Papa Vampirku Kekasihku

Papa Vampirku Kekasihku
Raja Werewolf


__ADS_3

Alex, sang raja Werewolf yang biasanya selalu tenang bak air danau yang dalam, serta peribawanya yang dingin dan kejam bukanlah hal baru di dunia iblis terutama bagi bangsa Were, Alex selalu dianggap seperti dewa, seorang raja dengan garis darah murni, keturunan dari ras bangsawan kaum Werewolf.


Dia menjadi raja bukan hanya karena garis darahnya, melainkan ia harus bertarung dari bawah untuk menyingkirkan para pesaingnya, tidak ada jalur politik untuk bisa mencapai titik puncak didunia iblis, Alex harus berjuang dengan seluruh kemampuannya untuk membuktikan bahwa ia layak untuk menduduki tempat raja Were.


Alex selalu bisa mengontrol emosinya, itu merupakan hal yang sangat jarang bisa dilakukan oleh para Werewolf, Werewolf memang terkenal dengan tempramen mereka yang cenderung cepat marah, dan sisi binatang mereka akan mengambil alih tubuh para Were ketika itu.


Kini sisi binatang Alex juga mengancam akan memberontak, darahnya sudah semakin memanas, tatkala ia mendapati seorang Vampir berada di rumahnya, terlebih lagi kenyataan bahwa Kayla-nya yang membawa penghisap darah itu, membuat Alex sudah hampir melolong dan mengoyak tubuh vampir terkutuk itu dengan taring serigalanya.


Ia sudah dengan cepat kembali begitu mendapat telepon dari Kayla, Alex yang biasanya jarang menggunakan Underworld untuk berpindah tempat , memilih melewatinya agar dirinya bisa lebih cepat sampai disisi kekasihnya itu. Biasanya Alex lebih senang menggunakan kendaraan di dunia manusia, entah itu mobil ataupun pesawat, meskipun memakan waktu tapi Alex sangat menikmati kekayaannya di dunia manusia, Alex sangat senang dengan fasilitas kelas satu yang bisa ia pamerkan di dunia manusia, yang membuat Alex sangat jarang pergi ke Underworld, karena Were seperti Alex bisa mendapatkan apapun yang ia butuhkan di dunia manusia, Alex adalah definisi dari raja di dunia iblis ataupun dunia manusia, karena bisnisnya di dunia manusia sangatlah besar.


Harapan untuk segera memeluk tubuh kekasihnya sirna, kini hanya amarah yang menyelimuti wajah tampan Alex, dia menatap tajam Kayla dan Sammy secara bergantian, udara di ruangan itu semakin memanas seiring dengan emosi Alex yang semakin meningkat.


Sammy meraih lengan Kayla ketika gadis itu berusaha mendekati Alex yang terlihat akan meledak sebentar lagi.


"Tidak apa-apa," Kayla mengabaikan larangan Sammy dan dengan lembut melepaskan cengkraman tangan Sammy di lengannya.


Kayla berjalan mendekati sang raja Were yang murka, Kayla tahu di balik kemarahan Alex , ada rasa sakit yang teramat sangat dengan apa yang telah dilakukannya saat ini, " Lex?" Kayla berucap dengan lembut, ia tidak ingin menyulut amarah yang lebih besar dari lelaki yang sudah merawatnya selama lima belas tahun terakhir ini.


" Usir Vampir itu dengan mulutmu sendiri Kay, dan aku akan mencoba melupakan penghinaan ini pernah terjadi," tegas Alex.


"Lex, dengarkan aku dulu ! Aku minta maaf ..."


"Jangan katakan apapun ! Mikhayla aku memperingatkan mu, jangan membuatku lebih marah lagi ! Usir dia! " Alex memotong ucapan Kayla.

__ADS_1


Kayla menghela nafas panjang, ia benci dengan situasi semacam ini, para pria cenderung memerintah sesuka hati mereka, tanpa mendengarkan apa yang ingin dikatakan oleh orang lain. Dan demi apapun, kayla sangat benci ketika ucapannya diabaikan. Kayla menarik nafas panjang, sebelum meluapkan semua perasaannya,


" Aku ingin mengakhiri semuanya, semua diantara kita, aku tidak bisa lagi melanjutkan hubungan kita, dia adalah lelaki yang aku cintai, aku minta maaf karena sudah mempermainkan mu, tapi aku juga tidak bisa membohongi hatiku sendiri , yang aku cintai adalah dia, jadi aku minta maaf ," teriak Kayla dengan lantang, karena sepertinya menjelaskannya secara baik-baik dan pelan-pelan tidak dapat ia lakukan mengingat betapa keras kepalanya Alex.


