Papa Vampirku Kekasihku

Papa Vampirku Kekasihku
OBSESI ALEX


__ADS_3

"Aku sudah meminta Stevan untuk mengirim Tim Hunters yang lain, aku datang kemari untuk menjemputmu" Akhirnya Alex mengutarakan tujuannya datang ke Underworld.


Kedua bola mata indah Kayla terbuka dengan keterkejutan, dirinya kemudian bangkit dari posisi tidurnya,menatap Alex dengan ekspresi marah.


"Kenapa kau selalu mencampuri urusanku? Aku tahu kau itu Rajanya, tapi haruskah kau melakukan semua ini?" Kayla murka


"Aku melakukannya demi kebaikanmu Kay,aku ingin agar kau aman" ucap Alex dengan lembut berusaha menenangkannya.


"Aku yang sekarang bukanlah bunga rapuh lagi Lex , aku bisa melindungi diriku sendiri, jadi berhentilah mencampuri urusanku, hubungan kita tidak sedekat itu" kata Kayla kasar


Alex menghela nafas berat, hatinya terasa sakit mendengar kata-kata itu keluar dari mulut wanita yang paling dicintainya.


"Kay?" panggil Alex lembut.


"Aku tidak ingin menambah hutang budi ku padamu lagi, jadi berhentilah bersikap baik padaku, jika kau terus seperti ini, bagaimana aku bisa membalas semuanya" wajah Kayla tertunduk,kedua telapak tangannya menangkup Wajah cantik miliknya, menghalangi pandangan matanya yang mulai berair.


"Kay? Dengar!" Alex mengambil posisi duduk di sebelah Kayla ,menurunkan tangan gadis itu perlahan.


" Lihat aku! " pinta Alex dengan lembut.


" Aku melakukan ini, karena aku ingin melakukannya, aku tidak pernah meminta balasan apapun darimu" Alex menyeka bulir air mata yang membasahi pipi Kayla.


" Aku tahu itu, tapi aku tidak bisa terus hidup dengan menanggung begitu banyak hutang budi, aku takut tidak sanggup membalasnya " Kayla berucap lirih.


Karena Kayla tahu Alex menaruh hati untuknya,sementara dirinya belum bisa membuka hatinya untuk pria yang sudah menyelamatkan dirinya dari keterpurukan paling dalam. Alex juga yang selama ini setia menemaninya dalam keadaan apapun, merawatnya ketika depresi yang sudah dialaminya selama bertahun-tahun semakin menggila, Alex selalu sabar menghadapi emosinya yang terkadang dirinya sendiri tidak dapat mengontrolnya. Oleh karena itu, perasaan hutang budi ini membuat Kayla menjadi semakin tidak bisa lepas dari jerat Alex.


" Kau bisa membalas ku, dengan cara membuat dirimu baik-baik saja, kau mengerti?" Alex menangkup wajah cantik Kayla dan tersenyum tulus.


Sesaat pandangan keduanya bertemu, netra Alex menatap Kayla dengan lembut, mengamati wajah wanita yang membuatnya tergila-gila, matanya yang indah , hidung kecilnya yang mancung, dan saat pandangan mata Alex berhenti di bibir mungil berwarna merah ranum itu, Alex menelan saliva, suasana diantara keduanya terasa berat.


Pandangan mata Alex yang intens membuat bibir Kayla terasa kering, tanpa bisa dicegah Kayla membasahi bibirnya, dan hanya itu undangan yang dibutuhkan oleh Alex. Perlahan Alex mendekatkan wajah mereka, sesaat kemudian bibir keduanya bertemu, ciuman yang begitu lembut dan perlahan ,Kayla harus mengakui bahwa Alex hebat dalam hal ini, ia tahu kapan harus memperdalam ciumannya, dan kapan harus membuat lawannya meminta lebih.


Kayla mendorong tubuh Alex menjauh darinya,menampik hasrat dalam tubuhnya yang meminta lebih, tubuhnya mengkhianati hatinya, Kayla adalah wanita dewasa dengan hormon yang normal, wajar jika ia tergoda oleh paras Alex yang tampan juga tubuhnya yang berotot, yang bisa membuat hormon meningkat hanya dengan berada satu ruangan dengan laki-laki itu. Suasana berubah begitu canggung diantara keduanya.


"Maaf" Alex mengalihkan pandangannya.

__ADS_1


Suasana menjadi semakin canggung antara mereka, Kayla mengambil nafas panjang, kembali mengumpulkan ketenangannya yang biasa.


" Lex ,kurasa sudah waktunya untuk mengatakan bagaimana perasaan ku yang sesungguhnya, agar tidak ada lagi kesalahpahaman antara kita . Aku ..."


" Jangan! Jangan katakan apapun lagi ! Aku tidak mau mendengarnya"potong Alex seraya bangkit dari kursinya dan berdiri membelakangi Kayla


Kayla mengejutkan Alex dengan memeluk tubuh pria itu dari belakang,"Maaf, tapi aku tidak bisa membalas rasa cintamu, sekeras apapun aku berusaha mencintaimu, tetap saja aku tidak bisa, maaf, aku..."


Alex berbalik dan mendorong tubuh Kayla hingga mereka berdua jatuh di atas sofa ,Alex menindih tubuh mungil Kayla dengan tubuh kekarnya, tatapannya terlihat bringas.


" Aku sudah menyuruhmu untuk diam, aku tidak ingin mendengarnya" Ucap Alex disela giginya yang terkatup menahan amarah.


