
Suasana ruang keluarga yang biasanya hangat mulai memanas ,Akira sudah mulai emosi dan menganggap sammy tengah mengusirnya,pada kenyataannya tidak demikian Sammy hanya bermaksud mengingatkan Akira untuk berhenti ikut campur dalam hubungan antara dirinya dan Kayla, tapi mau bagaimana lagi nasi sudah menjadi bubur, emosi Akira sudah tidak bisa dikontrol lagi.
"Jika itu yang kalian inginkan ,baiklah aku akan pergi,toh dari awal aku juga tidak senang berada disini," Akira sudah mulai beranjak dari tempat duduknya, dengan tergesa-gesa Kayla menahan lengan saudarinya itu.
" Akira , jangan seperti ini, aku yakin bukan seperti itu maksud Sammy ,dengarkan dulu penjelasanya" Kayla berusaha menenangkan Akira, namun kebaikan hati Kayla justru menyulut emosi yang lebih besar dihati Akira, perasaan iri hati yang selama ini berusaha ia abaikan mencuat keluar.
Akira menepis tangan Kayla dan bahkan mendorongnya menjauh sehingga tubuh saudarinya itu terdorong kebelakang ,untung saja dengan sigap Sammy memegangi bahu Kayla sehingga gadis itu tidak sampai jatuh tersungkur.
"Jaga tanganmu Nona Akira,aku bisa saja melupakan kalau kau adalah bagian keluarga kekasihku jika kau terus memprovokasi ku seperti ini" ancam Sammy dengan geram,gadis bodoh itu berani mendorong Kayla dihadapan Sammy ,itu sama halnya seperti mengibarkan bendera merah didepan banteng liar.
"Hah....Astaga, aku sudah muak dengan semua ini. Berhenti lah bersikap baik padaku saudariku! Kau bisa lihat ,kebaikanmu membuatku terlihat seperti kotoran di kakimu bagi mereka." Akira mendengus kesal.
"Apakah kau sengaja melakukan nya agar kau terlihat bagaikan Dewi dari surga sementara kau menjadikanku pemeran antagonis dalam kisah ini,begitu? Aku sungguh membencimu!" Akira murka, dia mulai melampiaskan emosinya pada saudarinya itu,Kayla yang mendengar ucapan Akira sungguh terkejut ,selama ini dia tidak pernah berfikir kebaikannya akan disalah artikan seperti ini.
"Kau dengan mudah memamerkan semua kemewahan yang kau miliki dan memberikannya padaku seolah-olah kau sedang beramal bukan? Kau selalu menunjukkan bahwa kau adalah orang yang paling bahagia disini, kau selalu merasa hanya dirimu yang selalu diperhatikan dan disayangi kan? Dan kau melemparkan semua kebahagiaanmu itu dihadapan ku,apa kau tahu bagaimana perasaanku! Apa kau pernah memikirkannya?" Akira berteriak pada Kayla
"Bukan begitu, maaf kan aku Akira" Kayla mengatakan nya dengan air mata yang mulai membasahi pipinya, hatinya terasa begitu perih mengetahui saudarinya ternyata begitu membencinya.
Sammy dan robin yang melihat Kayla menangis berusaha menenangkan emosi keduanya
"Sudah cukup Akira, aku akan membawamu pergi dulu sekarang, kita akan bicara lagi saat emosimu sudah mereda " Robin berusaha membawa Akira menjauh dari Kayla yang masih menangis sementara Sammy memeluknya dari belakang.
"Tidak ada nanti, kalian berdua pengecut ,pecundang besar " Akira menunjuk wajah Sammy dan robin secara bergantian .
