Papa Vampirku Kekasihku

Papa Vampirku Kekasihku
Waktu yang berlalu.


__ADS_3

"Astaga..Kay , lihat dirimu aku hampir tidak mengenalimu lagi" Akira memeluk tubuh saudarinya itu sambil menangis "Aku merindukanmu" Akira terus saja memeluk saudarinya itu.


Yah..Bagaimana Akira tidak histeris ,sekarang penampilan Kayla benar-benar sangat berbeda dari Kayla yang sebelumnya,selain bentuk tubuhnya yang menjadi lebih se*i, juga kulitnya yang kini menjadi sedikit kecoklatan karena terlalu sering berada dibawah sinar matahari. Namun yang paling miris adalah memar di seluruh tubuhnya, luka-luka nya tersebar di seluruh tubuh ,padahal yang dilihat oleh Akira hanya sedikit, sisa dari pertarungannya semalam , seandainya Akira melihat seluruh luka-lukanya ketika latihan seperti biasa, mungkin gadis malang itu bisa pingsan. Kayla mungkin membutuhkan waktu 2 hari agar seluruh luka dan bekasnya menghilang,itupun kalau tidak ditambah luka yang baru.


"Oh .. Sayangku yang malang,lihat wajahmu yang cantik ini juga memar, bibirmu juga ada luka seperti ini, ini pasti sakit sekali, aku menyesal mengatakan pelatihan ini akan baik untukmu, sekarang kau pasti begitu menderita " Mia juga ikutan histeris, membuat Kayla tersenyum.


Alex yang sudah lama tidak melihat Kayla tersenyum langsung merengkuh tubuh Kayla kedalam pelukannya. Hatinya juga sama histerisnya seperti kedua wanita tadi,namun dia tidak ingin menunjukkannya dihadapan orang banyak, yang benar saja Alex kan raja, tidak pantas rasanya ikut histeris seperti dua wanita yang hobi arisan ini .


Lama Alex memeluk tubuh Kayla, menghirup aroma tubuh yang dirindukannya.


"Maaf" Alex berkata lirih


Kayla yang merasa risih dengan pelukan Alex, berusaha melepaskan pelukan kuat ditubuhnya, dengan pelan dirinya mendorong tubuh sang raja Were hingga laki-laki yang begitu peduli padanya itu dengan enggan melepaskan pelukan ditubuhnya.


"Hei.. Aku baik-baik saja, aku merasa belum pernah sebaik ini" senyum indah terus mengembang dibibir mungil Kayla.


" Kau yakin?" Mia berusaha mencari kebenaran di kedua mata Kayla .


"Iya.. Bahkan sekarang aku sangat senang, kau dengar tadi bahwa aku bisa melanjutkan pelatihan disini, aku tidak tereliminasi. ini sungguh luar biasa." jelas Kayla


"Apa kau tidak ingin pulang ?Kau tidak merindukan rumah?" giliran Akira yang protes.


"Kau tahu sendiri aku tidak pernah merasa kalau selama ini ,tempat yang kita tinggali adalah rumahku, aku merasa sangat asing dengan rumah itu. Dan disini,aku merasa sedikit bisa bernafas, aku juga tidak pernah bermimpi buruk disini, jadi kalian jangan khawatir, aku baik-baik saja disini." jawab Kayla dengan senyuman,kondisi mentalnya mulai stabil.


Alex yang mendengar perkataan Kayla menjadi kecewa, karena biar bagaimanapun, Alex selalu ingin agar Kayla bisa menganggap dirinya adalah rumah baginya untuk pulang,tapi pada kenyataannya tidak demikian. Alex berpaling dari Kayla dan berjalan menjauh menghampiri Stevan yang sedang duduk tak jauh dari tempatnya.


Cuaca menjadi semakin panas seiring dengan sang mentari yang mulai meninggi ,jam berkunjung juga telah usai. Dengan berat hati satu persatu keluarga para peserta mulai berpamitan ,begitu pula dengan Alex ,Akira dan Mia.


"Jaga dirimu baik-baik Kay, aku akan selalu merindukanmu." Akira memeluk tubuh saudarinya itu untuk yang terakhir kalinya .


" Kay, jangan lupa minum obatnya okey? aku akan datang lagi bulan depan.Pastikan minum tepat waktu, jangan sampai kondisimu menurun ,kau mengerti?" Seperti biasa, Mia dengan segala wejangannya.


