
Gadis itu terlihat sangat ketakutan, hanya berbalutkan kemeja berwarna putih yang terlalu besar untuk tubuhnya yang begitu mungil,kemeja milik sang kekasih yang di kenakan olehnya semalam menutupi setengah dari paha mulusnya ,tubuh mungil itu gemetar, peluh mulai membasahi keningnya, wajah ayunya diselimuti kegugupan dan kebingungan disana,pandangan matanya mengelilingi ruangan yang terlihat seperti aula istana ini,seolah mencari sang kekasih yang selalu berjanji akan senantiasa melindunginya ,namun kini Kayla harus menerima kenyataan bahwa di ruangan ini, bahkan sang kekasih yang sangat hebat itu tidak akan bisa melakukan apapun.
Ya benar, gadis itu adalah Kayla , semalam dirinya dibawa secara paksa oleh seorang gadis yang menyebut dirinya sebagai Oracle.
flashback
Kayla dengan nyaman meringkuk di pelukan sang kekasih,setelah mereka berdua melewati waktu yang begitu manis bersama. Sammy dengan lembut memakaikan kemejanya sebagai ganti piyama untuk Kayla ,dan dengan lembut memeluk sang kekasih agar terbuai dalam mimpi.
Tiba-tiba muncul cahaya aneh ditengah ruangan kamar mereka,diikuti munculnya seorang sosok gadis kecil keluar dari sana. Gadis itu memiliki perawakan seperti anak-anak yang tidak berbahaya,namun aura kekuatan yang mengelilinginya begitu pekat membuat Kayla yang terbangun dari tidurnya begitu terkejut mendapati hal tersebut. Kayla menjadi semakin ketakutan saat Sammy yang tidur disampingnya seolah tidak menyadari kedatangan mahkluk ini , Kayla berkali-kali menggoyangkan tubuh Sammy ,mencoba untuk membangunkan sang kekasih.Namun apalah daya sang Vampir tidak juga membuka matanya.
" Percuma saja, dia tidak akan bangun." ujar mahkluk yang kini tengah berdiri menatap kearahnya.
Tubuh mahkluk itu seperti anak berusia 10 tahun,dengan rambut berwarna keperakan ,bagian atas ditarik kebelakang sementara bagian bawahnya menjuntai panjang hingga hampir menyentuh lantai, matanya berwarna hitam pekat dan terlihat gigi tajam seperti taring saat dia berbicara.
" Siapa kau ? Apa yang kau lakukan pada Sammy?" Kayla bertanya dengan suara bergetar, campuran antara rasa takut dan khawatir.
" Namaku Yama , aku adalah salah satu dari Oracle." jawab mahkluk itu tenang.
Oracle...? Astaga , bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan? Sayang kumohon bangunlah! Aku takut. batin Kayla
" Apa yang kau inginkan? Apa kau datang untuk menghukum kami?" Kayla menggenggam tangan Sammy kuat ,mencari kekuatan dari sana,walaupun saat ini kekasihnya itu tidak sadarkan diri tapi hanya dengan menyentuhnya dapat membuat hati Kayla menjadi lebih tenang.
" Kalian tahu jika kalian akan mendapat hukuman ,tapi tetap bersikeras tidak mau mendengarkan peringatan kami,maka kali ini dengan kekuasaan yang dimiliki Oracle aku memerintahkan mu untuk ikut bersama denganku dan merima hukuman mu!" suara Yama bagaikan Sambaran petir untuk Kayla
" Hukuman apa yang akan aku terima? Apakah sammy akan baik-baik saja? Kenapa dia tidak bangun? " Kayla mulai panik dia kembali mengguncang tubuh kekasihnya.
" Vampir itu baik-baik saja sekarang, dia hanya tertidur,percuma saja kau membangunkannya dia ada dalam kendaliku saat ini,"jelas yama.
Setelah mendengar perkataan Yama, Kayla bisa sedikit bernafas lega, setidaknya kekasihnya baik-baik saja,Kayla berhenti mengguncangkan tubuh Sammy ,tapi tetap memegang erat tangannya, Seolah itu bisa membuat Kayla merasa kalau dia tidak sendirian menghadapi iblis dihadapannya ini.
"Hukuman apa?" Tanya kayla lagi ,kini buliran bening mulai jatuh membasahi pipinya.
"Kau tidak memiliki hak untuk bertanya,sekarang ikutlah denganku !" Ucap Yama tenang.
" Tidak ! Aku tidak akan pergi kemanapun sebelum kau mengatakan semuanya disini." Kayla bersikeras.
"Ini bukan permintaan ini adalah perintah ! Lebih baik jangan menyulitkan dirimu sendiri, apa kau lebih senang apabila aku membawa vampir itu saja ?" Tantang Yama,dia tidak suka ada yang menentangnya.
"Tidak," Kayla langsung menyanggahnya. "Apakah sammy akan baik-baik saja jika aku ikut denganmu?"Kayla masih berusaha untuk melindungi vampir tercintanya.
__ADS_1
" Kita lihat saja nanti !" Dengan ucapan itu Yama menggerakkan jari telunjuknya kearah Kayla, menggunakan kekuatannya untuk membawa gadis itu kehadapan para Oracle yang lain.
