
Alex dengan geram menendang Juan hingga terpental membentur dinding dengan suara keras, sementara Cur itu mengerang kesakitan, terdengar suara retakan di tulang punggungnya . Alex sangat murka saat mengetahui Kayla menghilang dalam misi.
" Beri aku alasan agar aku tidak menghabisimu saat ini!" Geram Alex rendah, tangannya mencengkram kerah baju Juan hingga kaki Juan menggantung beberapa centimeter dari lantai.
"Maaf my Lord, aku juga tidak menyangka jika Freya adalah seorang penghianat," ucap Juan berusaha mengambil nafas dengan tersengal. Pikirannya kembali menyesali kebodohannya sendiri karena telah mempercayai Freya.
>>>>>>>>≥>>>>>>>>
Flashback on
Juan dan Freya sedang mengikuti Kayla dan Anthony dari jarak aman sesuai rencana, dia berjalan perlahan, berusaha membaur dengan lalu lalang berbagai iblis di jalanan agar tidak dicurigai oleh Anthony yang menoleh dengan waspada beberapa kali, sementara Freya tampak dengan tenang mengikuti dirinya.
Ketika mereka berada di jalanan yang lebih sepi di sekitaran tempat Anthony, secara tiba-tiba Freya memukul Juan hingga jatuh tersungkur ke tanah ,Juan yang tidak waspada dengan mudahnya dirubuhkan oleh Freya. Setelahnya muncul seorang pria berbadan jangkung keluar dari bayang-bayang, pria itu menghampiri mereka dan tertawa mengejek.
"Hehe... ternyata mereka sangat mudah ditipu" pria itu menendang tubuh Juan yang masih tersungkur di tanah.
Juan mengerang merasakan tulang punggung miliknya yang sepertinya retak, perlahan dia berusaha untuk bangkit, yang diikuti oleh seringaian dan tawa ejekan dari Freya, pria yang baru saja sampai disana pun turut menertawai kebodohan Juan.
"Kenapa?" satu kata itu diucapkan oleh Juan dengan campuran amarah dan kecewa
"Hmmm...Kenapa ya? " tangan mungil itu terangkat ke dagu, mengusapnya seraya melihat kearah langit malam,Freya berpura-pura berfikir, "Tentu saja karena kalian bodoh dan tidak berguna" tukasnya kejam.
__ADS_1
"Bagaimana sekarang ? Apa langsung kita bunuh saja Cur rendahan ini?" si jangkung mulai ikut bicara.
"Hmm kau benar, aku benar-benar bodoh sudah mempercayaimu, dasar wanita si.alan" umpat Juan
"Tapi, jangan harap kau mendapatkan kemenangan dengan mudah, jika aku harus mati malam ini,akan aku pastikan bahwa aku juga akan membawa kalian bersamaku" tegas Juan penuh tekad.
Dalam sekejap Juan langsung menghambur menyerang keduanya, dua lawan satu ,jelas dia kalah dalam jumlah, tapi iblis yang sudah terpojok itu menunjukkan bahwa tekad yang kuat bisa membuat seseorang menyerang seperti terjangan badai, membuat dua orang lawannya menjadi kewalahan.
Pertarungan sengit terjadi diantara mereka bertiga ,Juan tidak lagi peduli dengan luka yang dialaminya,dia ingin segera membereskan mereka dan memastikan keamanan Kayla, jika sampai sahabatnya itu masuk kedalam sebuah perangkap dan terluka, ia tidak akan memiliki muka untuk menghadap tuan Alex.
Freya yang menyadari kegilaan Juan dalam menyerang, segera mengambil inisiatif untuk melarikan diri, mengorbankan rekannya, si pria jangkung untuk menjadi sasaran amukan kemarahan Juan. Dan pada akhirnya Juan berhasil menangkap si jangkung dalam keadaan hidup, agar ia bisa menginterogasinya nanti.
Setelah menyerahkan sandera kepada Tim interogasi, Juan segera memeriksa kediaman Anthony. Dia begitu terkejut mendapati banyak sekali ceceran darah disana, ada dua tumpuk debu yang sebelumnya merupakan jasad para vampir dan satu mayat Werewolf, juga jasad manusia, yang dibiarkan tergeletak begitu saja. Dia mengutuk dirinya sendiri karena membiarkan Kayla menghadapi musuh mereka sendirian.