"Jaga dirimu" kata-kata singkat dari Alex ,tidak seperti biasanya,bahkan Raja Were itu tidak memberikan pelukan ataupun usapan kepala seperti yang biasa dia lakukan, wajah Alex juga tampak dingin tak berekspresi.


"Terimakasih" hanya itu yang bisa Kayla sampaikan.


Kayla menutup matanya dengan tangan untuk menghalau debu yang berterbangan akibat helikopter yang mulai naik dari permukaan tanah,sampai menghilang dari pandangan.


Aku bisa menjadi lebih kuat lagi.

__ADS_1


Aku harus lebih kuat lagi,agar aku bisa mengalahkan penderitaan di hati ini. Yakin Kayla dalam hati


Meskipun mimpi buruk itu tidak pernah datang lagi , namun perasaan sesak dan sakit dihatinya juga tidak bisa dia hilangkan,Kayla masih merindukan seseorang yang bahkan tidak bisa diingatnya.


>>>>>>>>>>>


Semua kegiatan pelatihan terus berlanjut, hari demi hari telah terlewati, musim silih berganti datang dan pergi ,tidak terasa sudah 15 bulan lamanya Kayla berada di camp Hunters ini, satu persatu peserta tereliminasi dengan kejamnya, saat ini hanya tersisa dua kelompok yang beranggotakan masing-masing tiga orang.


Selama menjalani pelatihan disini banyak hal yang terjadi, Kayla belajar banyak hal ,dan mengetahui bahwa seseorang bisa melakukan hal paling buruk, bahkan kepada temannya sendiri untuk tetap bertahan disini.


Kayla,Sarah dan Juan saat ini sedang dalam pertarungan menghadapi lawannya, satu-satunya kelompok yang tersisa selain kelompok mereka.


Mereka sangat kuat membuat Kayla dan timnya kewalahan.


Setelah melewati berbagai macam jenis pelatihan dan pertarungan , akhirnya tim Kayla berhasil lolos menjadi anggota Hunters secara resmi.


Jika kau melihat penampilan Kayla saat ini mustahil kau bisa mengenalinya. Selain dari penampilan ,sifat dan karakter Kayla sekarang terbentuk menjadi pribadi yang kuat dan cerdik, Kayla tidak segan untuk menjadi kejam untuk memenuhi tugasnya sebagai seorang Hunters. Bahkan Stevan benar-benar terkejut dengan pesatnya perkembangan kekuatan Kayla.


Kayla yang sekarang bisa berlari lebih cepat dari pada para Were pureblood ,dan dalam pertarungan dirinya hampir tidak pernah bisa dikalahkan oleh lawannya ,sekalipun lawannya itu berubah menjadi serigala yang begitu besar.


Tim Kayla menjalankan tugasnya sebagai Hunters dengan sangat baik, sehingga dalam waktu singkat mereka sudah dipercaya untuk mengambil beberapa misi level tinggi.


Mereka sudah lama meninggalkan camp para Hunters. Dan diizinkan untuk hidup berbaur dengan masyarakat,namun saat tugas datang mereka harus meninggalkan segala kegiatan mereka untuk menjalankan misi.


Kayla saat ini bisa berdiri diatas dua kakinya sendiri, meskipun saat ini wajahnya tidak pernah lagi menunjukkan kesedihan , namun hatinya sama sekali tidak berubah.Mia adalah satu-satunya orang yang mengetahui hal ini, Kayla tidak pernah menunjukkan kesedihannya bahkan kepada Akira dan Alex.


"Bagaimana keadaanmu sekarang Kay?" Mia menyeruput teh hijau yang disuguhkan oleh Kayla.


"Jangan khawatir,aku baik-baik saja" Kayla meyakinkan dokter sekaligus sahabatnya itu.


"Aku menyukai desain rumah mu ini, minimalis dan rapi" Ucap Mia memuji tempat tinggal Kayla kali ini.


Kayla memang sering berpindah-pindah, dan semua tempat tinggalnya hanyalah sewaan, bukan karena dirinya kekurangan uang untuk membeli sebuah rumah,tidak gajinya sebagai Hunters cukup besar. Melainkan Kayla belum merasa ada rumah yang cocok untuk dirinya .


"Aku akan segera pindah, aku hanya sebentar disini ."


