
Air danau yang tenang , semilir angin malam yang sejuk, juga cahaya rembulan yang sendu membawa suasana hati menjadi penuh dengan kedamaian. Lampu- lampu yang menyala disekitar danau membuat cahaya temaram, memperlihatkan pemandangan dua insan yang masih beradu argumen di tepi danau.
" Cih ... Jangan omong kosong tentang Alex sudah jatuh cinta pada Kayla kami , kau pikir aku akan percaya? Kau sama bodohnya dengan saudarimu itu ternyata." Robin mencibir tidak percaya .
"Terserah kalau tidak percaya , yang jelas begitulah kenyataannya, entah itu cinta atau apa tapi Tuan Alex sudah sangat terobsesi pada Kayla,bahkan ketika orang kepercayaan nya mendebat mengenai perasaannya pada Kayla , Tuan Alex langsung murka,dan hampir membunuh Cur itu " jelas Akira sambil mengangkat bahu acuh
"Mendebat bagaimana?" Robin mulai tampak penasaran.
"Emmm...Begini , saat itu aku baru tiba dikediaman Tuan Alex ,dan disambut oleh beberapa orang pengawal dan bawahannya kurasa,mereka tampak sangat menghormati Tuan Alex, kemudian Tuan Alex langsung meminta beberapa orang untuk menjelaskan mengenai hal-hal yang perlu ku ketahui dan juga tugas yang harus aku kerjakan, tidak ada sambutan hangat sama sekali untukku" Akira tampak tersenyum getir.
" Aku sempat mendengar Cur itu memberi usulan pada Tuan Alex ,daripada mengejar Kayla bukan kah lebih mudah untuk memilih ku sebagai saudara kembarnya,kurang lebih begitu yang diusulkan Cur bodoh itu, dan kau tahu bagaimana Tuan Alex menjawabnya?" lanjut Akira
"Apa??" Robin semakin serius mendengarkan.
"Tuan Alex mencekik Cur itu hingga hampir tewas dan melemparkannya ke dinding dan berkata bagaimana bisa dia menukarkan permata mulia dengan batu kerikil yang tak berharga , seperti itulah perasaan Tuan Alex pada Kayla." Akira mengakhiri cerita nya dengan gelengan kepala dan tersenyum getir.
"Diia tahu kau bisa mendengar semua ucapan nya?" Robin masih tidak menyangka kalau Alex akan begitu kejam.
"Tentu saja , kami saat itu berada dalam satu ruangan."
"Astaga, dan sekarang kau disini masih bersedia menjalankan rencana busuk nya? Setelah semua yang dikatakannya mengenai dirimu?Apa kau bodoh?" Robin menjadi emosi sendiri memikirkan tingkah Alex ini.
" Ya sepertinya begitu,bukankah semua orang akan menjadi bodoh saat jatuh cinta?" Akira masih tersenyum memandang jauh kearah danau saat mengatakannya.
"Kau jatuh cinta pada Alex? Apa kau serius? Jatuh cinta pada lelaki yang menganggap mu tidak lebih berharga dari batu kerikil? Apa kau masih waras?" Robin terlihat semakin emosi , dia mulai berdiri dan berjalan mondar-mandir untuk meredakan emosinya .
__ADS_1
"Bagiku Tuan Alex itu seperti Dewa, saat dia mengirimkan orang untuk menjemput ku saat itu, reaksi pertamaku adalah kabur, tapi kemudian,bukannya marah,dia malah memberikan keluargaku kehidupan yang lebih layak, dia juga berjanji akan membantu keluargaku seterusnya,dan memberikan pendidikan yang terbaik untuk adik-adikku. Aku sedari kecil sudah mengetahui bahwa aku bukan putri kandung ayah dan ibuku,tapi mereka benar-benar memperlakukanku dengan sangat baik, walaupun kami hidup dengan sederhana,tapi orang tuaku selalu mengajarkanku tentang kasih sayang, jadi aku akan menganggap ini sebagai jalan yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan agar aku bisa membalas kebaikan kedua orang tuaku. Lagi pula aku benar-benar menyukai Tuan Alex,dan rasa cinta tidak pernah memerlukan alasan. Bukankah kau juga begitu Robin ?" Akira beralih menatap Robin yang masih berdiri .
"Apa maksudmu?" Robin menjawab gugup.
"Sudahlah ,aku tahu sebenarnya kau juga jatuh cinta pada Kayla bukan? Aku bisa melihat cara mu memandang Kayla sama seperti cara Tuan Sammy memandang saudariku itu." Goda Akira.
Robin semakin gugup , bukan karena perkataan Akira salah, justru karena Akira benar membuat Robin tidak tahu bagaimana menjawabnya, selama ini Robin tahu dia tidak mungkin memiliki kesempatan untuk bisa mengutarakan perasaannya pada Kayla,jadi dia memutuskan untuk mengubur perasaan itu dalam-dalam, karena yang terpenting adalah kebahagiaan Kayla .
"Jangan omong kosong, itu tidak mungkin terjadi" elak Robin ,kembali duduk di samping Akira.
" Cih...Sudah ketahuan masih mengelak, hah... Aku sangat iri pada saudariku itu" Akira menghela nafas dalam .
