
hari sudah berganti malam kini Kania berada di taman belakang sedang termenung sendirian. Arya yang belum tidur pun hendak menuju taman belakang untuk merefres fikiran nya karna hri ini ia sangat pusing karna banyak pekerjaan yang numpuk hari ini. namun langkah nya terhenti karna melihat Kania yang sedang duduk sendirian di taman belakang samar- samar terdengar suara isakan tangis Arya pun sedikit mendekat untuk memastikan.
"ibu...bapak Kania kangen, hik hik hik kenapa kalian tinggalin Kania sendiri" tutur Kania yang tak kenyadari keberadaan Arya di belakang nya
"Kania sekarang tinggal di ruamah tuan Adijaya pak, Kania seneng karna nyonya Ratna, tuan Adi dan Kak Berlian sayang sama Kania tapi Kania juga nggak enak bu pak karna Kania merasa tidak pantas di sini" tutur nya lagi mencurahkan isi hatinya
" hik hik hik, sakit bnget hati ini ya Allah Kania sudah enggak punya siapa- siapa untuk mengadu rasanya hampa hidup ini" tutur Kania lalu ia menekuk lutut nya di atas kursi yang ia duduki Kania pun membenamkan wajah nya pada lutut dengan masih terisak.
" kasian juga ni cewek kalo lagi kaya gini,di balik keceriaannya ternyat dia serapuh ini, apa sikap gue selama ini udah nyakitin hati dia" tutur Arya dalam hati
Arya pun menghampiri Kania dan duduk di samping nya, Kania yang menyadari seseorang duduk di samping nya lantas ia pun mendongakkan wajah nya
"Arya" panggil Kania lirih lalu Kania cepat-cepat menghapus air matanya
"loe kenapa nangis di sini sendirian" tanya Arya
"nggak kok gue nggak nangis" elak Kania
"loe nggak usah bohong, itu mata loe bengkak gitu" tutur Arya yang menatap wajah Kania
"nggak kok gue tadi cuma kelilipan debu aja jadi bengkak" Kania masih berusaha mengelak
"gue udah denger semua nya kali loe nggak usah bohong sama gue" tutur Arya
"emm..ituu" Kania terbata-bata karna bingung harus jawab apa ia menggigit bibir bawahnya
"gue tahu emang gue nggak pernah baik sama loe, tapi bukan berarti gue nggak punya hati" ucap Arya yang menatap lurus ke depan
"Arya gue...." ucapan Kania menggantung
"loe kalo butuh teman curhat gue siap dengerin curhatan loe" ucap Arya lalu menatap ke arah Kania dengan tersenyum
yang mana membuat Kania kembali meneteskan air matanya. Arya pun yang melihat itu menghapus air mata Kania dan langsung menarik tubuh Kania ke dalam pelukannya.
"loe kalo butuh bahu gue untuk bersandar gue siap, loe kalo butuh dada gue untuk menangis gue juga nggak apa- apa, loe kalo butuh teman curhat gue siap dengar keluh kesah loe" tutur Arya sembari mengusap punggung Kania dan mengelus rambut nya
__ADS_1
tanpa di sadari mereka berdua ternyata di dari balik pintu kaca yang mengarah ke taman belakang ada yang memperhatikan mereka,
"Berlian kamu sedang apa" panggil ibu Ratna
"ih mama ngagetin aja" tutur berlian yang merasa kaget
"habisnya kamu berdiri sendirian di sini ngapain sih serius banget" tanya ibu Ratna yang merasa heran
"tuh" Berlian menunjuk ke depan dengan wajah nya memberitahukan apa yang ia lihat
"itu Arya sama Kania ngapain mereka di situ" tanya ibu Ratna
"mama coba perhatikan deh ada yang beda dari mereka berdua" ucap berlian pada ibu Ratna
"yang beda, apanya Lian" tanya ibu Ratna
"coba deh mama lihat dengan detail" ucap berlian
tampak terlihat Arya yang memeluk tubuh Kania dan setelah itu mereka melepas pelukan Arya pun menghapus air mata kania, dan akhirnya pun ibu Ratna faham apa yang di maksud Berlian
" nah itu dia, tapi bagus lah kalo mereka akur begitu Berlian malah berharap Kania bisa gantiin Tania di hati Arya" tutur Berlian berharap
" ya mudahan saja begitu mama juga sudah terlanjur sayang sama Kania, dia anak nya baik, lembut dan sopan juga bahkan dengan sabar nya membangun kan Arya setiap pagi melayani dan mempersiapkan keperluan Arya setiap pagi," jawab ibu Ratna dengan penuh harapan juga
karna gara-gara Tania membuat Arya sakit hati dan membuat Arya tak ingin berhubungan dengan wanita mana pun, bahkan dulu Arya sempat mengalami trauma hingga membuat nya harus berobat dan menjalani hidup dengan obat-obatan dan dokter agar Arya bisa mengendalikan emosi nya.
