
Bukankah setiap hal yang terjadi dalam hidup ini merupakan sebuah takdir? Karena Tuhan selalu memiliki rencana yang lebih indah jika dibandingkan dengan keinginan manusia yang berpikiran dangkal.
Jadi jangan menyerah dalam menjalani hidupmu , sesulit apapun ujian yang tengah kau hadapi, kau akan menemukan banyak hal yang berharga di akhir perjalanan ini.
>>>>>>>>>>
Sinar mentari pagi membawa sedikit kehangatan diruang hati yang gelap dan membeku, kerinduan yang menusuk seperti duri di dalam hati perlahan-lahan mulai terbawa pergi oleh tiupan angin yang menerpa tubuh seorang gadis yang hanya diam terpaku, menatap lelaki yang kini juga tengah melahap dirinya dengan pandangan sendu, netra berwarna coklat gelap itu, penuh keterkejutan dan sesuatu yang tidak bisa Kayla artikan.
Kayla mulai terisak, air matanya terus saja mengalir menganak sungai, tubuhnya tidak dapat ia kendalikan lagi, dirinya hanya diam mematung disana. Sementara pria tampan yang baru saja merobohkan segerombolan Vampir itu berjalan kearahnya dengan sedikit tergesa-gesa
Pria itu berdiri dihadapannya , sedetik kemudian Kayla sudah tenggelam dalam pelukan hangat pria itu, lengan kokoh pria itu merengkuh tubuhnya kedalam kehangatan dada bidang pria tersebut.
Untuk sesaat Kayla merasakan kenyamanan didalam pelukan pria itu, tanpa sadar dia masuk lebih dalam kedalam kehangatan orang asing yang anehnya terasa begitu akrab di hatinya, membuat hatinya merasakan kedamaian dan ketenangan, juga kebahagiaan yang ia rindukan. Pelukan pria itu semakin kuat ditubuh Kayla, ia mencium puncuk kepala Kayla dengan penuh kelembutan.
Detik dimana kesadarannya kembali, Kayla mendorong tubuh lelaki yang baru saja memeluknya itu menjauh.
"Maaf Tuan, penyakit saya sepertinya semakin parah, ini jarang terjadi sebelumnya ,tidak biasanya saya memeluk orang asing, saya sungguh minta maaf," Kayla berucap dengan menundukkan kepalanya berkali-kali.
"Tunggu dulu, kenapa harus aku yang meminta maaf," sadar, Kayla mengangkat kepalanya dan menatap lelaki di hadapannya dengan sifat angkuhnya yang biasa
"Kau yang memelukku,seharusnya kau yang meminta maaf. Kenapa kau memelukku?" Kayla berkata ketus.
Pria itu hanya diam, kedua bola mata yang indah itu berkaca-kaca.
"Kau bisu? Apa kau tuli? Kenapa hanya diam saja? Berhenti melihatku dengan tatapan seperti itu ! Kau membuatku tak nyaman " ucap Kayla menyelipkan untaian rambut nya yang tertiup angin ke telinga dengan canggung.
" Teruskan!" suara pria itu lembut dan dalam.
"Apa?" Kayla mengernyit bingung.
"Teruslah bicara, aku ingin mendengar suaramu,aku merindukannya " bulir air mata turun dari mata indah sang Vampir.
"Apa pria ini gila? Yang satu Casanova berandalan, dan yang ini seorang preman gila, si.al sekali aku pagi-pagi sudah bertemu orang-orang tidak waras" gumam Kayla mengalihkan pandangannya dari pria yang masih saja menatapnya dengan intens.
"Kay...???" Suara Juan memecahkan keheningan diantara keduanya, mereka menoleh kearah Juan secara bersamaan.
__ADS_1
Cur yang sudah dianggap sebagai kakak oleh Kayla itu berlari menghampirinya, nafasnya yang memburu menegaskan bahwa Cur tampan itu pasti berlari kesana-kemari untuk mencari dirinya.
"Ayo pulang, Lord Alex datang, dia menanyakan mu!" Juan menarik lengan Kayla agar gadis keras kepala itu mau mengikutinya.Namun sejurus kemudian tangan Kayla yang satu lagi ditahan oleh pria asing tersebut.
"Jangan pergi! " ucap si pria asing dengan tulus.
"Hei kawan, lebih baik kau lepaskan gadis ini ,sebelum tanganmu itu dibuat patah olehnya, dia tidak suka disentuh oleh orang asing" Juan memberi peringatan
Kayla menghempaskan tangan pria itu , dan berlalu dari sana tanpa mengucapkan satu patah kata lagi. Dirinya masih sempat melihat pria asing tersebut menatap kepergiannya dengan tangan yang terkepal erat, awalnya Kayla takut jika pria itu akan mengikutinya,tapi nyatanya kekhawatirannya tidak terbukti, Kayla benar-benar merasa ada yang aneh dengan lelaki itu.
>>>>>>>>>
Sammy mengamati punggung Kayla yang mulai menjauh dari pandangannya, seluruh tubuh dan hatinya meneriakkan perintah untuk mengikuti kekasihnya itu ,tapi secuil akal sehat menyadarkannya. Saat ini dia masih memiliki tugas terakhir untuk dikerjakan, ia harus bersabar sejenak.
Sebentar lagi , tunggu aku sebentar lagi. Aku akan segera mendapatkan mu kembali , kau akan kembali lagi ke pelukan ku,tempat dimana seharusnya kau berada. Sammy meyakinkan dirinya untuk bersabar dalam hati.
