Pembantu Ku Kekasih Ku

Pembantu Ku Kekasih Ku
siapa Rara


__ADS_3

mereka pun kini berada di ruang makan untuk mengisi perut mereka yang kosong karna sejak pagi tak sempat untuk makan, tak ada percakapan antara mereka. sampai makanan pun habis kania langsung mencuci piring bekas mereka makan sedangkan Arya kini berada di ruang santai sembari menonton tv yang sebenarnya tidak bisa di katakan menonton karna Arya tak menonton nya ia malah sibuk dengan laptop nya.


Kania pun menghampiri Arya dan duduk di sebelah nya


"loe lagi apa Ary" tanya Kania


" lagi ngerjain sesuatu aja" jawab Arya dengan tetap fokus ke arah laptop nya


" Ary boleh gue tanya sesuatu" tutur Kania agak ragu


"mau tanya apa" kini Aryza sudah menutup laptop nya dan fokus melihat ke arah Kania


" loe kenal Rara yang di foto loe itu sejak kapan" tanya Kania yang merasa penasaran


" gue kenal Rara sejak umur 5 tahun, dia anak pembantu rumah tangga gue dulu, " jawab Arya


" terus loe bilang dia ngilang gitu aja, emang loe nggak tau dia ke mana" tanya Kania lagi menatap ke arah Arya


"gue sama dia sekolah bareng sampe SMP kelas 3 cuma waktu lulusan nyokap nya tiba-tiba berenti kerja di rumah dan Rara pun nggak ada ngomong apa- apa ke gue dia bakal ke mana .karna gue nggak tahu waktu dia pergi dan nyokap dia berenti kerja karna gue tahu dari mama" jawab Arya yang sudah nampak raut wajah sedih


" dan setelah itu loe kenal Tania" tanya Kania pada Arya


" iya, setelah gue masuk SMA gue kenal Tania karna dia yang selalu ngejar- ngejar gue dulu di sekolah, awal nya gue nggak suka sama dia malah gue benci karna dia ngikutin gue terus dan gue nggak bisa ngilangin Rara di hati gue jadi gue nggak mau ada cewek lain yang dekat-dekat gue. tapi lambat laun gue pun akhirnya suka sama Tania tetapi itu sama sekali nggak bisa ngerubah hati gue buat Rara" jawab Arya panjang lebar dengan air mata sudah menitik di pipi nya


Kania yang melihat itu pun tak tega untuk melanjutkan lagi pertanyaannya. Kania pun menarik Arya dan menyandarkan kepala nya di pundak Kania. Kania mengelus rambut Arya untuk menguatkannya


" maafin gue ya Ary, gue nggak maksud untuk bikin loe sedih" tutur Kania merasa bersalah


"nggak apa-apa, gue malah makasih sama loe karna loe udah mau dengerin cerita gue" jawab Arya yang masih menyandar di bahu Kania

__ADS_1


" kenapa gue merasa nyaman banget berada di dekat Kania, gue merasa seperti sosok Rara ada di dia biasanya kalo gue sedih Rara akan bersikap gini ke gue. kenapa kania dan Rara memiliki ke samaan yang sama, sama- sama bikin gue nyaman dan sifat nya yang lembut sama persis dengan Rara" tutur Arya dalam hati sembari memejamkan matanya merasakan ketenangan


Arya pun bangun dari sandaran bahu Kania dan menatapnya.


