Pangeran Lemah Ku

Pangeran Lemah Ku
36


__ADS_3

Dua bulan telah pun berlalu, kondisi jantung Arka semakin memburuk saja. Arka lebih sering tidak ingat sama orang sekarang. Karna penyakit nya lebih sering kambuh dari biasa nya.


Selama dua bulan ini, tempat Arka hanya lah di rumah sakit. Karna sering nya kambuh penyakit. Maka nya Arka tidak bisa di rawat di rumah sekarang.


Selama itu juga, Lia selalu menemani nya. Lia akan berada di sana saat mata kuliah nya sedang tidak ada. Atau bahkan ia ambil izin untuk tidak masuk kampus.


Seperti hari ini, Lia menemani Arka di rumah sakit. Ia minta izin untuk tidak kuliah hari ini.


Saat jam istirahat, Esy dan Eza datang kerumah sakit. Esy dan Eza juga sudah tahu bagai mana keadaan Arka. Karna Lia sering sekali tidak masuk kampus, membuat mereka berdua mencari tahu apa sebenar nya terjadi.


Hal itu sudah berlalu, sekarang mereka sudah tahu kondisi Arka yang sebenar nya. Karna ini mungkin kunjungan mereka yang kesekian kali nya. Mereka lebih sering menemani Arka di rumah sakit. Karna Lia adalah sahabat mereka, maka nya mereka juga anggap Arka teman mereka.


"Hay.... " kata Esy saat mereka masuk kedalan kamar Arka.


"Jangan berisik Esy, kamu gak lihat Arka lagi sakit. Lagian ini bukan pasar tahu gak." kata Eza.

__ADS_1


"Lah... Orang cuma bilang hai di kata berisik. Apaan sih kamu Eza, aku masuk bak mandi nanti kamu." kata Esy.


"Yah... Mulai deh, kalian berdua ini gak bisa baik-baik ya. Hobi nya debat melulu sih pantang ketemu." kata Lia.


"Maaf Lia, ini semua karna Eza sih." kata Esy.


"Lho kok aku yang kena, kan kamu yang bikin masalah." kata Eza tak terima.


"Udah deh,,, kalian berdua ini ya, gak lihat apa ini rumah sakit." kata Lia lagi.


"Biar kan aja sayang, kita kan gak ada tontonan. Lagian ini itu tontonan geratis tahu gak." kata Arka.


"Oh ya, di mana Intan kok gak ada di sini sih." kata Eza.


"Intan gak ada kesini hari ini, sekarang Intan jarang datang." kata Lia.

__ADS_1


"Iya, tuh anak gak tahu ada urusan apa. Udah jarang aja datang nya." kata Arka.


"Bisnis kali ya, soal nya Intan juga jarang datang kekampus." kata Eza.


"Yang benar aja bisnis, sejak kapan Intan tertarik sama bisnis." kata Arka.


"Yah, mana aku tahu. Oh ya, bagai mana keadaan kamu sekarang Ka, ada perubahan." kata Eza.


"Yah seperti yang kamu lihat sih, gak ada perubahan dengan kondisi aku. Kungkin tambah parah ada kayak nya." kata Arka.


Mereka terus saja ngobrol bersama, tanpa mereka sadari, Intan ada di balik pintu kamar Arka. Mendengar kan apa yang di bicara kan mereka berempat.


Intan sengaja tidak masul kedalam, sebenar nya ia setiap hari datang kerumah sakit. Setiap hari melihat kondisi Arka, dan melihat Arka dari balik pintu. Tapi, Intan sengaja tidak masuk kedalam. Ia hanya melihat Arka dari jauh saja.


Intan cepat-cepat bersembunyi, saat mendengar kan Esy yang ingin ketoilet. Intan bersembunyi di balik tembok yang membatasi ruang di rumah sakit itu.

__ADS_1


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Terima kasih buat sahabat semua, yang sudah memberi aku semangat dan dukungan. Komen selalu ya teman, agar aku tahu kalian selalu bersama ku. Maaf jika tak sesuai keinginan kalian. Karna aku nulis berdasar kan apa yang ada dalam pikiran ku saja.


__ADS_2