
Terkadang kita tidak tahu betapa berharganya apa yang kita miliki,sampai hal itu hilang dari hadapan kita.
"Cukup Lex, jangan begini ! Beri aku waktu!" Kayla menghentikan aksi Alex yang mulai menggila. Ia belum siap untuk melangkah sejauh itu, hatinya belum siap.
"Please Kay" Alex memohon dengan frustasi, hasratnya sudah terlampau tinggi.
Kayla hanya menggeleng pelan. Menyatakan keberatannya, ia tidak mungkin memberikan tubuhnya, disaat hatinya belum sepenuhnya yakin dengan hal ini.
Alex yang menyadari bahwa pemaksaan tidak akan berguna untuk Kayla, hanya bisa memejamkan mata, berusaha mengendalikan insting binatangnya yang sudah terlanjur muncul. Dirinya menempelkan kening mereka berdua, menatap mata Kayla dengan campuran rasa frustasi dan pendambaan disana, menghirup udara lebih banyak untuk menjernihkan pikirannya.
"Kau benar-benar membuatku gila" suara berat Alex masih dipenuhi dengan gairah
Akhirnya Alex melepaskan pelukannya di tubuh mungil Kayla, memberikan sedikit ruang bagi Kayla untuk bernafas lega.
"Aku akan mandi air dingin" Kesal Alex dan berlalu pergi menuju kamar mandi , sebelum tubuh kekarnya menghilang dibalik pintu itu, Alex masih sempat mengatakan peringatannya pada Kayla yang masih berusaha mengatur nafasnya di depan cermin, " Lebih baik minta Hendri untuk membelikan mu beberapa pakaian, jika malam ini kau tetap mengenakan itu, aku tidak bisa berjanji untuk tidak melahap mu bulat-bulat," pungkasnya. Kemudian berteriak kesal ketika air dingin mengguyur tubuhnya. Seorang Alex harus rela mendinginkan hasratnya dibawah shower, sendirian, ditengah malam mandi air dingin. Benar-benar penghinaan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Disisi lain yang lebih suram, seperti suasana hati seorang Vampir yang harus menyaksikan semua keromantisan diantara Kayla dan Alex.
Sammy merasakan hatinya teriris dan hancur ketika ia harus menyaksikan sang kekasih hati tertawa lepas bersama pria lain. Dirinya merasa sangat tidak berguna karena hanya bisa diam dan menyaksikan gadisnya melewati dan menikmati hari dengan musuhnya. Amarahnya mendidih tatkala ia menyaksikan Kayla menerima cinta Alex dan berciuman dengan pria itu , melihat mereka terlihat seperti sepasang kekasih yang serasi, sementara dirinya hanyalah puing kenangan yang terlupakan.
Saat ini ingin sekali rasanya Ia menangis dan memohon agar Kayla-nya bisa kembali bersama dengan dirinya seperti dulu. Dia menyesali setiap saat ketika ia harus berpura-pura tidak mencintai Kayla dan hanya memperlakukannya sebagai seorang putri . Ia menyesali setiap detik yang ia habiskan hanya untuk menghindari gadis kecilnya yang manja, dan justru menyerahkan Kayla kepada Robin kala itu. Kini penyesalan tinggallah penyesalan. Karena waktu tidak akan pernah kembali terulang.
Sang waktu tidak akan pernah menunggu siapapun, jadi jangan pernah menyia-nyiakan setiap detik yang ada. karena semua yang terlewat tidak akan bisa terulang.
Kini Sammy mengerti apa yang telah diperingatkan oleh Yama, Oracle itu dengan gamblang menjelaskan tentang hal ini.
Flashback (pertemuan Sammy dan Yama)
"Kenapa kau kemari Vampir? Apa misi mu sudah selesai?" Yama bertanya tanpa mengalihkan pandangannya dari benang yang ia rajut, tangan mungilnya nampak lihai memainkan jarum dan benang itu.
"Aku bertemu dengan Kayla saat di Underworld, dan kami bekerja sama," ucap Sammy langsung ke intinya.
"Lantas?" Sang Oracle tampak biasa saja, masih asyik dengan rajutannya
__ADS_1
"Apa kau tidak akan memberikan hukuman padaku, karena sudah menemuinya sebelum misi ini selesai?" Sammy bingung dengan sikap Yama yang terkesan tidak peduli dengan apa yang baru saja dikatakannya. Bukankah dia sudah melanggar perintah, lagi .
"Apa kau ketagihan untuk menerima hukuman dariku, sehingga kau datang kemari untuk memintanya?" Yama masih saja santai, dan menanggapi perkataan Sammy dengan asal .
"Jadi , Apa ini berarti aku boleh menemuinya?" Sammy semakin bingung, ia takut jika Oracle yang satu ini sedang mempermainkannya.