__ADS_1
" Kalian hanya bisa berbohong dan berbohong terus menerus, kalian selalu membohonginya ,selalu mengatakan semuanya baik-baik saja pada gadis bodoh itu. Huh... Hei saudariku , sadarkah dirimu selama ini kau hanya hidup dalam cerita yang mereka berdua ciptakan untukmu,terkurung dalam sangkar emas yang bagaikan penjara ini, Kau hanya tahu semua hal didunia ini selalu berjalan sesuai dengan keinginan mu, apa kau pernah berpikir kalau semua senyuman, semua kemewahan,semua kebahagiaan yang kau rasakan selama ini harus dibayar dengan penderitaan orang lain? Sadarlah ! Kau lihat kekasihmu itu ,saat ini dia mempertaruhkan nyawanya hanya untuk berada di sampingmu,apa kau tahu Oracle bisa memenggal kepalanya kapan saja karena terus menolak untuk menyerahkan mu kepada Alex,apa kau tahu itu? Apa kau juga sadar bahwa dengan kau menolak pergi bersama Alex ,itu berarti kau sedang menabuh genderang parang untuk Klan Werewolf dengan para Vampir pengikut Sammy? Apa kau tahu itu semua? Kurasa tidak , sekarang aku sungguh merasa kau ini tidak lebih dari sebuah manekin yang diletakkan didalam lemari kaca , kau tidak mengetahui apapun."Akira seperti orang gila yang meneriakkan semua emosinya kepada Kayla, akhirnya hal yang selama ini disembunyikan oleh Sammy dan robin terbongkar sudah. *T*erimakasih untuk Akiraππ€
"Tidak ...... Itu tidak benar" Kayla yang baru saja mengetahui hal ini menjadi histeris, tangisannya semakin keras,dia menutup telinganya dengan kedua tangannya, menyangkal semua yang baru saja didengarnya. Sammy membawanya kedalam pelukan, menawarkan ketenangan yang berusaha dia berikan kepada kekasihnya itu, hatinya ikut tersayat melihat air mata Kayla. Begitu pula dengan Robin.
"Tutup mulutmu!" Robin membentak Akira yang semakin menggila, Robin tidak pernah memukul wanita namun saat ini dia ingin sekali rasanya menampar gadis gila ini.
" Dan kau Robin, kenapa kau masih melindunginya? Lihatlah dia sekarang! Kau lihat, gadis yang kau sukai berada diperlukan orang lain,bukan dipelukanmu, apa kau bodoh? Kau selalu melakukan segalanya untuknya , memberikan apapun yang dia butuhkan bahkan sebelum dia meminta, kau selalu berdiri didepannya untuk menghalau masalah yang akan terjadi padanya, melakukan hal-hal konyol hanya untuk membuatnya tertawa,tapi apa yang kau dapatkan? Kau bukanlah malaikat, jadi berhentilah bersikap seolah kau adalah seorang malaikat, berhentilah berkata bahwa kau bahagia hanya dengan melihat dia bahagia, kenapa kau begitu bodoh ,kenapa tidak ada orang sebodoh dirimu untukku, kenapa semua orang selalu di pihaknya,kenapa hanya aku yang selalu sendirian...." Akira mulai jatuh terduduk dilantai sambil berurai air mata ,semua emosi didalam hatinya kini tercurah sudah ,kini dia merasa sebagian beban dihatinya terangkat.
(Memang ada baiknya meluapkan apa yang kita rasakan jangan hanya memendamnya sendiri)π
Menyaksikan Akira yang terlihat begitu menyedihkan membuat emosi dihati Robin perlahan mulai reda, perlahan dia membantu tubuh Akira bangun dari lantai.
"Aku akan membawa dia ke apartemen untuk sementara waktu, kalian tidak perlu khawatir" ucap Robin seraya membawa Akira keluar dari Mansion.
Setelah mendapatkan sedikit ketenangannya, Kayla mendorong tubuh Sammy perlahan melepaskan diri dari lengan kekar kekasihnya.
Dia menyeka bulir air mata yang masih tersisa, matanya tampak sembab karena menangis sedari tadi.
" Sekarang katakan semuanya! Aku tidak ingin menjadi satu-satunya orang bodoh yang tidak tahu apapun disini!" tuntut Kayla dengan suara serak namun juga terkendali. Dia memutuskan untuk mengetahui semuanya.