Kayla merasa tubuhnya seperti ditarik oleh tangan-tangan tidak terlihat,dia masih bertahan dengan sekuat tenaga untuk lepas dari jerat tangan-tangan tak kasat mata itu,namun kekuatan nya tidak sebanding dengan sang Oracle .
" Sayang ,mereka membawaku,bangunlah tolong aku! Kumohon tolong aku ! Aku takut." teriak Kayla yang semakin terseret menuju portal yang berkilauan, hingga tubuhnya tertelan oleh cahaya itu sepenuhnya.
Meninggalkan Sammy yang tidak tahu apa yang sudah menimpa sang kekasih .
Flashback off.
Kayla benar-benar merasa ketakutan, dia memandangi aula besar itu dengan bingung,saat sosok-sosok bertudung muncul di deretan kursi di balkon dihadapannya perasaan takut itu seperti mencekik dirinya.
"Si, siapa kalian?" Kayla bertanya dengan gugup.
"Kami adalah Masa lalu dan masa depan dunia iblis" seseorang dengan suara berat menjawab.
" Kami adalah Keadilan dan hukuman dalam dunia iblis" sambung suara wanita yang mendesis.
"Kami penolong juga penghancur ,Kami adalah peraturan mutlak yang harus diikuti semua mahkluk immortal, Kami adalah Oracle." kali ini suara merdu Vella yang terdengar.
Kayla mendengus , ditengah-tengah ketakutannya dia merasa kalau dia harusnya bertepuk tangan dengan pidato perkenalan singkat dari para Oracle ini.Mereka sangat terlatih.
" kami akan memberikan hukuman padamu dan kekasihmu karena dengan sengaja telah melanggar aturan yang kami tetapkan, kalian dengan entengnya mengikat diri kalian satu sama lain tanpa peduli dengan peringatan yang kami berikan, hukum kami adalah mutlak" ucap Yama mewakili semua Oracle.
Kayla tidak tahu harus bagaimana lagi,tapi dia tetap harus melindungi Sammy bagaimanapun caranya .
"Sebelum kalian menghukum ku tolong dengarkanlah apa yang ingin ku sampaikan kepada kalian ! Kumohon!" Kayla mengharapkan kemurahan hati para Oracle.
"Kau disini untuk menerima hukuman,bukan untuk tawar menawar" suara Vella terdengar kesal, karena Sammy pernah menolak permintaannya hanya demi gadis bodoh ini.
" Kumohon, dengarkanlah terlebih dahulu sebelum kalian menghukum ku! " Kayla berlutut, air matanya mulai turun dengan derasnya.
" Baiklah, kami akan mendengarkan mu ,tapi ini semua tidak akan membuatmu terbebas dari hukuman yang akan kau terima." ucap seorang pria yang duduk di kursi ujung,suara yang terdengar sangat bijaksana.
" Terimakasih. Aku hanya ingin mengatakan bahwa tidak peduli hukuman apa yang akan kalian berikan padaku aku akan menerimanya,karna ini semua adalah keputusan ku untuk memilih Sammy sebagai pasanganku ,aku juga yang memintanya untuk membuat ikatan abadi denganku, salahku juga yang tidak mendengarkan peringatan dari kalian,tapi itu semua aku lakukan karena aku sangat mencintai Sammy."Kayla berhenti sesaat untuk menarik nafas dalam-dalam,dan menyeka air mata yang terus menerus keluar tanpa bisa dia bendung.
"Sammy adalah segalanya bagiku, dia yang membesarkan dan merawat diriku sejak bayi, memberikan kasih sayang yang jauh lebih banyak dari apa yang sanggup ku minta, dia adalah satu-satunya rumah yang aku tahu selalu terbuka pintunya untukku pulang" Kayla harus menarik nafas nya lagi dan mengatur emosinya,karena setiap ucapannya membuat hatinya tersayat karena dia tidak rela jika harus berpisah dari sang kekasih.
" Jadi kumohon ampuni dia ,dan berikan semua hukuman kalian padaku, aku akan memberikan nyawaku untuk menebus segala kesalahanku,jadi kumohon pada kalian ampuni dia?" Kayla berlutut memohon.
__ADS_1
"Apa kau tahu jika Vampir yang kehilangan pasangan abadinya ,pasti akan memilih untuk mati?" tanya seorang Oracle dengan suara serak.
"Iya ,aku mengetahuinya,tapi dia juga sudah berjanji padaku bahwa dia akan hidup dengan baik apabila terjadi sesuatu padaku." Kayla tersenyum lesu mengingat janji yang diucapkan oleh Sammy dengan berat hati saat itu.
Vella yang pada dasarnya memang tidak menyukai Kayla bangkit dari kursinya dan menghampiri Kayla ,tatapannya sangat tajam ,menilai Kayla dari ujung kepala sampai ujung kaki.
