Papa Vampirku Kekasihku

Papa Vampirku Kekasihku
Nasehat Oracle Yama


__ADS_3

...Aku meneriakkan namamu di ujung takdir yang telah ku lalui, terjatuh dalam mimpi dimana kita terjebak tanpa bisa untuk bangun kembali, bukan penyesalan karena aku mencintaimu, tapi kenapa bukan aku yang ada di hatimu....


***


Kematian Alex membawa luka yang teramat dalam bagi para werewolf. Mereka saat ini masih sibuk untuk menobatkan Raja Werewolf yang baru, karena kursi kepemimpinan tidak bisa dibiarkan kosong terlalu lama. Alex dimakamkan di Roma, seperti keinginannya semasa hidup. Steven bersama yang lain turut menghadiri pemakaman Alex. Namun, tidak dengan Kayla, ia tidak diizinkan untuk melakukannya. Banyak desas-desus yang mengatakan jika Alex mati karena Kayla, membuat beberapa Werewolf yang tidak tahu kejadian sebenarnya membenci Kayla dan menyalahkan kematian Raja Werewolf yang agung kepada Kayla.


Bahkan Akira sangat marah terhadap Kayla, dan mengatakan bahwa dirinya tidak mau lagi memiliki hubungan apapun dengan saudari kembarnya tersebut, memberikan pukulan yang lebih kuat terhadap mental Kayla. Kayla memang secara resmi sudah dikeluarkan dari kawanan Werewolf oleh Alex sebelum kematiannya. Mungkin Alex mengambil keputusan yang benar, dengan begini Kayla sudah tidak memiliki hubungan apapun dengan para werewolf, kedepannya Kayla bisa menjalani kehidupan dengan Sammy yang seorang vampir tanpa adanya embel-embel kebencian bangsa Werewolf yang sudah mengakar kepada para vampir. Namun, bagaimana Kayla bisa melanjutkan hidupnya dengan semua rasa bersalah yang menggerogoti hatinya.


***


Mansion Sagara.


Satu bulan setelah pemakaman Alex, Kayla masih terlihat murung, ia jarang sekali keluar dari kamar. Dia masih menyalahkan dirinya sendiri atas kematian Alex, sekalipun Sammy sudah ribuan kali meyakinkannya jika semua itu bukanlah salah Kayla melainkan keinginan tulus dari sang raja Werewolf, tapi sepertinya Kayla menutup telinganya dari semua ucapan Sammy.


"Sayang?" Panggil Sammy lembut yang sedang mengelus kepala Kayla yang berbaring di pangkuannya.


"Hmm," jawab Kayla dengan mata terpejam.


Mereka sedang menikmati waktu bersama di balkon kamar, membiarkan angin musim semi menerpa tubuh mereka.

__ADS_1


"Hari ini aku akan menemui Oracle Yama. Aku harap kau bisa ikut bersamaku, agar kau bisa mendengar bagaimana kejadian yang sebenarnya terjadi ," tutur Sammy lembut.


"Kejadian apa? Jika kematian Alex itu bukanlah salahku?" cibir Kayla masih enggan untuk membuka mata, ia sudah bosan mendengar kata-kata semacam itu.


Dengan kematian Vella seluruh kutukan sihir iblis jahat itupun juga menghilang, semua orang bisa kembali mengingat masa lalu yang dihapus oleh wanita Siren itu. Robin sangat menyesal karena tidak mengingat Kayla selama ini. Kehidupan seolah-olah kembali berjalan menuju arah yang benar, tetapi Kayla tidak bisa memungkiri adanya lubang besar yang menganga di hatinya atas kematian Alex.


"Ikutlah denganku! Oracle Yama akan menjelaskannya," ulang Sammy dengan sedikit memohon.


Hanya anggukan kecil yang didapatkannya.


***


"Aku ingin kau menjelaskan kembali semua yang kau katakan saat itu dihadapan kekasihku, agar dia tidak merasa bersalah atas kematian Raja Werewolf," tutur Sammy langsung pada intinya. Ia memang sudah mendengar semuanya selang beberapa hari dari insiden yang merenggut nyawa Alex, dan sekarang ia ingin agar Kayla juga mengetahuinya.


"Astaga kenapa kalian begitu merepotkan. Dengarkan aku setengah Were! Kau lihat dia ? " ucap Yama pada Kayla, tangan mungil nya menunjuk Sammy dengan kesal, "Vampir yang ada di hadapanmu ini, sudah melalui seribu ujian agar ia bisa sampai di sisimu, aku tidak ingin menghakimi jika kau menjalani kehidupan yang lebih mudah, aku tahu kau juga menderita. Namun, bukankah kalian sekarang sudah bersama? lalu untuk apa lagi kau masih memikirkan seseorang yang bahkan tidak akan bisa kembali lagi?" pungkas Yama.


"Seseorang yang kau maksudkan itu tidak bisa kembali lagi karena mengorbankan nyawanya untuk melindungiku, lantas bagaimana bisa aku malanjutkan hidupku begitu saja seolah tidak terjadi apa-apa?" tanya Kayla dingin.


