Papa Vampirku Kekasihku

Papa Vampirku Kekasihku
SANG ORACLE


__ADS_3

Malam di akhir musim gugur ini terasa begitu dingin , mungkin sebentar lagi salju musim dingin akan tiba, angin yang bertiup lembut menerbangkan helaian dedaunan yang kering, suara angin membisikkan kedatangan iblis dengan kekuatan yang mengerikan , aura yang begitu gelap menyelimuti bangunan yang terselubung dalam mantra pelindung , sehingga menjadi tak kasat mata oleh para manusia biasa, dari luar bangunan ini hanya nampak seperti rumah kecil milik petani yang berada disebelah perkebunan ceri yang berhektar-hektar luasnya, namun jika kau adalah salah satu orang yang diizinkan masuk oleh 'sang pemilik' maka saat memasuki pintu rumah sederhana ini, kau akan dikejutkan oleh sebuah ruangan yang begitu luas bagaikan aula istana, disinilah para Oracle berada, mereka menyembunyikan keberadaannya dari dunia ,bukan hanya dari manusia namun juga mereka yang non manusia, kau harus diundang untuk dapat memasuki pintu ini dengan selamat, karena sang Oracle Sama sekali bukanlah mahkluk pemurah, mereka tidak akan segan-segan menghancurkan tubuh dan jiwa seseorang apabila ada orang yang cukup bodoh untuk berani menyinggung mereka.


Oracle ini sangat berkuasa dan misterius ,belum ada yang tahu pasti mahkluk apa mereka atau bagaimana wajah mereka , namun semua orang di dunia ghaib tahu , hukum yang ditetapkan para Oracle adalah mutlak.


Alex sang raja werewolf , saat ini sedang berada di ruangan tersebut, ruangan yang begitu indah dan luas, dengan pilar-pilar yang begitu besar sebagai penyangganya, juga atap yang berbentuk seperti kubah berukuran raksasa , ruangan mewah dan terkesan sangat klasik didominasi dengan warna maroon dan hitam dengan ukiran-ukiran pada setiap dinding nya, menambah suasana menyeramkan ketika memasukinya, seperti ada kekuatan yang begitu mendominasi ,kekuatan itu seolah mengatakan agar para tamu disana harus selalu tunduk pada apapun keputusan yang telah dibuat oleh para Oracle, Alex sudah mengajukan petisi mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang Vampir yang telah mengambil dan menahan salah satu anggota kawanannya, jadi dia meminta Oracle untuk menegakkan keadilan untuknya.


"Jadi apa yang kau inginkan Raja Serigala?" terdengar suara dari atas tempat seperti balkon, yang mengelilingi seluruh ruangan , tidak terlalu tinggi namun dapat menghalau pandangan dari mereka yang berada dibawah seperti Alex saat ini. Suara itu sepertinya dari seorang wanita yang berada di kursi paling tengah,terhitung ada 9 buah kursi disana, masing-masing dari mereka mengenakan jubah bertudung sehingga mustahil untuk melihat wajah mereka,hanya dengan mendengarkan suaranya saja bulu kuduk Alex sudah meremang ,ini kali pertama nya berhadapan langsung dengan para Oracle, dia hanya berharap dia bisa keluar dari sini dengan kepala yang masih utuh.


" Aku ingin mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi milikku!" ucap Alex hati-hati tapi juga penuh dengan keyakinan.


" Aku dengar vampir yang kau bicarakan ini adalah seorang Hunter dulunya, benarkah?" kali ini giliran suara seorang pria yang duduk disebelah wanita tadi.


" Anda benar, saya sudah memintanya secara baik-baik sebelum nya,namun Vampir itu menolak, dia memilih melanggar hukum yang sudah anda tetapkan," bubuhi dengan sedikit bumbu pikir Alex.


"Hukum kami adalah mutlak." kini suara seorang wanita yang terdengar serak mendesis.


Alex merasa kekuatan mereka semua seperti aliran listrik yang merayap di sekujur tubuhnya.


" Vampir ini berhenti menjadi Hunter 13thn yang lalu, Raja Vampir sangat menentang keputusan yang diambil oleh sang Hunter, tapi tetap tidak bisa menghentikan keputusan Hunter kepercayaan nya itu." suara seorang wanita menanggapi,suaranya sangat merdu seperti alunan musik, Alex hampir saja terbuai oleh suara indah itu.