" Dasar bocah naif, kau kira sudah hebat mengorbankan nyawamu untuk kekasihmu? kau tidak tahu penderitaan apa yang akan dirasakan oleh Vampir itu dengan memintanya membuat janji seperti itu disisa keabadiannya, dia yang hanya bisa memiliki satu kekasih harus menjalani keabadiannya dalam kepedihan dan kesepian ,apa kau tidak berpikir sampai kesana?" tanya Vella mencemooh kebodohan gadis dihadapannya yang kini jatuh bersimpuh menyedihkan.
"Aku yakin dia akan kuat menghadapinya.dan saat aku bereinkarnasi aku akan datang untuknya" Kayla berpegang pada seutas benang yang rapuh,tapi bukankah orang yang akan tenggelam akan meraih apa saja untuk menyelamatkan diri .
"Astaga.... Gadis ini bodoh sekali!" Vella tertawa.
Mendengar pengorbanan dan cintanya ditertawakan oleh Vella sang Oracle dihadapannya ,membuat Kayla bangkit marah,dia berdiri dihadapan Vella dengan sorot mata penuh tekad.
"Kau menertawakan ku ? Iblis seperti dirimu tidak akan mengerti cinta yang kami rasakan , karna pada dasarnya kau memang tidak memilikinya." Kayla tidak berpikir dengan baik karena tersulut emosi.
Dengan marah Vella mencengkeram dagu Kayla ,sorot matanya mengatakan bahwa dia sangat ingin membunuh gadis dihadapannya ini yang sudah berani menghina dirinya "Kau tidak tahu apa yang sudah ku lalui,jadi jangan katakan apapun yang aku tahu sementara kau tidak mengetahuinya" ucap Vella disela giginya yang dikatupkan karna menahan emosi, Vella melepaskan cengkraman tangannya di dagu Kayla.
" Aku yakin dengan kekuatan cinta kami" Kayla masih bersikukuh dengan keyakinannya.
"Ha...Ha...Ha... Baiklah ini permintaanmu ,maka aku akan mengabulkannya,kita akan lihat seberapa kuat cinta kalian."
Vella mulai mengangkat tangannya ke udara ,seketika lantai yang mereka pijak mulai bergetar hebat, lampu gantung terjatuh dengan suara keras, kristalnya berserakan ke segala arah, ruangan aula itu menjadi gelap ,cahaya kemerahan mulai mengelilingi tubuh Vella yang masih saja mengangkat kedua tangannya ke udara sementara mulutnya terus mengucapkan mantra dengan bahasa yang tidak dimengerti. para Oracle yang lain juga ikut berdiri, salah satu dari mereka mengingatkan Vella untuk mengendalikan emosinya . Tubuh cantik Vella mulai mengeluarkan kobaran api berwarna merah menyala ,rambutnya melambai-lambai karena kekuatan mantra yang diucapkannya.
Kayla sudah merasa ini adalah akhir dari hidupnya,sampai Vella menurunkan tangannya dan menunjuk padanya,seketika api yang ada di sekitar Vella beralih mengelilingi tubuh Kayla.
" Kau Mikhayla Angeline manusia setengah Werewolf, mulai saat ini kau akan kehilangan seluruh ingatan tentang kekasihmu,semua hal yang berkaitan dengan kisah kalian akan hilang dari memori mereka yang terlibat, tapi tidak dengan rasa cintamu ,cinta yang kau banggakan itu akan secara perlahan menyiksamu,kau akan mencintai dan merindukan seseorang yang bahkan tidak bisa kau ingat siapa dirinya, rasa rindu itu akan membuatmu merasakan kepedihan yang lebih pedih dari kematian. mantra ini tidak akan bisa dipatahkan oleh siapapun,kecuali dirimu sendiri. dengan seluruh kekuatanku ku perintahkan mantra ini akan kekal di sepanjang keabadian,terjadilah!" suara Vella terdengar menggema di seluruh aula , tubuhnya terangkat ke udara,matanya berwarna putih menyilaukan,sementara api ditubuhnya terus mengalir ke tubuh Kayla.
Kayla yang tubuhnya diselimuti oleh api sihir Vella,merasa seperti tercekik, Kayla merasakan sesak di dadanya, kepalanya terasa sangat berat dan telinganya mulai berdengung. semua ingatan dan kebahagiaannya perlahan mulai menghilang, satu persatu kenangan antara dirinya dan Sammy terhapus dari otaknya,Kayla menjerit kesakitan.
" Tidak.... Tidak.... Jangan hapus dia dariku ,bunuh saja aku!"pinta Kayla dengan air mata yang turun bagi air hujan.
'"Aku akan mengingatmu,aku janji aku akan berusaha mengingatmu,tunggulah aku,aku akan selalu pulang padamu ,aku mencintaimu...aku mencintaimu...aku mencintaimu....Sammy aku mencintaimu" Kayla terus meneriakkan cintanya kepada Sammy berharap kekasihnya itu bisa mendengarnya, sampai tubuhnya roboh dan kehilangan seluruh kesadarannya.
Suara petir menggelegar di seluruh dunia, mantra sang Oracle telah terjadi.
Bukan hanya Kayla yang kehilangan ingatannya,tapi seluruh memori tentang mereka benar-benar dihapuskan dari ingatan semua orang.
Bersambung.
__ADS_1