" Kau mengenal gadis angkuh itu?" Ucap Robin seraya menepuk bahu Sammy ,membuyarkan lamunan Vampir itu.
"Bagaimana dengan mu ? Apa kalian saling mengenal?" elak Sammy dengan mengajukan pertanyaan yang sama kepada Robin.
" Tidak dengan yang satu ini kawan, lebih baik kau menjauh darinya, dia milikku" Sammy berucap dengan santai namun juga penuh penekanan di setiap katanya.
" Ohoo , aku menjadi semakin tertantang jika kau melarangnya" goda Robin dengan jenaka.
"Jangan bermain dengan api kalau kau tidak ingin terbakar" tukas sammy, kemudian berlalu pergi meninggalkan tempat tersebut, diikuti oleh Robin yang mengekor dibelakangnya.
>>>>>>>>>>
"Dia ,lihat dia ! Gadis Serigala berbulu domba itulah yang melemparkan kopernya dengan sangat keras padaku, dia juga mengusirku dari kamarku Kak Alex, kau harus memberinya pelajaran" Freya yang belum mengetahui tentang hubungan rumit antara Kayla dan Alex ,mulai mengadu begitu Kayla dan Juan memasuki rumah.
Kayla dan Juan yang mendengarnya memutar bola mata, satu kata untuk Freya 'menyebalkan'
"Bagaimana kabarmu Kay? "Alex bangkit dari kursinya dan berdiri menjulang dihadapan Kayla dengan tatapan penuh kerinduan.
" Aku baik-baik saja. Ada perlu apa kau datang kemari?" Jawab Kayla acuh.
__ADS_1
"Hei, kau tidak tahu siapa dia ya? Dia ini Raja Alex, kau tahu Raja kita,para Werewolf. Beraninya kau bersikap begitu tidak sopan padanya" Ucap Freya menunjuk dada Kayla dengan lancangnya. Cari mati.
"Singkirkan tanganmu jika kau masih menginginkannya!" Kayla menatap jari lentik Freya yang menunjuk dadanya.
" Kalau aku tidak mau memangnya kau mau apa?" dengan bodohnya Freya justru menusukkan jarinya ke dada kayla beberapa kali
" Kalau kau masih melakukan itu aku yang akan mematahkan tanganmu, singkirkan tanganmu itu! " Jawaban dingin dari Alex cukup mengejutkan Freya.
Juan yang mengerti situasinya,membawa Freya keluar dari rumah itu,memberikan sedikit privasi untuk Rajanya.
Tinggallah dirinya berdua saja dengan Alex, ia merasa sangat lelah,karena semalaman sudah bergadang dan juga ditambah harus main kejar-kejaran dengan para penghisap darah sialan itu. Kayla merebahkan tubuhnya di sofa dengan senyaman mungkin, dia tidak pernah bersikap hormat kepada Alex. Sementara Alex mengambil posisi di sebelahnya, mengamati gadis kecil yang kini sudah tumbuh menjadi wanita yang sangat kuat itu, pandangan matanya menampakkan pendambaan yang tidak dapat ia sembunyikan, Alex sang Raja Were telah jatuh bertekuk lutut di bawah kaki wanita yang kemungkinan besar akan meninggalkannya, namun Alex tidak peduli, baginya tidak ada yang tidak bisa ia dapatkan.
"Kay? Aku merindukanmu" mulai Alex
Kayla tetap diam, mata indahnya terpejam tertutup bulu mata yang lentik, serta bibir berwarna merah ranum itu tetap enggan terbuka.
" Akira juga merindukanmu, dia menitipkan salam , dia bilang kau harus datang mengunjunginya nanti" Alex menggunakan nama Akira sebagai pancingan.
Dan benar saja dugaan Alex, kedua mata Kayla mulai terbuka "Kenapa kau tidak membawanya kemari?" Kayla masih enggan menatap Alex
" Dia sedang sibuk, aku menugaskannya untuk kembali ke Perusahaan yang ada di Indonesia, ada proyek yang harus dikerjakan oleh Akira disana, " jelas Alex
" Oh, bukankah kau selalu melarang kami untuk kembali kesana? " Kayla kembali memejamkan matanya.
" Sebenarnya banyak hal yang aku larang untuk kalian, salah satunya aku juga melarang mu untuk mengambil misi di Underworld, jadi katakan padaku ! Kenapa kau berada disini?" Alex bertanya dengan nada tegas.
" Aku hanya ingin tahu, dan gajinya sangat besar" Kayla yang mata duitan menjawab jujur.
"Kalau masalah uang, kau bisa meminta padaku kapanpun kau mau, berapapun yang kau butuhkan, kenapa selama ini kau tidak pernah menggunakan Black card yang kuberikan padamu? " Alex merasa frustasi, dia adalah raja ,tapi Kayla justru memandangnya seperti seorang pengemis.
" Simpan saja uangmu ,aku bukan kotak amal Lex, kau tahu sendiri, sekarang aku sudah bisa menghasilkan uang ku sendiri." Kayla membenahi posisi tidurnya ,memiringkan tubuhnya dan memeluk bantal yang ada di sana.
Alex menghela nafas panjang, Kayla memang selalu seperti ini. Melihat Kayla yang meringkuk seperti anak kucing yang lucu, membuat Alex semakin ingin untuk melindunginya, tapi sayangnya bagi Alex anak kucing yang satu ini suka mencakar.
"Aku sudah meminta Stevan untuk mengirim Tim Hunters yang lain, aku datang kemari untuk menjemputmu" Akhirnya Alex mengutarakan tujuannya datang ke Underworld.
__ADS_1
Bersambung 🙏❤️