Alex menekan bahu Kayla dengan cukup keras, membuat wanita itu meringis menahan sakit.


" Kau menyakitiku Lex" lirih Kayla.


Dengan cepat Alex melepaskan cengkraman tangannya di bahu Kayla seraya bangun dari atas tubuh gadis itu


"Maaf," hanya Kayla yang selalu bisa membuat sang Raja Were minta maaf berulang kali, " Aku akan menganggap tidak pernah mendengar perkataan mu barusan, mari kita mulai semuanya dari awal, okey?" ucap Alex lembut


"Semuanya, dari ujung rambut sampai ujung kaki,dan semua yang diantaranya, semuanya aku suka, aroma tubuhmu, suara detak jantungmu, sifat mu yang pemarah dan menjengkelkan, emosimu yang meledak-ledak, makianmu ,semuanya aku suka " jelas Alex , terlalu menyeluruh.


Kayla menghela nafas panjang, mengacak rambutnya asal dan berteriak frustasi, " Akhh... ini membuatku gila"


Kayla membelalak ketika Alex secara tiba-tiba berlutut dihadapannya, kemudian tangannya menggenggam erat tangan Kayla yang berada diatas lutut.


"Kay? Sekali saja, aku mohon sekali saja, lihat aku sebagaimana layaknya seorang wanita melihat seorang pria biasa , tanpa ada embel-embel Klan, ataupun hutang budi, lihat aku! " Alex berucap dengan serius , bola matanya menampakkan pengharapan disana , "Sekali saja berpalinglah, goyahlah sedikit saja, biarkan aku masuk, berikan aku sedikit ruang dihatimu ! ya?" lanjut Alex dengan lembut.


Tatapan mata penuh ketulusan jelas terukir di kedua bola mata Alex yang indah. Membuat Kayla tidak tega untuk mematahkan harapan tersebut, akan tetapi Kayla juga tidak bisa membohongi hatinya sendiri,karena tidak pernah ada nama Alex didalam sana.


"Lex..."


" Aku mohon, mari kita mencobanya " sekali lagi Alex memotong ucapan penolakan Kayla.


Kayla tidak tahu harus berbuat apa lagi, akhirnya Kayla mengambil nafas panjang "Baiklah, mari kita coba. Tapi aku punya syarat" ucap Kayla serius

__ADS_1


" Apapun yang kau inginkan, katakan saja!" senyum Alex mulai mengembang di bibirnya yang se.xi, ia sudah sangat senang mendengar perkataan Kayla yang menyetujui keinginannya.


"Biarkan aku menyelesaikan misi kali ini, setelah misi ini selesai, kita bisa mencoba memulainya dari awal, bagaimana?" Kayla menawarkan.


"Heh,kau curang wanita,"sudut mulut Alex terangkat menampakan senyum yang dipaksakan, "Baiklah, kau menang, selesaikan misimu kali ini dengan cepat ,aku akan menunggumu dirumah" akhirnya Alex mengalah.


Sebelum pergi Alex memberikan satu kecupan di kening Kayla, yang membuat netra gadis itu membulat sempurna. Dan saat momen inilah Juan dan Freya masuk tanpa mengetuk pintu, membuat suasana menjadi canggung bagi Juan dan Freya, Kayla dengan tergesa mendorong Alex menjauh kemudian bangkit berdiri.


" Kalian sudah kembali." ucap Kayla gugup


Kenapa rasanya seperti aku ketahuan selingkuh saja. Gumam Kayla dalam hati


"Sepertinya kami kembali disaat yang kurang tepat, " ujar Juan canggung.


"Juan ,Freya ? Kemarilah! Aku ingin kalian berdua selalu mengawasinya untuk ku , pastikan kalian membawanya padaku dalam kondisi baik-baik saja, jika sampai sesuatu menimpanya kalian berdua bersiap untuk bertukar sapa dengan malaikat maut, kalian mengerti?" Alex mengatakannya seolah tidak terjadi apa-apa .


Juan dan Freya menelan ludah bersamaan, "baik, kami mengerti" jawab keduanya bersamaan


"Lex, apa-apaan kau ini, aku sudah menjalankan misi seperti ini ratusan kali, bahkan ada yang jauh lebih sulit, kenapa kau membebani mereka dengan perintah mu itu, mereka adalah rekanku bukan pengasuhku! " teriak Kayla


"Tapi kali ini berbeda Kay, ini Underworld bukan dunia manusia, aku tidak bisa tenang meninggalkanmu disini" bantah Alex


" Astaga, selama menjalankan misi di dunia manusia aku juga melawan jenis Monster seperti halnya kali ini, aku tidak bertarung menggunakan kertas dan tinta, entah itu disana atau disini aku bertarung menggunakan senjata api dan juga pisau" elak Kayla sengit


" Sudah, jangan protes! Oh...apa sebaiknya aku menyuruh Stevan untuk membantu menyelesaikan misi kalian ? Kurasa ide ini cukup bagus" rancau Alex


"Bagus kepalamu, kalau sampai Stevan ikut campur, aku akan membatalkan semua yang ku ucapkan padamu barusan" gertak Kayla " Sekarang pergi dari rumahku sebelum ucapan mu semakin ngawur!" usirnya


" Ok, ok aku pergi, cepat pulang cintaku" goda Alex untuk yang terakhir kalinya.


"Pergi!" bentak Kayla


Dia sungguh tergoda untuk menendang Raja Were beserta bokong agungnya keluar dari rumah itu .


Bersambung🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2