa yang papa dan mama nya siap kan. Bahkan, tanpa sepengetahuan nya juga. Mama dan papa mengundang semua teman-teman nya yang ada di kampus.

__ADS_1


Dalam kebahagiaan nya itu, Arka ingat pada satu orang yang paling ingin ia lihat. Orang itu tidak mungkin datang saat ini, karna mama dan papa nya tidak mungkin mengundang orang itu. Orang itu adalah Lia, orang yang spesial bagi nya. Akan lebih bahagia, jika Lia ada di antara teman-teman kuliah nya. Tapi mana mungkin itu terjadi, Lia kan tidak satu jurusan dengan Arka di kampus.


"Selamat ulang tahun Arka, semoga kamu bahagia malam ini ya." kata Intan.


"Makasih Intan." kata Arka.


Intan tahu betul wajah Arka tidak terlalu bahagia. Pasti Arka sangat mengharap kan Lia hadir di sana.


"Arka, aku punya sesuatu untuk mu. Tunggu sebentar ya." kata Intan.


Arka hanya menganguk saja, ia tidak ingin menangapi apa yang Intan punya untuk nya.


Intan menjemput Lia yang sudah ada di depan rumah Arka. Lia di suruh menunggu sebentar di sana, sampai Intan datang menjemput nya.


Tak lama kemudian, Intan kembali dan menghampiri Arka.


"Arka, aku punya sesuatu untuk mu. Kamu lihat itu, pasti kamu bahagai." kata Intan sambil menujuk kearah Lia.

__ADS_1


__ADS_2