"Baiklah, sekarang kita ke kamar dulu,disini bukan tempat yang nyaman untuk menceritakan semuanya." ucap Sammy, kemudian dia menggendong kekasihnya menuju kamar Kayla di lantai atas.
Nuansa kamar Kayla yang seperti milik tuan putri Disney ini benar-benar membuat semua yang melihatnya merasa iri, tak heran jika ini membuat Akira mengamuk,huh... Memang nasib setiap individu selalu berbeda-beda.
__ADS_1
Ranjang berukuran king size terletak di tengah ruangan yang begitu luas ini, kamar Kayla merupakan kamar terluas dibanding kamar-kamar yang lain di Mansion ini, Sammy sengaja menggabungkan dua kamar menjadi satu khusus untuk Kayla , Sammy memang selalu memanjakan kekasihnya itu, jika dulu ada orang yang mengatakan bahwa suatu saat dia akan mengencani bayi yang dia asuh seperti anaknya sendiri Sammy pasti akan memenggal kepalanya,tapi apalah daya sekarang Sammy hanya bisa tersenyum dan meraih sebanyak mungkin kebahagiaan dari takdir yang entah kapan akan berubah.
Sammy membaringkan kekasih nya itu di atas ranjang , mengelus pelan kepala gadis yang merupakan detak jantungnya ini, apakah hal yang benar jika Kayla mengetahui segalanya? Sammy masih ragu untuk mengatakan kebenaran pada gadis lugu dihadapannya ini.
Kayla menahan tangan Sammy yang tengah mengelus puncak kepalanya ,dia bangkit sedikit terduduk kemudian menyandarkan kepalanya di dada bidang kekasihnya mencari kenyamanan disana, Kayla selalu merasa aman dan damai saat berada dalam dekapan Sammy seolah dia yakin ketika Sammy memeluknya tidak akan ada orang yang bisa melukainya.
setelah merasa nyaman dengan posisi duduk nya Kayla mulai meminta penjelasan dari Sammy.
"Katakan semuanya sayang,biarkan aku mengetahui kebenarannya, aku tidak ingin lagi hidup dalam kepalsuan ini, jika memang ada masalah kita bisa mencari solusinya bersama ,jangan menanggungnya sendiri,okey?" Kayla berkata lembut ,masih dengan nyaman menyandarkan kepalanya di dada bidang kekasihnya.
Sammy menghela nafas, meyakinkan dirinya bahwa ini adalah keputusan yang tepat " Baiklah , sebelum aku mengatakan semuanya ,aku ingin mendapatkan janjimu terlebih dulu, kau harus berjanji apapun yang ku katakan nanti dan apapun yang terjadi dikemudian hari kelak,jangan pernah aku ulangi jangan pernah mencoba melakukan hal apapun yang bisa melukai dirimu sendiri! Dan apapun dan bagaimanapun keadaannya kelak,kau harus bisa bertahan dan hidup dengan bahagia,kau mengerti?" ucap Sammy tegas.
" Apa kau takut aku akan bunuh diri? Huh.. Tenang saja aku adalah tipe orang yang mencintai nyawaku dengan sepenuh hati ,aku tidak mungkin melakukan hal sebodoh itu" balas Kayla
"Aku belum mendapatkan janjimu " Sammy masih bersikeras,dia tidak puas dengan jawaban enteng Kayla
" Iya.. Iya aku janji,, Apapun yang terjadi aku akan hidup dengan bahagia dan baik-baik saja,kau puas? Ini sumpah Pramuka ok.." ucap Kayla dengan mengangkat tangannya
"Pintar, baiklah akan aku ceritakan semuanya"
bersambung ππ
terimakasih banyak atas dukungannya, mohon maaf apabila masih ada kesalahan dalam penulisan nya ya, author nya cuma author receh masih perlu banyak belajar, sekali lagi terimakasih π
__ADS_1