Papa Vampirku Kekasihku

Papa Vampirku Kekasihku
ANCAMAN ALEX


__ADS_3

Alex, sang pemimpin para werewolf berdiri tepat di hadapan Kayla dengan senyum manis di bibirnya, perawakan nya yang atletis tercetak sempurna dibalik pakaian kasual berwarna hitam yang tengah dikenakannya,membuat wajah tampan itu semakin mencolok sekalipun ditengah keramaian.


Namun sayangnya ketampanan itu tidak pernah membuat hati seorang Kayla goyah, Kayla masih menunjukkan raut wajah yang tidak bersahabat.


" Alex, sungguh kejutan yang luar biasa" Kayla mencibir dan menatap malas.


"Kuharap ini merupakan jenis kejutan yang menyenangkan" Alex berucap lembut.


"Hah, ini jenis kejutan dimana aku berharap tidak pernah mendapatkannya" Kayla sudah menggandeng tangan Akira berusaha membawanya menjauh, namun Alex menahannya.


"Apa masalahmu denganku Kay? Kenapa kau selalu bersikap begitu dingin padaku?" Alex tampak kecewa dengan kata-kata Kayla.


" Tidak ada, aku hanya tidak suka berbicara dengan orang asing, ayo Akira kita pergi , kita cari kalung mu ditempat lain" Kayla masih berusaha menarik tangan saudarinya .


Alex menatap Akira tajam , seketika Akira melepaskan tangan Kayla yang tengah menggandengnya, Akira tampak gugup.


"Sebentar Kay, aku ingat ,tadi aku melepaskan kalungku saat aku berada di toilet, tunggulah disini aku akan mengambilnya sebentar," tanpa menunggu persetujuan dari Kayla , Akira sudah berlari meninggalkan Kayla bersama dengan Alex.


"Tapi, Biar aku temani" teriak Kayla , karena Akira sudah terlanjur pergi Kayla hanya bisa menunggu.


Suasana berubah canggung ,Kayla merasakan Dejavu saat hanya berduaan saja dengan pria yang ada dihadapannya ini. Bukan hanya takut jika Sammy mungkin akan murka jika mengetahui hal ini, tapi Kayla juga takut kalau dirinya akan semakin tergoda untuk dekat dengan keluarga nya, Kayla sudah memutuskan, tidak peduli bahwa dirinya merupakan bagian dari kawanan Werewolf ,dia hanya akan hidup bersama para Vampir yang sudah membesarkan nya ,dia tidak ingin melukai perasaan Sammy ataupun Robin yang slalu ada untuknya.


" Kay..? Bagaimana ? Apa kau sudah memutuskan untuk kembali kepada kami, kawanan kita sudah sangat menantikan kehadiran Ratu mereka,yaitu dirimu?" Alex dengan lembut sekali lagi berusaha membujuk Kayla.


" Ratu? " Kayla tertawa


" Jika aku tidak salah , maksud dari kata Ratu ini adalah aku harus menjadi milikmu bukan begitu? " Kayla menyeringai

__ADS_1


" Asal kau tau Alex, aku sangat menghargai kebaikanmu sudah mengirimkan Akira padaku ,tapi bukan berarti aku akan langsung jatuh ke pelukanmu, aku katakan hal ini agar tidak ada kesalahpahaman lagi diantara kita , aku akan tetap menjadi milik Sammy, tidak peduli ,meskipun ada darah Were dalam tubuhku ini, apa hal ini cukup untuk membuatmu berhenti mengejar ku, kau ini seperti stalker tahu dan itu tidak keren," akhirnya Kayla mengatakan semua itu agar Alex menyerah.


" Dengarkan aku Mikayla Angeline,aku adalah Alex, pemimpin para Werewolf,aku adalah Rajanya, dan kau berani menghina ku seperti ini, kau tunggu saja , sebentar lagi kau akan menangis dan memohon padaku, dan saat itu tiba kau harus melakukannya dengan sangat baik , karena aku adalah tipe orang yang sangat pendendam." Alex mencengkeram dagu Kayla memaksa gadis itu untuk menatapnya, mata indah itu menampakkan keseriusan atas ancaman yang baru saja diucapkannya .


Tiba-tiba kedua pengawal Kayla muncul ,salah satu dari mereka sudah mencengkeram bahu Alex , sementara yang lainnya berdiri di samping Kayla dengan tatapan membunuh.


" Singkirkan tanganmu dari Nona kami anjing!" geram sang Vampir , yang ditanggapi acuh oleh Alex.


"Cukup lepaskan dia!" Perintah Kayla pada Vampir pengawalnya.dengan enggan Vampir itu melepaskan cengkraman tangan nya dari bahu Alex . begitu pula dengan Alex dia sudah tidak lagi memegang dagu Kayla.