"Kenapa? Karena disukai banyak pria?" tanya Robin lembut,dia takut Akira akan tersinggung dengan ucapannya.
"Kau tahu? Ternyata kau lebih mudah untuk diajak bicara daripada Tuan Sammy, aku nyaris dibunuhnya ketika mencoba menggodanya saat itu ,,haha" Akira tertawa getir mengingat saat dia berusaha menggoda Sammy namun justru mendapat ancaman kematian dari mulut pria tampan yang adalah kekasih saudarinya itu.
"Ya, kau benar, kurasa yang bisa aku lakukan hanya bersyukur bisa menjadi saudarinya" Akira tampak menggigit bibir bawahnya,seperti menahan rasa sakit.
"Kau tidak menyukai Kayla sebagai saudarimu? Kau merasa iri padanya?" Robin bertanya dengan hati-hati. Para wanita cenderung lebih mudah emosi jika merasa dirinya kalah dari wanita lain.
"Andai saja aku bisa membencinya saja, itu akan jauh lebih mudah bagiku." ucap Akira
"Apa maksudmu?"
"Kau tahu Robin, ketika Tuan Alex memberiku tugas ini, aku penasaran dengan sosok Kayla, dan terus berfikir kenapa Tuan Alex lebih memilih dia , bukankah wajah kami sangat mirip, begitu pikirku. Dan itu membuatku mulai iri dan membenci Kayla bahkan sebelum kami bertemu, saat melihat kemewahan dirumah kalian di kota dulu aku semakin membencinya, karena nasib kami yang begitu berbeda, sampai saat pindah kemari aku masih benar-benar merasa Tuhan tidak adil dengan takdir kami berdua, apalagi melihat cara mu dan Tuan Sammy memperlakukan Kayla dengan begitu lembut dan perhatian. Namun semakin lama aku bersamanya aku mulai menyadari apa yang berbeda diantara kami, Kayla memiliki jiwa yang polos dan hati yang tulus,dia tidak pernah berburuk sangka pada orang lain ,dia juga selalu bersikap baik kepada semua orang, termasuk kepada para pegawai yang bekerja dirumah, dia bahkan tidak malu untuk meminta maaf pada pelayan. Sementara aku ? Hah?? " lagi-lagi Akira menghela nafas dalam.
__ADS_1
" Kau juga gadis baik Akira, hanya saja kehidupan yang membuatmu menjadi pribadi yang keras, tapi aku bisa merasakan kau juga memiliki hati yang baik dan tulus." ucap Robin lembut, tanpa sadar tangan Robin sudah mengelus rambut Akira dengan lembut.
Akira terkejut dengan sikap Robin yang tiba-tiba menjadi lembut terhadapnya, segera dia bangkit dari duduknya dan merapikan rambut nya canggung.
"Sebaiknya kita kembali" tanpa menunggu persetujuan Robin ,Akira sudah berjalan menuju mobil yang terparkir tak jauh dari danau.
akhirnya mereka berdua kembali ke Mansion.
>>>>>>>>
Sesampainya di dalam Mansion , mereka mengucapkan selamat malam dan pergi ke kamar masing-masing.Tidak ada keributan dari Kayla ,jadi pasti Sammy sudah berhasil membuat gadis nakal itu tertidur, hah...satu masalah bisa dilewatkan malam ini.
Keesokan paginya aktivitas,didalam Mansion berjalan seperti biasanya, para pelayan yang sibuk mempersiapkan ini dan itu , juga para koki yang sibuk menyiapkan sarapan, dulu ketika hanya Kayla yang melakukan rutinitas sarapan para koki bisa sangat senggang karena Nona mudanya yang satu ini tidak pernah pilih-pilih dalam hal makan ,tapi semenjak Akira bergabung, para koki bisa dibuat kewalahan menghadapi permintaan Akira ,dia selalu meminta di masakan masakan yang aneh-aneh,dengan alasan karena Kayla belum pernah mencoba makanan yang dia sebutkan , memang benar, karena Sammy tidak mengizinkan Kayla untuk berkeliaran dan jajan sembarangan sedari kecil, jadi Akira berkali-kali merepotkan para koki , dan akan menceritakan mengenai jajanan dan hal-hal yang menyenangkan yang biasanya ditemukan di dunia luar, dan dengan polosnya kayla mempercayainya.
"Bagaimana enak bukan?" tanya Akira pada Kayla yang sedang mengunyah takoyaki .
"Enak ,enak banget" Kayla tampak kegirangan dan mulai memasukkan lagi takoyaki kedalam mulutnya.
Saat itulah Sammy dan robin muncul dan melihat makanan yang tersaji diatas meja makan.
Robin dengan segera memanggil kepala koki untuk mendekat. mereka tampak tidak senang dengan apa yang mereka lihat.
"Kemari" suara Robin tegas pada koki tersebut.
Bersambung 😀🙏
__ADS_1
Mohon maaf yg sebesar-besarnya karna baru bisa up dikarenakan author lagi banyak hal yang harus diselesaikan, terimakasih banyak untuk semua yang sudah bersedia membaca dan juga meninggalkan like dan komen serta menjadikan novel remahan ini sebagai favorit,semoga tidak mengecewakan,sekali lagi author mohon maaf ✌️🙇♀️