
Bangsa iblis terdiri dari berbagai macam kaum dan jenis, populasi mereka di dunia ini juga sangat banyak hanya saja sebagian dari mereka lebih memilih untuk hidup di dunia lain yang tidak dapat dijangkau oleh para manusia,seperti dunia paralel yang saling bersebelahan namun tidak bersinggungan,hanya mereka yang memiliki darah iblis yang dapat memasuki dunia ini, mereka sering menyebutnya sebagai Underworld , berbeda dengan Underworld yang diceritakan dalam film-film Hollywood, kehidupan di Underworld ini sama saja seperti kehidupan di dunia manusia pada umumnya. Tidak ada gambaran api yang menyala-nyala seperti neraka pada film-film, justru disini terdapat tempat yang sama sekali belum tercemar oleh limbah dan polusi udara, suasana disini seperti bumi tempo dulu ,tidak ada kendaraan , semuanya terlihat sangat alami. Deretan bangunan sebagian berbentuk seperti kastil, rumah yang lebih sederhana pun memiliki desain arsitektur klasik yang begitu menawan. Juga pepohonan dan hutan yang masih rimbun, air terjun yang mengalir menuruni pegunungan juga perbukitan sampai merambat ke setiap desa dan bermuara di laut, pemandangan yang sangat asri nan menyejukkan setiap mata yang memandang, uara disini juga begitu bersih. Namun jangan terkejut bila di sepanjang jalan kau akan menemui bermacam mahkluk yang memiliki wujud yang tidak biasa, karena disini semua mahkluk immortal tidak lagi melakukan kamuflase untuk menyamarkan wujud asli mereka.
Banyak dari mereka adalah bangsa Fei( Imp, Elf, Fairy), Orc, Gargoygle, Siren, Harpy, Vampir, Werewolf, Ghoul dan lain-lain, jumlah mereka sangat banyak.
Dunia iblis memiliki sistem hierarki kepemimpinan seperti sebuah Piramida, dimana para pemimpin memiliki tanggung jawab untuk kesejahteraan dan keselamatan anak buahnya, sementara para anggota Klan atau anak buah tersebut berhutang kesetiaan dan nyawa kepada pemimpin mereka. Dengan pemimpin yang berada di puncak Piramida, mereka adalah Oracle.
Oracle ini seperti mahkamah agung dunia iblis, mereka berhak melengserkan para Raja dari ras iblis manapun, mereka juga yang mengatur semua hukum dan peraturan dalam dunia iblis dan sialnya bagi Sammy, beberapa kali dia harus berhadapan langsung dengan salah satu Oracle ini, merupakan sebuah keberuntungan bagi Sammy bahwa saat ini kepala dan lehernya masing tersambung utuh.
Flashback> ****Pertemuan Sammy dengan Oracle****
Sammy dan Robin sedang berada di ruang kerja, ketika tiba-tiba muncul sebuah portal yang berkilauan ditengah-tengah ruangan, sesaat kemudian muncul sesosok wanita yang sangat cantik. Ini bukanlah jenis kecantikan seperti, 'aku sangat terpesona', tapi, lebih seperti jenis kecantikan 'aku harus terpesona', seolah kecantikan wanita itu memikat setiap orang yang melihatnya.
(bayangin aja kayak apa coba cantik nya🤤)
Mereka berdua begitu terkejut akan kehadiran wanita tersebut, bukan hanya sekedar kecantikannya. Namun, juga kekuatan yang mengelilingi tubuh indah nan menawan itu, kekuatan yang sangat besar, tentu saja tidak mungkin iblis dengan kekuatan rendah mampu membuka portal menembus mantra pelindung yang mengelilingi Mansion ini .
"Siapa kau?" tanya Sammy mencoba tetap bersikap tenang.
"Aku adalah Oracle,kau bisa memanggilku Vella!"
Suara yang sangat merdu mengalun dengan indah membuatmu berhenti bernafas. Vella adalah iblis Siren, iblis dengan kekuatan suara yang sangat merdu yang bisa menjerat lawannya. Vella melihat Sammy dan Robin secara bergantian kemudian tersenyum menampakkan deretan gigi putih nan rapi, pandangannya berhenti pada sosok Sammy, dan dari senyumannya menegaskan bahwa dia senang dengan apa yang dilihatnya.