Selamatkan Kayla Tuhan, aku masih ingin hidup, demi keamanan ras Were ,semoga Kayla selamat, kalau tidak, entah apa yang akan menimpa ras Were. Juan berdoa dalam hati, bersiap menghadap Rajanya.
Flashback off.
>>>>>>>>>>>>>>>>
Alex menghempaskan tubuh Juan , membuat Juan terlempar beberapa meter dari tempatnya, Alex benar-benar marah kali ini, apalagi ketika Juan mengatakan bahwa kemungkinan besar bahwa Kayla saat ini sedang berada di tahanan seorang vampir. Dan seluruh langit dan bumi tahu jika Alex sangat membenci para penghisap darah itu, bagi Alex, penghisap darah yang satu sama buruknya dengan penghisap darah yang lain.
__ADS_1
"Bawa Tim terbaik kalian dan cari dia, temukan Kayla sebelum malam tiba, atau kalian akan menanggung konsekuensinya" titah Alex dengan tegas.
"Baik My Lord" jawab Juan seraya membungkuk rendah dan pergi dari rumah yang ia tempati bersama Kayla dan juga si penghianat Freya.
Selepas kepergian Juan, Alex berdiri memandang jauh keluar dari jendela, tatapan matanya yang tajam membelah keramaian Underworld di luar sana. Pikirannya sedang kacau dan frustasi.
Aku akan mendapatkan mu kembali , my love.
>>>>>>>>>>>>
Siang itu Kayla masih berada di kediaman Sammy Sagara, Kayla belum mempercayai pria tersebut, akan tetapi ia harus bisa mengorek informasi lebih banyak lagi dari Hunter para Vampir itu, dirinya tidak bisa membiarkan kesempatan ini berlalu begitu saja. Ia hanya mendapat jawaban asal atas pertanyaannya pagi ini, pria yang selalu bisa membuat jantungnya berlompatan itu hanya menjawab dengan santai, mengatakan bahwa sesama Hunters harus saling menolong. Huh... seolah Kayla akan percaya dengan bualan semacam itu, Kayla yakin ada sesuatu yang disembunyikan oleh Sammy Sagara itu.
Setelah membersihkan diri, Kayla membuka lemari yang ada di kamar tersebut dan mendapati banyak sekali pakaian untuk wanita, tapi hampir semuanya memiliki model feminim yang diperuntukkan untuk anak gadis, membuat Kayla mengernyit.
"Sepertinya aku bukanlah wanita pertama yang dibawanya pulang, dasar, sepertinya dia bertingkah sangat baik kepada semua wanita, penghisap darah playboy" gerutu Kayla, merasa jengkel sendiri.
Kayla menarik celana denim pendek dan sebuah kaos oblong berwarna putih disana, ini lebih baik daripada harus mengenakan pakaian dengan renda-renda. Kayla menguncir rambutnya tinggi, memperlihatkan leher jenjangnya yang begitu putih nan menggoda, Sesaat kemudian dirinya menatap pantulan penampilannya di cermin dan tersenyum. Ini lebih baik , pikir Kayla.
Kayla mengamati lokasi rumah ini dari balkon kamar. dia sedikit heran saat menyadari bahwa rumah ini merupakan rumah yang membuatnya tertarik beberapa hari yang lalu, kemudian Kayla melangkahkan kakinya keluar dari kamar ,dirinya ingin lebih mengetahui tentang Vampir yang sudah menyelamatkan nyawanya. Dia baru saja hendak menuruni tangga saat dirinya menyadari kehadiran seseorang dari arah belakang, dengan segera Kayla berbalik dan mendapati wanita yang sangat cantik berdiri tak jauh darinya, wanita berambut merah dengan wajah yang terlalu sempurna untuk menjadi manusia. Dan yang jelas memang bukan manusia.
"Siapa kau?" Tanya Kayla tanpa sungkan.
__ADS_1
"Aku milik Tuan Sammy" jawab wanita itu dengan senyuman.
Bersambung 😀🙏