kini seiring berjalannya waktu karna sudah 2 tahun Tania meninggalkan Arya sedikit demi sedikit Arya mulai bisa lepas dari ketergantungan obat.
☆☆☆☆☆☆▪
ibu Ratna dan Berlian sudah pergi dari sana dan menuju kamar masing- masing sementara Arya dan Kania masih betah duduk berdua di taman belakang
"udah jangan nangis lagi, nanti makin jelek" Arya menghapus air mata Kania
" makasih loe udah mau dengerin curhatan gue" ucap Kania berterimakasih
__ADS_1
"santai aja, udah malam yuk kita masuk ke dalam gak baik angin malam buat kesehatan" tutur Arya berdiri dan mengulurkan tangannya ke arah Kania
Kania pun menerima uluran tangan Arya dan mereka pun masuk ke dalam rumah dengan bergandengan tangan.
Kania dan Arya sudah berada di kamar nya masing- masing. Kania tidak langsung memejamkan matanya ia mengingat bagai mana Arya memperlakukannya tadi tak berapa lama sampai pada akhirnya kantuk pun menyerang Kania memejamkan matanya dan terlelap dalam tidur nya
sementara Arya di dalam kamarnya ia masih belum tertidur padahal jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, Arya masih memikirkan Kania apa yang menimpa dia hari ini mulai dari luka lebam di wajah kania tadi di sekolah ,dan sisi rapuh Kania malam ini
" gue bakal selalu ada buat loe mulai saat ini, esok dan selamanya Kania, gue nggak akan biarin loe menangis lagi dan gue janji gie akan selalu lindungin elo termasuk gue mencari orang yang udah kasar sama loe" tutur Arya bergumam sendiri.
lantas Arya pun mengambil ponsel nya dan mengirimkan chat pada seseorang.
"@*Arya: saya ada tugas untuk kamu, cari tahu siapa yang sudah menyakiti Kania fotonya nanti saya kirim" Arya mengirim chat pada seseorang
"@RM: baik tuan" balas orang itu*
Arya pun mencari foto Kania yang pernah ia ambil dulu secara diam- diam saat Kania mengerjakan soalnya dan pertama kalinya Arya tidur di kamar Kania
"@Arya:
(foto ini hanya ilustrasi nya aja ya buat visual nya nanti ada)
*ini foto Kania kamu cari tahu di setiap sudut sekolah siapa yang sudah nyakitin Kania" Arya mengirim foto Kania pada orang suruhannya*
"@RM: baik tuan" balas orang tersebut
••••••••••♧♧♧♧♧•••••••••
**Hallo reder semua semoga kalian suka ya sama ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya denga klik tombol like, vote dan komentar kalian ya
karna like kalian adalah penyemangat Author.
jika ada kesalahan kalian bisa komentar ya di kolom komentar keritikan dan komentar kalian akan membuat Author belajar untuk yang lebih baik lagi dan memperbaiki setiap ke salahan- kesalahan dalam kata
__ADS_1
terimakasih sudah mampir😊**