" Hunter!" suara itu lagi-lagi mengalun indah
"Ada perlu apa sehingga seorang Oracle mau repot-repot datang ke gubuk sederhana kami!" Sammy tampak berbasa-basi
"Kau harus nya sudah bisa menebak alasan kedatanganku Hunter! Cepat atau lambat hari ini pasti akan datang" Vella tampak acuh.
"Aku akan mengatakannya secara langsung. Oracle ingin agar kau mengembalikan apa yang bukan hak mu!" ucap Vella tegas.
"Kau sudah melanggar hukum yang kami tetapkan, jadi kami berharap kau bisa bekerjasama, jangan menyulitkan dirimu sendiri!" lanjut Vella.
__ADS_1
Sammy melipat tangannya di dada, berusaha agar tidak terlihat terintimidasi.
"Maaf kan saya , tapi seperti yang anda ketahui bahwa saya tidak pernah mengambilnya, dalam hal ini saya menemukannya, jadi saya tidak merasa perlu untuk mengembalikan apa yang tidak saya ambil, saya rasa saya memiliki hak sepenuhnya terhadap Kayla." Sammy dengan tenang menolak permintaan sang Oracle, entah terlalu berani atau terlalu bodoh, sebut saja dia gila, terserah.
"Ha...ha..ha.. Hunter.... Hunter...!"Vella bertepuk tangan pelan , suara tawanya bahkan membuat telinga berdengung, kini telinga Robin mulai mengeluarkan darah, sepertinya kekuatan Robin masih belum cukup untuk menahan kekuatan sang Oracle .
"Kau membuat ku sangat tertarik padamu, selain wajah dan tubuh yang menyenangkan mata, sepertinya sifat arogan mu ini membuatku semakin ingin menghancurkannya, pikirkan baik-baik ucapan ku ini, aku bisa memberi kesempatan kepada kekasihmu itu untuk hidup dengan damai asalkan..., "Vella menjeda ucapannya, "kau mau ikut pergi bersamaku ,menjadi milikku, bagaimana?" tawaran ini sungguh tidak terduga , Sammy bukan orang bodoh, jika dia menyetujui hal tersebut, maka saat itu juga dia pasti akan langsung terikat kepada iblis yang licik ini, Sammy akan langsung dijadikan budak oleh wanita monster berbungkus kecantikan.
"Terimakasih atas tawaran anda tapi hati dan tubuh saya sepenuhnya milik kekasih saya!"
"Aku tidak memintamu memberikan jawabannya sekarang, pikirkanlah dulu, mungkin aku bisa menyelematkan salah satu dari kalian, akan sangat kasihan sekali apabila kekasihmu itu harus mati di usia yang sangat muda."
"Berapa kali pun anda bertanya jawaban saya akan tetap sama" jawab Sammy dengan penuh keyakinan.
"Kita lihat saja nanti!" akhirnya Vella pergi meninggalkan mereka, setelah portal itu tertutup, Sammy dan robin jatuh berlutut secara bersamaan, mereka sampai terbatuk-batuk seolah merasa tercekik. Astaga ternyata kekuatan Oracle bisa begitu mengerikan, jika hanya menghadapi Siren biasa Sammy dan Robin tidak perlu merasa begitu ketakutan, tapi Vella berbeda kekuatan iblis Siren dalam diri Vella berkali-kali lipat lebih kuat dibandingkan dengan para Siren yang pernah mereka temui sebelumnya.
Setelah pertemuannya dengan Vella sang Oracle Sammy melipat gandakan penjagaan di area mansion juga menambahkan mantra pelindung yang lebih kuat, meskipun dia tidak yakin apakah caranya ini akan berhasil atau tidak, Sammy hanya berusaha melakukan yang terbaik untuk melindungi Kayla.
"Datanglah Hunter kami memanggilmu!"
Itu adalah panggilan dari para Oracle, sepertinya mereka memerintahkannya untuk menemui mereka. "Sialan apa mereka tidak bisa menghubungi menggunakan ponsel saja, kepalaku hampir pecah rasanya, mereka kira ini zaman apa?" Sammy menggerutu, namun dia tidak cukup bodoh untuk mengabaikan panggilan iblis paling berkuasa itu.
>>>>>>>>>>
Sammy saat ini berada ditengah ruangan milik Oracle, ruangan yang sama seperti yang pernah didatangi oleh Alex, disana Vella tampak berdiri dari kursi dan menghampiri Sammy .
