Papa Vampirku Kekasihku

Papa Vampirku Kekasihku
Cemburu


__ADS_3

Mereka membahas mengenai misi penangkapan Dominic, masih ada tiga hari sebelum pesta itu digelar, Kayla membawa Sammy untuk bertemu dengan Sarah dan Juan untuk berdiskusi, setelah melewati berbagai macam perdebatan akhirnya mereka bisa mencapai titik temu , dan setuju untuk bekerja sama.


Kini Sammy sedang mengemudi menuju kediaman Alex di pusat kota, letaknya tak jauh dari tempat pelaksanaan pesta yang akan mereka hadiri tiga hari lagi. Kayla memang pernah kesana, yang memungkinkan Kayla untuk langsung menuju rumah Alex dari Underworld, tetapi kemampuan kayla masih terbilang belum mencukupi untuk membawa Sammy bersamanya, pada akhirnya mereka kembali ke mansion Sammy dan memutuskan mengendarai mobil untuk sampai ke rumah Alex, nantinya Kayla berencana untuk meminta Hendri membantu dirinya untuk bertemu dengan sang raja Were, yang sekarang masih melakukan tugas kerajaannya di Roma. Karena ia tidak bisa menghubungi nomer Alex, ia yakin satu-satunya orang yang bisa menghubungi Alex tidak lain tidak bukan adalah Cur kepercayaan nya itu.


Kayla menatap jalanan yang ramai lalu lalang manusia fana melalui kaca jendela mobil yang melaju membelah jalanan, tatapannya kosong, karena pikirannya kini sedang berkelana memikirkan apa yang akan ia katakan pada Alex nantinya.


Kayla merasa sangat bersalah pada Alex baru kemarin dia memutuskan untuk menjalin hubungan dengan raja Were itu, tapi kini ia harus datang bersama dengan lelaki lain, terlebih lagi Sammy adalah seorang vampir, dan seluruh dunia tahu bagaimana Alex sangat membenci para penghisap darah itu.


Untuk kesekian kalinya Kayla menghela nafas berat, pikirannya yang kalut membuatnya tak menyadari Sammy yang sedari tadi mengamati ia dalam diam.


"Ada apa sayang?" Sammy membawa tangan Kayla ke bibirnya dan mengecup lembut punggung tangan wanitanya.


"Sam, apa menurutmu Alex akan baik-baik saja?"


Sammy meletakkan kembali tangan Kayla ,dan beralih kembali memegang kemudi , tatapannya kini fokus ke jalanan yang mereka lewati. Apa Sammy cemburu? tentu saja, bukan rahasia lagi sifat posesif klan vampir terhadap pasangannya seperti apa, dan disini Kayla sedang duduk bersamanya, tetapi pikirannya justru tertuju untuk pria lain, kalian pikir saja sendiri bagaimana rasanya!


Terlebih lagi kini Kayla tidak pernah lagi memanggil dirinya dengan sebutan sayang seperti sebelum-sebelumnya, memikirkan itu saja sudah membuat hatinya kecewa, apalagi jika ia harus bersaing dengan Raja Werewolf yang konon katanya terkenal akan karismanya yang tiada dua. Sammy semakin tidak percaya diri.


"Tentu saja, dia seorang pria, dia pasti akan baik-baik saja," suara Sammy tetap tenang terkendali sekalipun hatinya bergejolak.


Kayla menghela nafasnya lagi, "Oh ya Sam, berjanjilah sesuatu untukku !" Kayla berujar dengan serius.


"Apa?"

__ADS_1


"Aku mau kau berjanji, nanti di saat aku berbicara dengan Alex, aku ingin kau sama sekali tidak mencampurinya. Apapun yang nantinya Alex lakukan padaku berjanjilah kau akan membiarkanku untuk mengatasinya sendiri. Jangan menghalangi Alex ! Ya?" Kayla khawatir,jika sampai terjadi bentrok antara mereka berdua, dia tidak ingin ada yang terluka. Mereka berdua memiliki tempat tersendiri di hati Kayla, masing-masing dari mereka istimewa dengan cara mereka masing-masing.


"Bagaimana aku bisa diam saja ? Bisa saja Alex nantinya akan lepas kendali dan justru menyakitimu, aku tidak bisa hanya diam menyaksikan kau disakiti tepat didepan kedua mataku. Jangan minta aku untuk membuat janji seperti itu, aku tidak mau," jawab Sammy tegas.