Alex menggelengkan kepalanya, berusaha menghilangkan alunan suara merdu yang seperti menghipnotis ini.

__ADS_1


*Astaga apakah salah satu Oracle ini adalah siren(iblis dengan kecantikan dan suara yang bisa memikat siapapun kedalam jeratannya***).


"Biarkan aku yang mengurus Vampir ini" sang pemilik suara merdu kembali bicara.


" Baiklah Raja Were, kami akan mengabulkan keinginan mu, keadilan pasti akan ditegakkan. " kali ini suara yang begitu dalam seperti suara itu sudah lama sekali tidak dikeluarkan.


"Terimakasih banyak atas kemurahan hati anda semua" Alex membungkuk kan badan.


Seketika mereka semua menghilang dari pandangan Alex.


*K*au tunggu saja Sammy , kau akan segera hancur. batin Alex.


>>>>>>>>>>>>>


" Kau akan tahu nanti" jawab sammy acuh.


Tak lama kemudian Akira muncul dari pintu depan , karena sebelumnya dia sedang berada di danau bersama dengan Robin, dibelakang Akira muncul wajah tampan Robin yang mengekor memasuki rumah .


Sammy menaikkan sebelah alisnya heran kenapa Akira bisa bersama Robin, pikir nya.


Sementara Kayla langsung berdiri menghampiri keduanya.

__ADS_1


" Kalian darimana? Kalian pergi berdua? Apa kalian sudah mulai berkencan?" Kayla memberondong dua orang itu dengan pertanyaan.


Anehnya Robin yang biasanya langsung menimpali ucapan Kayla justru memalingkan pandangannya dari gadis yang diam-diam disukainya itu,dia sudah akan beranjak pergi meninggalkan ruangan tersebut namun tangannya ditarik oleh Kayla.


" Hei... Paman belum menjawab pertanyaan ku ?" Kayla ini benar-benar tidak peka dengan suasana hati Robin yang sedang buruk.


" Aku lelah Kay, biarkan aku istirahat.Ok?" ucap Robin pelan , berharap bisa lepas dari interogasi kayla.hal yang mustahil tentu saja.


" Apa benar kalian sudah mulai berkencan?"tanya Kayla sekali lagi masih kukuh mencengkeram erat lengan Robin.


" Bukan seperti itu Kay, kami tadi tidak sengaja berpapasan di depan pintu."Akira mulai beralasan.


" Kalian berdua duduklah ada yang ingin aku bicarakan!" perintah Sammy, membuat mereka semua duduk di sofa ,Kayla kembali ke tempatnya semula di samping Sammy.


"Ada apa ? Aku sedang lelah saat ini" Robin mulai menggerutu.


" Ini tidak akan lama," jawab Sammy santai. kemudian mata indah Sammy beralih memandang Akira dengan tajam.


"Aku tahu kau datang ke rumah kami karena mendapat tugas dari Alex,dan kejadian di pusat perbelanjaan hari ini merupakan ide kalian berdua, aku katakan padamu sekarang ,sebelum kau bertindak lebih jauh. 'Sudah cukup'! Kesabaran ku ada batasnya." Sammy berkata dengan tegas dan tajam .


Kayla saja sampai menciut dan tidak berani membantah ucapan Sammy seperti biasanya,selain itu juga, karena Kayla sudah mengetahui mengenai kerjasama antara Akira dan Alex,kayla merasa kecewa pada saudarinya itu, namun yang tidak terduga Akira justru mulai tertawa...*A*pa Akira sudah gila.

__ADS_1


"Jadi sekarang apa? Kau ingin aku pergi? Kau sedang mengusirku rupanya, huh.." Akira mendengus, wajahnya diselimuti bermacam emosi,kesal, marah,kecewa , keputusasaan tapi dia tidak tahu dia harus marah atau kecewa pada siapa ? Alex yang membuangnya, atau kepada Sammy yang saat ini sedang mengusirnya, atau apakah dia harus marah pada Kayla yang bisa mendapatkan segalanya tanpa harus meminta. Perasaan yang campur aduk itu tertoreh di wajah ayunya.


bersambung 😀🙏


__ADS_2