Mendengar itu semua wajah Alex terlihat sangat terpukul, ia tidak menyangka jika Kayla pada akhirnya lebih memilih bersama dengan vampir itu dari pada dengan dirinya yang selama ini selalu menjadikannya sebagai prioritas utama baginya.


"Ha..ha..ha..." Alex mulai tertawa dengan sangat keras, sampai suara tawa itu memantul di seluruh ruangan. Membuat Kayla bergidik ngeri.


Kayla terkejut ketika tiba-tiba saja Alex sudah berdiri dihadapannya dan mencekik lehernya, membuat ia sulit untuk bernafas.


Sammy menahan dirinya sekuat tenaga untuk tidak ikut campur dalam hal ini, karena ia sudah berjanji pada Kayla, ia hanya bisa mengepalkan tangannya dengan kuat, amarahnya juga sudah mulai mendidih.


Kayla memegang tangan yang mencekiknya itu, tapi tidak berusaha melawan ia membiarkan Alex untuk meluapkan emosinya.


"Lex, sakit," rintih Kayla,tapi tetap tidak melawan.


Tangan itu akhirnya terlepas dari leher Kayla, ada bekas memerah yang tertinggal disana, membuat kayla terbatuk dan tersengal untuk kembali mengambil udara.


Alex memalingkan wajahnya dari Kayla yang masih mengelus dadanya, berusaha mendapatkan kembali oksigen untuk paru-parunya. Ada rasa tidak tega juga penyesalan di dalam mata indah sang raja Were.


"Tarik ucapan mu Kay! " Kali ini Alex tidak berteriak, ucapannya sangat lirih ,seperti bisikan. Ada keputusasaan dan permohonan disana.


Kayla segera kembali menghadapi Alex,dia ingin menyelesaikan semua ini sesegera mungkin, ia tidak ingin terjebak dalam situasi rumit ini lagi, semuanya harus jelas mulai sekarang.

__ADS_1


"Aku menyayangimu Lex, kau tahu itu, kau adalah satu-satunya orang paling ku percayai selama ini bahkan melebihi diriku sendiri, tapi aku tidak bisa memaksakan hatiku untuk mencintaimu. Dia adalah orang yang selama ini ada dalam mimpiku, dia adalah pria yang aku cintai. Jadi aku mohon, restuilah hubungan kami Lex?" pinta Kayla dengan tulus.


"Heh, restu?" Alex mencibir, "Untuk apa kau perlu restuku? selama ini kau tidak pernah menganggap ku ada bukan? Bodohnya aku, " rasa sakit terukir jelas dari setiap kata yang terucap dari bibir Alex .


"Kau tahu itu tidak benar, aku sungguh-sungguh menyayangimu Lex, bukan seperti yang kau inginkan, tapi aku benar-benar menyayangimu," dengan lembut Kayla berusaha meyakinkan Alex, agar semuanya tidak ada yang terluka, semuanya harus berakhir dengan baik-baik saja.


"Apa kurangnya aku untukmu? Apa semua yang telah kulakukan untukmu tidak lebih dari angin lalu untuk mu? Apa dia jauh lebih baik dari pada diriku ? Apa dia lebih berarti dari pada aku?" Alex bertanya dengan getir, tatapannya menolak untuk menatap Kayla yang masih berdiri di hadapannya.


"Lex ? Lihat aku ! Apa menurutmu aku berati bagimu? Apakah ada yang lebih berarti selain diriku di hatimu?" kini giliran Kayla yang bertanya.


Alex mencengkeram bahu Kayla dengan sangat kuat, menatap wajah wanita dihadapannya dengan penuh emosi yang berkecamuk, " Sialan kau Kay ! Kau tahu sendiri bagaimana berartinya dirimu bagiku ," jawab Alex


"Jika demikian , begitu pula dengan diriku, begitulah arti dirinya dalam hidupku," pungkas Kayla tenang.


Alex menjatuhkan tangannya dari bahu Kayla, dan mulai menatap Sammy tajam, mendorong Kayla kesamping dengan sedikit tenaga. Ia berjalan menghampiri Sammy yang masih tidak bergeming dari posisinya.


"Lex? Jangan seperti ini ! " Pinta Kayla.


Namun semua ucapan Kayla seperti angin yang berlalu begitu saja, Alex sama sekali tidak menggubrisnya, ia dengan senyum mencemoohnya tetap menghampiri Sammy,


"Vampir, ayo kita selesaikan ini selayaknya laki-laki, pemenang mendapatkan segalanya," Tantangan langsung dari sang raja Were.


Bersambung.🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2