
pukul 9 malam mereka pun sampai di rumah utama, Kania turun dari mobil lalu masuk ke dalam sedangkan Arya memasukan mobilnya ke dalam garasi mobil.
Kania membuka pintu rumah dan langsung masuk ke dalam ketika hendak menuju lift ibu Ratna memanggil
" sudah pulang sayang" tanya ibu Ratna yang berjalan ke arahnya yang sepertinya sehabis dari dapur
" iya ma...mama belum tidur" tanya Kania
" belum mama tadi habis bikin kue di dapur" jawab ibu Ratna" oh iya...Arya mana ko kamu sendiri" tanya ibu Ratna
" Arya masih masukin mobil ke garasi ma" jawab Kania
" ya sudah kamu pasti capek ya, sana istirahat biar besok segar badannya" ibu Ratna membelai rambut Kania
"iya ma, kalau begitu Kania ke atas dulu ya ma" pamit Kania dan di angguki ibu Ratna
Kania pun masuk ke dalam lift dan menuju kamarnya, ibu Ratna pun menuju ruang keluarga untuk mematikan tv dan mematikan lampu, terlihat Arya baru memasuki rumah dan melihat ibu Ratna yang berjalan hendak ke kamarnya
" mama belum tidur" tanya Arya dan menghampiri
" eh...Arya kamu ini ngagetin mama aja....belum tadi mama habis bikin kue ini baru mau ke kamar" jawab ibu Ratna yang terlihat terkejut
"maaf ma habis nggak biasanya mama jam segini belum tidur, ya udah selamat itirahat ma" Arya mengecup kening ibu Ratna
" iya kamu juga istirahat ya, jaga kesehatan karna kamu akan sangat sibuk mempersiapkan semuanya, apalagi untuk soal kebutuhan kalian kamu nggak mau minta anak buah papa karna kamu ingin yang langsung memilih dan mempersiapkan keperluan kalian sendiri, kamu hanya menyerahkan keperluan yang lain nya saja"
"iya karna aku ingin yang terbaik untuk Kania, jadi untuk fiting baju, dan cari cincin itu aku pengen kami berdua saja ma yang menyiapkan" jawab Arya
"ya sudah sana istirahat, kania juga sudah ke kamarnya tadi kelihatan lelah sekali" tutur ibu Ratna lalu meninggslkan Arya dan masuk kamarnya
__ADS_1
Arya pun langsung menuju kamar nya setelah membersihkan tubuhnya Arya pun berinsiatif ke kamar Kania.beberapa Kali Arya mengetuk pintu namun tak ada sahutan atau pun membukakan pintu
" apa Kania sudah tidur" fikir Arya lantas Arya pun membuka handel pintu yang ternyata tak di kunci, Arya pun masuk ke kamar dan lampu kamar masih dalam ke adaan menyala terlihat Kania yang tertidur dengan menggunakan baju tidur di atas lutut
Arya menghampiri dan menatap intens wajah teduh Kania lalu Arya menarik selimut untuk menyelimuti tubuh Kania
"selamat tidur sayang, mimpi indah" Arya mengecup kening Kania lalu ia pun perlahan naik ke atas tempat tidur dan membaringkan tubuhnya di samping Kania sembari memeluk tubuh mungilnya.
Arya mengamati setiap inci wajah manis Kania dulu ia sempat benar-benar akan melupakan Kania karna sudah putus asa tak tahu kemana pergi nya Kania dan tinggal di mana hingga pada akhirnya ia bertemu dengan Tania dan akan tetap setia menunggu Tania datang meskipun ia di hianati . namun ternyata takdir berkata lain Kania kembali hadir di dalam ke hidupannya yang selama ini sudah berusaha Arya lupakan.
kini Arya sungguh sangat bahagia bisa kembali dekat dengan Kania bahkan sebentar lagi mereka akan hidup bersama menjadi pasangan suami istri.
☆☆☆☆☆☆☆
grup whatsaap berdenting beberapa kali, semua sahabat Arya dan Kania mulai heboh dengan info yang di berikan Kania tadi di grup
"11:35/ @ Kania: halo...teman-teman semua gue mau kasih info penting sama loe pada minggu depan gue mau di lamar sama Arya, dan tepat nya acara pertunangan sekaligus lamaran gue....gue harap kalian semua pada datang yak!!"