"Bagaimana Hunter? kau sudah memiliki jawaban untuk tawaranku?" ucap Vella merdu.
" Anda sudah mengetahuinya yang mulia, jawaban saya tetap sama, hati dan tubuh saya tetap akan menjadi milik kekasih saya" jawab Sammy tenang.
Vella mendesis, dia begitu murka, harga dirinya merasa telah diinjak oleh Sammy.
__ADS_1
" Berani sekali iblis rendahan sepertimu menolak ku"
"Maaf yang mulia, mohon anda sekalian berbelas kasih kepada saya yang begitu rendah ini" Sammy menunjukkan kerendahan hati yang selama ini asing baginya, dia sampai berlutut dihadapan para Oracle.
P**ersetan dengan harga diri, aku harus melakukan apapun demi kayla. begitu pikir Sammy.
"Kau tahu Hunter, kau sudah melanggar hukum yang kami tetapkan, mungkin kami masih bisa mengampuni mu mengingat jasa yang pernah kau berikan untuk kami, tapi untuk kekasih mu itu kami tidak bisa menjanjikan apapun, karena keberadaan nya sudah memicu peperangan yang tidak berguna." kini suara seorang lelaki yang berada paling ujung bicara, suaranya terdengar sangat bijaksana.
S**ial, *a*pa yang harus aku lakukan untuk menyelamatkan hidup Kayla sekarang, aku harus bisa meyakinkan mereka. batin Sammy.
Dia tidak peduli dengan nyawanya, rapi Kayla tidak pantas mendapatkan hukuman mati hanya karena dirinya. Apa yang harus dia lakukan sekarang.
"Dengar Hunter, kami bisa mendengar suara dalam pikiran mu, kami tahu kau tidak takut mati, tapi kau takut jika kekasihmu akan sendirian melawan kejamnya dunia ini setelah kau mati bukan? Kau takut bahwa setelah kau mati gadis itu akan tetap mendapat hukuman dari kami begitu kan?" ucap seorang wanita yang berada di kursi paling tengah .
" Dengar Hunter, kami bisa langsung memenggal kepalamu disini, itu akan lebih mudah bagi semua orang, tapi kami merasa ini tak adil bagimu juga gadismu itu, kejadian ini bisa terjadi juga karena kelalaian Raja Were sendiri, tapi saat ini posisi mu tidak menguntungkan. Jadi sebelum kesabaran kami habis, sebaiknya kau merelakan kekasihmu itu pergi, aku tahu pengikut mu dan anggota klan Robin sangat hebat. Namun, kau tahu jika dibandingkan dengan para Werewolf kalian akan kalah jumlah, karena lawan mu kali ini adalah seorang Raja, dia bisa memanggil seluruh Pureblood dan juga Cur di seluruh dunia untuk memenangkan perang ini, tapi coba kau pikirkan apa perlu sampai ada peperangan yang pastinya akan memakan banyak korban, kau tahu itu Hunter, jangan egois," saran si lelaki yang berada di kursi paling ujung.
"Lagi pula kalian belum berpasangan, jadi kurasa itu bukanlah hal yang sulit untukmu" ujar Vella menambahkan.
Vella salah, meskipun Kayla dan Sammy belum terikat secara hukum vampir dan Kayla belum secara resmi menjadi pasangan Sammy, namun bagi Sammy hanya Kayla yang boleh menjadi pasangannya entah di kehidupan ini atau di kehidupan yang akan datang, Sammy tidak butuh ikatan apapun karena Kayla sudah berada di dalam hatinya.
"Apa yang harus saya lakukan ?" kali ini Sammy bergetar, buliran air mata mulai jatuh menuruni pipinya, ini pertama kali dalam hidupnya yang panjang dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan.
"Tidak ada, kau tidak bisa melakukan apapun dalam hal ini, kau tunggulah hari dimana hukuman mu akan di jalankan, sekarang kau diizinkan pergi!"
Seketika para Oracle menghilang, Sammy meninggalkan tempat itu dengan perasaan yang kalut, dia tidak tahu apa yang akan menimpa dirinya dan Kayla, rasanya seperti berjalan ditengah lorong yang gelap tanpa tahu kemana tujuan akhir dari lorong tersebut.
flashback off....
bersambung 🙏😀
maaf baru bisa up
__ADS_1
happy reading 😘