"Kau tahu, terkadang kita lupa untuk menghargai apa yang kita miliki saat ini, hanya karena menginginkan sesuatu yang tidak bisa kita miliki, dan ketika hal itu telah hilang, barulah kita menyadari betapa berartinya hal yang kau sia-siakan," sindir Yama.

__ADS_1


Jess..., rasa nyeri menyerang ulu hati Kayla, itulah yang terjadi padanya, ia terlalu fokus pada hal lain dan mengabaikan perasaan Alex, dan sekarang semuanya sia-sia.


"Cukup Yama ! Aku ingin kau menjelaskan semuanya, agar ia tidak lagi terbebani, bukan untuk menambah rasa bersalahnya, jadi jangan bertele-tele dan katakan saja!" seru Sammy marah karena mendapati tubuh Kayla yang kembali gemetar karena rasa bersalah.


"Aku mengatakan ini agar wanitamu mengerti dan tidak melakukan kesalahan yang sama," timpal Yama pada Sammy, tatapan matanya yang tajam kini beralih menusuk Kayla, "Apa kau ingin kejadian semacam itu terulang kembali, bagaimana jika kali ini Vampir mu yang mati?" ucap Yama tajam.


Ucapan Yama menampar kesadaran Kayla, ia tahu jika Sammy yang mati, dapat dipastikan bahwa ia akan mengikutinya ke alam baka.


"Biar kukatakan padamu Were. Lima belas tahun yang lalu aku sudah mengembalikan ingatan Alex, dia adalah satu-satunya orang yang mengingat seluruh kejadian yang dihapuskan oleh Vella, selain Vampir mu tentunya. Saat aku menyerahkan mu saat itu, dia hanya menganggap dirimu sebagai properti miliknya, tidak lebih, aku juga terkejut kalau Alex yang begitu sombong pada akhirnya benar-benar jatuh cinta padamu," jelas Yama yang membuat Kayla menutup mulutnya terkejut, "Awalnya aku tidak ingin ikut campur dengan urusan kalian, tapi melihat kesungguhan vampirmu dalam menjalankan tugas-tugas yang kuberikan, pada akhirnya aku kembali menemui Alex, dan memintanya berjanji untuk melepaskan mu jika suatu saat kau berhasil mengingat Vampir mu dan tetap memilih kembali bersamanya, kupikir dia mengingkari janjinya karena dia justru mengajak Sammy berduel saat kau meminta restu darinya. Yah..., walaupun pada akhirnya duel itu dimenangkan vampir sialan ini tapi tetap saja Alex terlalu mencintaimu sehingga membuatnya tidak bisa melepaskan mu," tambah Yama.


"Harus aku akui aku terkesan pada ketulusannya, tapi bukan berarti dia bisa mengingkari janji dengan seorang Oracle, aku bukan orang yang pemurah. Intinya Alex tahu jika pada dasarnya kau bukanlah miliknya, dan sudah terikat darah dengan Sammy, tapi ia justru bersikeras memisahkanmu dari dia. Sebenarnya jika bukan karena Alex yang berusaha menjauhkanmu dari segala hal yang berhubungan dengan Sammy dan masa lalu mu kemungkinan kau bisa mengingatnya lebih cepat, karena sihir Vella tidak mampu menghapus sihir kuno yang mengikat kalian dengan darah. Vampir yang sudah terikat tidak bisa dipisahkan dari pasangannya. Kurasa Alex sengaja memisahkan kalian juga untuk membalas dendam kepada Sammy. Jadi dia tahu seharusnya dia tidak menahan pasangan seorang vampir, karena vampir yang sudah terikat bisa melakukan apapun untuk pasangannya."


Penjelasan Yama membuat semua perilaku yang selama ini dilakukan Alex untuk menjaga Kayla dan Akira dalam pengawasannya menjadi masuk akal, berbagai larangan yang ditetapkan oleh Alex untuk dirinya dahulu adalah untuk menjauhkannya dari Sammy. Kayla sungguh tidak menduga dengan semua ini.


"Tapi..., memang benar Raja Werewolf mengorbankan nyawanya untuk melindungi mu, biar bagaimanapun kau tetap berhutang budi padanya, tapi itu pilihannya sendiri. Jadi sebaiknya kau menghormatinya dan lanjutkan hidupmu dengan bahagia karena itulah yang diinginkan Alex. Hargai apa yang bisa kau dapatkan saat ini sebelum hal itu pergi darimu, jangan sampai kau terjatuh di lubang yang sama dua kali, " nasehat dari Yama membuat Kayla tersadar, jika selama satu bulan ini, ia hanya fokus menyalahkan dirinya sendiri, dan mengabaikan Sammy yang ada disampingnya.


"Jika sudah mengerti pergilah! jangan coba-coba mengganggu ku lagi Vampir, pergi dan berbahagialah!" usir Yama.


"Aishhh...., rumahku sekarang benar-benar tidak aman, seenaknya saja mereka datang, biar begini aku masih seorang Oracle. Akh..., aku akan pindah rumah setelah ini. Menyebalkan," masih terdengar sayup Yama yang menggerutu saat Kayla dan Sammy melangkah meninggalkan tempat sang Oracle baik hati itu.

__ADS_1


Bersambung 🙏.


__ADS_2