"Dengarkan aku Vampir !" Yama meletakkan rajutannya. Sepertinya sudah mulai serius dengan apa yang akan ia ucapkan, "Apa menurutmu Aku tidak tahu jika kau akan bertemu dengannya disana? Aku sudah tahu semuanya. Yang Aku inginkan adalah temukan Dalang utama dari misi mu kali ini, dan bawa Dia ke hadapanku! Itu saja ! Apakah sesulit itu?" ucap Yama datar.
"Jadi tidak masalah jika Aku menemui Kayla, bahkan bekerjasama dengannya?"
"Yang penting hasil akhirnya" pungkas Yama.
"Lalu kenapa tidak dari dulu kau membiarkanku bertemu dengannya? Kenapa baru sekarang?" Teriak Sammy frustasi karena merasa dipermainkan.
" Huh, Vampir merepotkan. Dengarkan aku Vampir bodoh ! Jika dulu kau menemui kekasih kecilmu itu, kemungkinan besar Vela akan membunuhnya, karena dia dulu sangat lemah seperti ranting kecil, tetapi bukankah sekarang kau juga bisa melihat sendiri jika gadis kecilmu itu, sekarang sudah tumbuh menjadi wanita yang sangat tangguh. Dan yang lebih penting lagi, Kau bertemu dengannya dengan tidak sengaja, kalian sama-sama sedang dalam misi jadi tidak ada diantara kalian yang sengaja bertemu," jelas Yama kemudian
" Toh juga, dia masih belum mengingatmu, Apa kau yakin dia benar-benar mencintaimu? Bahkan setelah kalian bertemu , dia sama sekali belum bisa mengingatmu, Apa keyakinan mu padanya sebesar itu?" Tantang Yama
"Tentu saja, Dia hanya perlu sedikit waktu lagi," jawab Sammy penuh dengan keyakinan.
" Aku yakin kayla ku akan kembali padaku begitu dia mengingatku" ucapnya meyakinkan hatinya sendiri.
" Naif. Alex adalah seorang pria yang sangat sulit ditolak , Dia memiliki segalanya, Ketampanan, Kejayaan, Karismatik dan yang terpenting, Dia dan Kayla bisa memiliki keturunan bersama, sementara jika bersama denganmu?" Yama sengaja menggantung kalimatnya.
"Aku percaya padanya"
" Terserah padamu Vampir, yang terpenting selesaikan misi mu dengan lebih cepat agar kau juga bisa mengejar cintamu lebih cepat. Karena aku bisa merasakan hati kekasih mu itu mulai goyah dengan godaan dari Raja Were. Ini membuatku tak yakin dia akan kembali padamu meskipun ingatannya kembali, " Yama menggarami luka sang Vampir.
"Aku akan buktikan padamu jika kau salah!" pungkas Sammy dan berlalu pergi dari tempat sang Oracle.
Flashback off...
Sekarang Ia mulai sadar, bahwa Yama memang benar. Kemungkinan dirinya masih tersimpan dihati Kayla sangatlah kecil. Dia tidak tahu harus melakukan apa sekarang.
Sammy kembali ke kediamannya di Underworld,setelah seharian ini dirinya menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri kekasihnya telah menjadi milik orang lain.
__ADS_1
Apakah perjuangan ku selama ini sia-sia? Akankah pengorbanan ku ini hanya akan berakhir dengan air mata?
Saat ini Sammy memilih untuk merebahkan tubuhnya di atas ranjang, memejamkan mata, dan membawa pikirannya kembali mengenang saat-saat indah bersama dengan Kayla. Kebahagiaan yang singkat, dan kini kenangan itu kemungkinan besar akan benar-benar dilupakan oleh semua orang. Hanya akan ada dirinya sendiri yang berjuang, hanya akan ada dirinya sendiri yang bertahan.
Meskipun kemungkinannya satu banding seribu, Aku tidak peduli, Aku pasti akan mendapatkan cintamu kembali. Aku masih memiliki waktu disepanjang keabadian ku untuk memperjuangkan mu.
#Emas hantaran
Arief & Yollanda
*Berakhir sudah , impian indah
tinggallah puing-puingnya
mimpi yang indah, tak jadi nyata
terkikis ombak menerpa
Aku yang dulu engkau sayangi
mengapa kau tinggal pergi
oh, dimanakah , janji yang suci
yang katamu tak berbagi
Kuingin kau mengerti,apa yang ku alami
takdir diriku harus melangkah, jauh darimu*...
Bersambung 🙏😘
lagunya enak banget didengerin lho, walaupun lebih suka yang covernya , hehe.
terimakasih banyak atas dukungannya.
__ADS_1
love you all😘😘