"Lakukan ini untukku , please!" Kayla memohon.


"Tidak"


"Kalau begitu lebih baik aku pergi sendiri," Kayla memalingkan pandangannya, bibirnya mengerucut kesal.


Sammy tampak frustasi menghadapi keinginan Kayla, "Baiklah, aku tidak akan ikut campur," selalu kalah bila beradu argumen dengan Kayla.


Kayla masih tidak mau menatap Sammy,pandangannya masih saja menyisir jalanan lewat jendela mobilnya.


Sammy yang menyadari Kayla masih merajuk kembali meraih tangannya, memberikan kecupan di punggung tangan itu berkali-kali, " Sudah jangan merajuk lagi, aku minta maaf," bujuk Sammy


Kayla masih larut dalam pikirannya, Sammy memang sangat berarti baginya, tapi Alex juga bukan orang asing yang baru bersamanya satu atau dua tahun. Lima belas tahun bukanlah waktu yang singkat.


Jika dipikir-pikir lagi bahkan waktu kebersamaannya dengan Sammy tidak sampai lima belas tahun, Kayla terkena kutukan Oracle Vela saat usianya menginjak sembilan belas tahun, sementara Sammy meninggalkannya selama lima tahun saat ia di bangku SMP , yang membuat kebersamaan mereka hanya sekitar empat belas tahun saja, itupun sebagian besar Kayla menganggap Sammy sebagai papanya, bukan seorang pria untuk di cintai.


Sementara Alex dari awal kebersamaan mereka sudah mengatakan bahwa dia adalah satu-satunya pria yang akan selalu mendampingi hidup Kayla. Entah kenapa hati Kayla sedikit goyah.


Setibanya di rumah Alex, Kayla langsung menemui pak Hendri yang sudah dalam kondisi hampir meledak,

__ADS_1


"Astaga Nona Kayla, aku sudah hampir mati berdiri karena menunggu kabar dari anda, lord Alex sudah berkali-kali menanyakan tentang anda dari kemarin, aku sudah hampir membawa pasukan ku untuk menyerbu sarang vampir itu, bagaimana..." ucapan Hendri berubah menjadi desis kemarahan tatkala ia melihat Sammy tengah berdiri dibelakang Kayla.


"Nona, anda selalu diterima di rumah ini, tapi bagaimana mungkin anda membawa seorang vampir untuk memasuki rumah lord Alex, aku tidak bisa membiarkan penghinaan semacam ini," Hendri tampak kesal.


"Dia teman ku pak, jadi aku rasa tidak masalah jika ia juga datang bersamaku," sanggah Kayla


Teman?


Sakit. Tidak ada kata yang dapat mewakili hati Sammy selain satu kata tersebut, setelah semua yang terjadi diantara mereka, sekarang dia hanya dianggap sebagai teman?


"Nona..." Hendri masih berusaha mendebat Kayla


"Sudahlah pak, aku hanya ingin bertemu dengan Alex itu saja, ada yang ingin aku bicarakan dengannya," potong Kayla , ia sama sekali tidak tertarik untuk berdebat dengan Hendri.


"Tapi lord Alex masih belum kembali Nona, "


"Buat panggilan telepon untukku saja, nomer ponsel Alex tidak bisa dihubungi" putus Kayla


Hendri segera melakukan apa yang diinginkan oleh calon ratu Were itu, dia tidak sadar bahwa dia sedang menyulut terjadinya badai.


"Katakan ada apa ? Kenapa Kayla belum menghubungiku ?" Suara berat Alex terdengar di ujung panggilan begitu tersambung.


"Lex ini aku, " jawab Kayla

__ADS_1


"Syukurlah, akhirnya kau menghubungiku, aku sudah hampir gila karena merindukanmu. Disini membosankan sekali , aku ingin segera kembali bersamamu. Bagaimana keadaan mu disana ? Apa kau sudah makan ? Sudah minum obat ? kau harus selalu menjaga kesehatan tubuh mu, jangan terlalu banyak minum Wine ! Kau harus makan tepat waktu !" Alex begitu bersemangat menasehati Kayla.


"Iya aku tahu. Apa kau masih lama berada disana?" Kayla menanggapi Alex seraya menatap wajah tampan dihadapannya yang mulai terlihat mendung, Sammy sedang cemburu.


__ADS_2