"20;47/@ Baim: buset...beneran ni Ary, Nia kalian mau lamaran...padahal yang jadian duluan gue sama Rere kenapa jadi kalian duluan yang lamaran" begitu pula dengan Baim dia pun terkejut
"20:55/@Rere: lagian kamu juga sih kelamaan...tapi btw selamat ya Kania akhirnya kalian bisa ke jenjang yang lebih serius" Rere ikut bahagia
Arya yang belum tidur pun melihat hp milik Kania menyala lalu ia mengambil dan membaca satu persatu pesan chat yang di kirim para sahabatnya itu,Arya hanya tersenyum melihat sahabat-sahabatnya sekaget itu lalu Arya pun membalas
"@Yoga/@Baim/@Rere: iya minggu depan gue mau tunangan sekaligus lamaran sama Kania, loe semua pada datang yak...awas aja kagak datang tar kalo acara loe pada gue juga gak bakal datang" tutur Arya sedikit mengancam
"@Yoga: tega amat..gue usahain deh besok gue balik demi loe" yoga membalas
"@All: ok "
__ADS_1
setelah selesai membalas chat sahabatnya Arya pun meletakan hp Kania dan ia pun memeluk kembali Kania dan mulai memejamkan mata nya.
Arya merasa nyaman berada di samping Kania begitu pun Kania seolah tubuh nya merespon setiap sentuhan Arya, Kania menenggelamkan wajah nya pada dada bidang Arya dan menjadikan tangan Arya sebagai bantal.
begitu pun Arya sangat nyaman berada di samping Kania, ia sangat menyukai aroma tubuh Kania Arya menghirup sedalam-dalamnya Aroma rambut Kania yang sangat harum menurut nya.
Arya pun memejamkan matanya sembari memeluk Kania dan mulai terlelap dalam tidurnya sungguh sangat nyaman bagi Arya berada di sisi Kania
tanpa di sadari Arya sejak tadi ibu Ratna berdiri di depan pintu kamar Kania karna ia merasa kasihan melihat Kania yang ke lelahan tadi nya ia hendak memberikan minyak gosok untuk meringankan pegal-pegal di kaki nya jika merasa pegal namun saat hendak masuk ibu Ratna melihat pintu yang agak terbuka sedikit lalu ia menengok ke dalam dan dengan terkejut melihat Arya berada di kamar Kania dan tidur di sana. ibu Ratna tersenyum melihat pemandangan itu anak nya sudah sangat dewasa ia akan melibdungi dan menyayangi pasangannya.
ibu Ratna sungguh sangat terharu akhirnya putra satu-satu nya itu mendapatkan tambatan hati yang tepat dan bisa membuat Arya melupakan akan trauma nya dahulu.
"mama sangat bahagia Ary akhirnya kamu bisa mendapatkan pasangan yang baik seperti Kania mama harap kamu bisa menjaga Kania dengan baik Ary dan mama harap juga Kania dan kamu bahagia selama nya" gumam ibu Ratna
"mama sedang apa" tanya Tuan Adijaya yang tiba-tiba datang
"sutt ih papa ngagetin mama aja, ini tadi mama mau ngantar minyak gosok buat Kania tapi nggak jadi" jawab ibu Ratna
"kenapa nggak jadi" tanya tuan Adijaya heran
"papa lihat saja sendiri" tutur ibu Ratna dan tuan Adijaya pun melihat ke dalam kamar membuat nya terkejut
"ma...kenapa mama biarin Arya di kamar Kania kalau sampai Arya ngapa-ngapain Kania gimana" tuan Adijaya tampak terkejut dan hendak masuk ke dalam
"ish.. papa mau ke mana" ibu Ratna langsung menarik tuan Adijaya dan menutup pintu kamar Kania lalu mengajak tuan adijaya keluar agar tak mengganggu tidur mereka
"mama apa-apaan sih, harus nya kita cegah mereka...mereka itu belum sah ma" tuan Adijaya tampaj emosi
"biarkan lah pa, mama yakin Arya tidak seperti itu toh sebentar lagi juga mereka akan menikah lagi pula mereka tak sering seperti itu, sudah lah pa jangan di perbesar masalah nya percaya sama Arya" tutur ibi Ratna menenangkan
__ADS_1
"tapi ma...."
"sudah ayok kita tidur saja" ajak ibu Ratna dan akhirnya tuan adijaya pun pasrah saja