"Pindah lagi? astaga Kay ,Apa kau tidak bisa menetap di satu tempat saja." Protes Mia, dirinya sudah lelah melihat sahabatnya terus berpindah-pindah. Dari satu kota ke kota lain, terkadang Kayla harus berpindah dari satu negara ke negara lain untuk menjalankan tugasnya.


"Entahlah,mungkin suatu saat nanti aku akan membeli sebuah rumah,dan menetap." Kayla mendesah seraya merebahkan tubuhnya di sofa.

__ADS_1


"Apa kali ini ,Sarah dan Juan juga ikut pindah bersamamu?" tanya Mia


"Juan iya, untuk Sarah ? dia belum memutuskan untuk ikut mengambil misi kali ini atau tidak. Akhir-akhir ini dia tertarik dengan dunia modeling, mungkin dia akan pensiun " Kayla tertawa sambil membicarakan kehebohan Sarah yang semakin terkenal di dunia modeling.


"Yah... Mungkin dia sudah lelah, Kalian sudah menjadi Hunters lebih dari sepuluh tahun lamanya.Bagaimana denganmu ?Apa kau punya keinginan untuk berhenti dan memulai hal yang baru? Misalnya menikah?" Mia selalu berusaha mencarikan jodoh untuk Kayla,meskipun selalu berakhir tragis.


Pernah Kayla mematahkan tangan seorang pria yang Mia coba kenalkan dengannya,saat pria itu mencoba menyentuh tubuhnya tanpa izin, ada juga pria yang harus kehilangan empat giginya akibat pukulan tangan Kayla, Dan masih banyak lagi kejadian tragis yang menimpa para pria yang Mia coba jodohkan dengan Kayla.


"Jangan mulai lagi" Ancam Kayla dengan mata memicing.


" Ok..Ok... Katakan padaku, kali ini kau akan pindah kemana? Aku harus tetap memberimu obat dan mengontrol kondisimu nantinya" Mia menghela nafas, dirinya juga lelah menghadapi Depresi yang diderita Kayla.


" Aku yang akan mengambilnya nanti, karna akan sulit untuk mengirimkan obat kesana nantinya" jawab Kayla santai.


"Memangnya kau mau kemana? Ke Akhirat? " Canda Mia diiringi tawa mereka berdua.


" Kau bisa menyebutnya begitu, akan ku sampaikan salam mu untuk malaikat maut" goda Kayla.


"Bocah sialan" Mia melemparkan bantal kearah Kayla yang masih tertawa.


"Aku akan pergi ke Underworld."


Jawaban Kayla membuat Mia berhenti tertawa, matanya membulat saking terkejutnya.


"Under world? bukankah Alex sudah melarang mu untuk kesana." protes Mia.


"Aku kesana untuk menjalankan misi , jangan khawatir, Juan juga ikut bersamaku " jelas Kayla enteng.


"Tapi Alex tidak akan mengizinkannya, berapa lama kau berencana tinggal disana?" Mia tampak khawatir.


"Entahlah mungkin beberapa bulan saja." jawab Kayla


"Semoga kau tidak membawa masalah untuk dirimu sendiri." Mia berharap dengan tulus.


"Aku tidak yakin, sepertinya masalah selalu mendatangiku, layaknya lalat yang mengerubungi kotoran" Kayla kembali tertawa.


Sementara Mia hanya bisa menghela nafas, dirinya tahu, Kayla bisa tertawa sekerasnya, meneriakkan kebahagiaan sekencangnya, ataupun bersikap dingin seperti balok es sesuka dirinya, Namun itu semua tidak akan bisa menyembunyikan penderitaan yang selama ini menghantuinya. Rasa sepi dan kesedihan dihatinya sudah memborok dan berakar di hatinya seperti kawan lama.


Entah apa yang terjadi dengan Kayla, selama ini Alex selalu melarangnya untuk mengambil misi yang berhubungan dengan under world, tapi kali ini dia tidak sedang ingin mendengarkan raja werewolf itu. Kayla merasa ada sesuatu yang menariknya kesana, seolah Kayla sudah merindukan tempat itu sejak lama. Kayla hanya berpikir mungkin ini hanyalah rasa keingintahuannya akan tempat itu saja ,tidak ada yang lain.

__ADS_1


Aku ingin bertemu denganmu, jadi datanglah kehadapan ku,agar aku bisa mengenalimu ....lagi.


BERSAMBUNG 😀🙏


__ADS_2