"Aku sudah memberimu pilihan Kay, untuk menunjukkan ketulusan hatiku, tapi sepertinya aku sudah terlalu lembut padamu,jika ini yang kau inginkan, maka kau akan melihat sisi diriku yang lain , aku akan melakukannya dengan caramu, dan aku yakinkan padamu kau pasti akan berakhir dalam genggamanku. " setelah mengucapkan ancamannya Alex pun berlalu pergi.


>>>>>>


Pl**ak**... Pukulan keras mendarat di pipi mulus Akira, gadis itu hanya berdiri diam, tidak berani membalas ataupun menangis, sementara pria dihadapannya ini sudah sangat murka ,Akira tahu saat ini dia hanya dijadikan pelampiasan emosi oleh Alex, laki-laki yang dicintainya namun justru tergila-gila dengan saudarinya.


" Dasar tidak berguna, tugas seperti ini saja kau tak bisa melakukannya, aku menyuruhmu menjauhkan Kayla dari Sammy ,dan membuatnya merindukan kawanannya , hanya begitu saja kau tidak mampu melakukannya, dasar sampah," geram Alex.


Akira merasakan sakit yang lebih dalam mendengar perkataan Alex , rasanya jauh lebih sakit dari tamparan .


" Maaf" hanya itu kata yang keluar dari bibir mungil Akira.


Alex masih berusaha menguasai emosi yang bergejolak di dalam tubuh nya, dia tidak ingin kehilangan kendali dan berubah wujud ditengah keramaian ini.


"Maaf mu tidak merubah apapun, kau bilang akan melakukan segalanya untukku , tapi apa hanya ini yang bisa kau lakukan? Hah, lebih baik aku melakukannya dengan caraku sendiri" Alex sudah hampir beranjak pergi namun Akira menahan tangannya.


"Tuan? Apa saya sudah boleh pulang kembali ke dalam kawanan sekarang?" Akira memberanikan diri untuk bertanya.

__ADS_1


Alex menghempaskan tangan Akira


" Jangan bermimpi, kau bisa kembali saat kau bisa membawa Kayla bersamamu" tegas Alex.


Selepas kepergian Alex , Akira jatuh terduduk lemas dilantai , air mata yang sedari tadi ditahannya mengalir deras.


Benar yang dikatakan oleh Robin ternyata dirinya hanyalah pion bagi tuan Alex.


Akira menyeka air matanya dan mengenakan kalungnya kembali ,kalung yang memang sengaja dia sembunyikan didalam tasnya sedari tadi ,agar dia bisa menjauhkan Kayla dari pengawalnya, demi Tuan Alex.


Kayla sudah hampir berjalan menuju toilet untuk menyusul Akira ,karena saudarinya itu sudah terlalu lama berada di sana,dia khawatir terjadi sesuatu pada Akira, saat dia melihat wajah yang begitu mirip dengannya berlari kecil kearahnya ,Kayla bisa bernafas lega, senyuman cerianya kembali mengembang di bibirnya seperti biasa.


"Kau sudah menemukan kalung mu, baguslah, lain kali kau harus lebih berhati-hati," ucap Kayla melihat kalung berwarna silver itu sudah menggantung dileher jenjang saudarinya , yang hanya ditanggapi anggukan kepala oleh Akira.


"Ayo kita pulang saja , aku lelah" kata Akira pelan.


" Hmm baiklah" Kayla tersenyum dan menggandeng saudarinya itu menuju mobil , dia sebenarnya menyadari bekas tamparan di pipi Akira, dia yakin itu merupakan perbuatan Alex,namun dia memutuskan untuk tidak mengungkitnya, Kayla sudah mulai curiga dengan gerak-gerik Akira selama ini, Robin juga sudah mengingatkannya agar selalu berhati-hati pada Akira, Kayla hanya ingin saudarinya itu bisa menyayanginya dengan tulus seperti halnya dirinya.


Sesampainya di Mansion , kedua gadis kembar itu langsung menuju kamar mereka masing-masing, membawa pikiran dan masalah dalam hati mereka.


Kayla yang hanya ingin mendapatkan ketulusan hati dari saudarinya itu sekarang hanya bisa berharap seiring waktu Akira bisa melepas topeng sandiwaranya dan dengan tulus berada di pihaknya.


Sementara Akira hanya bisa meratapi nasibnya harus dibuang oleh orang yang dicintainya, dia harus menelan pil pahit kenyataan bahwa dia selalu kalah dari saudarinya itu.


Hawa dingin menyelimuti kedatangan Sammy . wajah malaikatnya sekarang bak sang raja iblis yang siap menghancurkan dunia, bahkan hanya dengan berada disekitarnya saja rasanya sudah seperti berada di medan listrik, kekuatan dari kemarahan Sammy terasa menusuk-nusuk di udara.


BERSAMBUNG 🙏

__ADS_1


terimakasih semuanya, jangan lupa like,komen favorit dan juga vote nya. semoga kita semua selalu diberikan kesehatan (Aamiin)


__ADS_2