
Dua minggu telah berlalu, hubungan Lia dan Arka masih biasa saja. Tidak ada yang terjadi di antara mereka berdua.
Hari ini resepsi Esy dan Eza di ada kan. Sepasang kekasih itu resmi menikah di hari ini. Arka dan Lia ikut membantu dalam acara dua teman nya ini.
Saat ini, Lia sedang bersama Esy di kamar pengantin. Menemani Esy sampai waktu turun nya mempelai wanita kebawah.
"Lia, aku mau tanya dong sama kamu. Gimana sih rasa nya malam pertama kalian." kata Esy.
"Malam pertama?" kata Lia kaget.
"Iya Lia, malam pertama kalian. Gimana Lia, apa ada yang bikin kamu deg-degan gak." kata Esy.
"Bi... Biasa saja Sy. Kamu juga akan merasa kan kok." kata Lia.
Apa yang mau Lia jawab pada Esy, karna sesungguh nya. Lia belum melaku kan apa yang Esy kata kan. Karna, Arka belum bisa melaku kan itu pada nya.
"Yah Lia, cerita kan saja pada ku. Kamu jangan pelit sama aku gitu dong. Tinggal cerita kan saja apa susah nya sih." kata Esy.
"Esy, jika aku cerita kan. Kamu gak akan penasaran lagi. Dan hal rumah tangga kan adalah rahasia. Mana boleh orang lain ketahui, itu aib nama nya." kata Lia.
Aku tidak bisa kata kan yang sebenar nya pada mu Esy. Walau pun kamu sahabat baik ku, tapi sama seperti yang aku kata kan tadi. Hal rumah tangga adalah aib yang harus di rahasia kan. Kata Lia dalam hati.
__ADS_1
"Lia, kok malah bengong sih kamu nya. Bukan kah aku harus turun sekarang. Kamu gak dengar tuh pintu udah di ketok." kata Esy.
Mereka seakan melupa kan apa yang baru saja Esy tanya kan. Karna, mama Esy sudah ada di depan pintu untuk menjemput anak nya turun kebawah.
"Aku gak bisa bayang kan deh Sy, bagai mana kalian jika satu rumah nanti ya." kata Lia berbisik pada Esy.
"Biasa aja lah, kan aku tahu sekarang status nya udah berbeda kan." kata Esy juga berbisik.
Esy duduk di samping Eza, dan melanjut kan berbagai rangkaian acara bersama. Hingga akhir nya salam-salaman pada mama papa. Kemudian menerima ucapan selama dan doa restu.
....
Selesai acara Esy dan Eza, Lia dan Arka juga keluarga pamit pulang. Mama dan papa Lia pulang kerumah, sedang kan Lia dan Arka juga mama dan papa pulang satu tujuan rumah yang sama. Hanya saja, Lia dan Arka pulang dengan mobil yang berbeda.
"Sayang, kamu sakit ya." kata Arka.
"Gak kok Ka, aku baik-baik aja." kata Lia.
"Tapi, kenapa kamu diam saja Lia. Ada masalah kata kan saja, jika ada yang tidak kena tinggal bilang saja ya." kata Arka.
"Tidak ada Arka, aku baik-baik saja. Jangan cemas pada ku, aku hanya butuh istirahat saja. Aku mungkin kecapean saja saat ini." kata Lia.
__ADS_1
"Baik lah, kamu bisa istirahat setelah kita sampai di rumah nanti yah. Atau kamu bisa tidur di sini sekarang." kata Arka.
"Tidur di rumah saja lah Ka, kan gak lama lagi juga sampai rumah kan." kata Lia.
Lia tidak mengata kan apa yang jadi beban di hati nya. Hanya saja, ada rasa yang bikin ia tidak nyaman. Tapi, tidak bisa Lia kata kan karna tidak ingin suami nya menjadi tidak enak.
....
Malam itu, Lia tidur duluan sebelum Arka masuk kedalam kamar. Lia sudah terlelap di alam bawah sadar nya.
....
Sedang kan malam pengantin Esy dan Eza sangat berwarna. Saat ini, Esy duduk di di kasur dengan baju nya yang kenggoda. Bikin Eza merasa bersemangat.....
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Adegan ini tidak bisa di cerita kan. Karna tidak lulus sensor, maka tidak bisa kami cerita kan. Maaf pada yang telah bersemangat untuk mengikuti cerita malam pertama bagi Eza dan Esy yang penuh warna.
Pajak sensor nya terlalu tinggi, jadi kami tiak bisa melulus kan adegan ini. Maaf beribu maaf pada kalian semu. 😁😁😁😋😋
Wkwkwkwk....
__ADS_1
😋😋😋😂😂😂
Pajak kurang guys, jadi di sensor lah cerita nya di bagain itu. Jangan marah, jangan sedih. Karna, ada banyak imajinasi yang melenceng nanti nya.