" makasih loe selalu sabar selama ini sama sikap gue yang cuek ke elo" tutur Arya tulus


" nggak apa-apa kali Ary santai aja, lagian gue juga berterimakasih banget sama keluarga loe yang udah mau nampung gue, secara gue udah nggak punya siapa- siapa setelah ortu gue meninggal" tutur Kania dengan senyuman manis nya menatap Arya


"iya tapi selama ini gue bersikap kasar sama loe, gue nggak pernah anggap lo bagian keluarga gue malah gue bilang ke orang-orang loe cuma pembantu gue" ucap Arya dengan wajah menyesal


" udah lah itu nggak usah di bahas, sekarang apa kita bakal di sini terus" tanya Kania mebgalihkan pembicaraan


" ya udah kita pulang aja sekarang, udah sore juga" tutur Arya.


akhirnya mereka pun keluar dari apartemen dan berjalan masuk ke dalam lift dan menuju loby. setelah sampai loby pintu lift pun terbuka mereka pun keluar dari lift dan berjalan keluar menuju parkiran.


sesampainya di parkiran mereka pun masuk ke dalam mobil. Arya melajukan mobilnya keluar dari area apartemen untuk pulang ke rumah.


" pak jo" panggil Arya


" iya den" jawab pak jo dan menghampiri tuan mudanya itu


" tolong bawa mobil ke garasi, ini kuncinya"Arya pun memberikan kunci mobilnya ke pada pak jo


" baik den" jawab pak jo


Arya pun masuk ke dalam dan menuju kamarnya, sesampainya di kamar Arya pun langsung membersihkan tubuhnya, 15 nenit Arya sudah selesai mandi dan sudah berganti pakaian hanya menggunakan kaos rumahan dan celana kolor saja


ting

__ADS_1


saat Arya hendak merebahkan tubuh nya di kasur tiba-tiba ponsel nya berbunyi tanda pesan masuk Arya pun mengambil hp miliknya yang berada di nakas lalu melihat siapa yang mengirim pesan padanya


@*RM: maaf tuan saya mengganggu waktu malam anda" tutur orang itu


@Arya: apakah sudah ada info" tanya Arya to the point


@RM: sudah tuan mereka bertiga bernama Fara Rasyid putri dari tuan Rasyid Ashad pengusaha tambang batu bara di pulau B, dan dua sahabatnya sasa dan sisi" jelas orang itu


@Arya: apa motif dari mereka" tanya Arya


@RM: maaf tuan info yang saya dapat mereka melakukan itu di karenakan tak ingin jika nona Kania dekat dengan tuan, motif yang biasa di lakukan anak-anak remaja ketika sedang jatuh cinta tuan" tutur orang suruhan Arya


@Arya: baik lah terimakasih infonya" tutur Arya dan menyudahi percakapan itu*


Arya berfikir sejenak tentang apa yang menimpa Kania kini di karenakan dekat dengannya, Arya tahu betul memang dia menjadi primadona di sekolah hingga banyak yang mengidolakannya tetapi baru kali ini ada yang berani nekat hingga menyakiti orang lain.


Arya yakin pasti nanti akan lebih parah lagi jika ia tak menindaki masalah ini yang pasti akan membuat Kania merasa takut dan tak ingin dekat- dekat dengannya


" baik lah biar aku besok berbicara langsung saja pada Fara agar tak menyakiti Kania lagi" gumam Arya pada diri sendiri


kini sudah pukul 8 malam dan waktunya makan malam Arya pun keluar dari kamar nya saat melewati kamar Kania ia pun memutuskan untuk mengaj kania sekalian tapi saat pintu ia buka Arya masuk ke dalam kamar Kania mendapati Kania sudah tertidur lelap.


" mungkin dia ke lelahan, kalau begitu biar nanti ku suruh bibi bawakan makan malam kania ke kamar saja" tutur Arya dan berjalan ke arah pintu dan keluar dari kamar Kania, ia pun turun dan menuju meja makan untuk mengisi perut laparnya


Arya pun duduk di kursi dan mulai menyendok makanan ke atas piring nya dan ia pun makan sendirian malam inj, setelah selesai sarapan Arya pun berbicara pada bi Ina


" bi nanti tolong anatarkan makanan ke kamar Kania karna sekarang kania masih tidur" tutur Arya


" baik den" jawab bi Ina

__ADS_1


Arya pun lantas pergi dari ruang makan dan nenuju kamarnya.


__ADS_2