Pembantu Ku Kekasih Ku

Pembantu Ku Kekasih Ku
ketakutan ibu Ratna


__ADS_3

Tania dan Arnold masih berada di hotel setelah pertempuran mereka semalam. Tania mengerjap-ngerjapkan matanya setelah ada sedikit cahaya matahari masuk ke dalam kamar nya ia melihat ke samping kiri nya nampak Arnold tengah duduk bersandar sembari menghisap rokok.


" sudah bangun Tan..." tanya Arnold yang melihat Tania sudah membuka matanya


" ya..jam berapa sekarang" tanya Tania


" jam 8...kenapa? kamu ada acara" tanya Arnold karna tak biasa nya Tania menanyakan jam jika bersama dirinya


" nggak sih, aku cuma ada misi buat taklukin mantan pacar ku lagi" jawab Tania sembari memantik api ke rokok miliknya lalu Tania menghisap rokok nya dalam dan mwnghembuskan asap rokok ke udara


" mantan pacar mu yang mana?" tanya Arnold karna yang ia tahu manatan Tania itu Ronald


"anak dari tuan Adijaya, pengusaha sukses di kota ini bahkan terkaya di kota ini" jawab Tania sembari menghisap rokok nya kembali


"lalu apa yang akan kamu lakukan, dan semalam kamu berada di rumah siapa" tanya Arnold


"aku mau Arya jatuh ke pelukan ku lagi, dan setelah itu ku keruk semua hartanya. semalam aku dari rumah dia dan aku di usir gitu aja sama dia dan mamanya" tutur Tania dengan kesal


" apa kah Arya itu mau kembali sama kamu...kamu bilang semalam dia mengusir mu" tanya Arnold


" aku yakin dia akan kembali sama aku, tapi aku butuh bantuan kamu untuk menjebak Arya aku akan bikin dia puas dengan permainan ku di hotel setelah itu aku akan membiarkan benih Arya bersemayam di rahim ku dan minta pertanggung jawaban dia untuk menikahi ku" tutur Tania tersenyum miring


" lalu aku bagai mana, aku kan juga perlu tubuh mu" tutut Arnold yang memang dia menyukai Tania selain cantik Tania adalah wanita hiper **** dan bisa memuaskan dirinya dengan bermacam gaya itu yang membuat Arnold menyukainya dan Tania adalah tipe perempuan idamannya yang hiper ****

__ADS_1


"kamu tetap punya aku Arn, nanti setelah aku keruk habis hartanya aku juga akan bagi dua sama kamu, siapa suruh dia bikin aku sakit hati. aku nggak mungkin juga tinggalin kamu karna permainan kamu sungguh membuat ku ketagihan" ucap Tania dengan genit tangannya sudah mulai bergrilya mencari benda kesukaan nya yang selalu ia main kan


"Tan..kamu membuat ku tegang" suara Arnold mulai berat ia pun langsung menangkup wajah Tania dan ******* bibir nya semakin dalam Tania tak tinggal diam ia semakin gencar memainkan benda kesukaannya


dan pagi itu mereka habiskan untuk pergumulan kembali.


♤♤♤♤♤♤♤


di kamar Arya mengulet kan badannya merasa ada yg menindih perutnya Arya pun membuka matanya dan melihat tangan seseorang melingkar di atas perutnya, Arya lalu melih ke samping nya dan nampak Kania tengah tertidur pulas di samping nya.


Arya pun tersenyum melihat Kania yang tertidur di sampingnya dengan badan yang sudah hampir tak bersandar di sandaran tempat tidur. Arya pun bangun dan membetulkan tidur Kania ia menidurkan Kania di bantal samping nya.


"makasih sayang kamu udah mau temenin aku dan udah khawatir sama aku" Arya pun mengecup kening tania dan mengecup bibir Kania sekilas karna tak ingin mengganggu tidur Kania.


karna jam masih pukul 3:45 Arya pun tidur lagi di samping Kania dan memeluk tubuh Kania dengan senyum yang mengembang di bibirnya ia sungguh sangat bahagia memiliki kekasih seperti Kania dan berharap secepat nya bisa menikahi Kania.


☆☆☆☆☆


ibu Ratna kini sudah berada di dapur untuk memasak dan menyiapkan makanan karna mereka masih akan seminggu lagi baru kembali ke Australia. setelah makanan siap ibu Ratna pun menuju kamar untuk mandi dan saat masuk kamar tuan Adijaya baru saja keluar kamar mandi jadi ibu Ratna menyiapkan pakaian sang suami terlebih dahulu setelah itu ia langsung ke kamar mandi untuk mandi dan membersihkan badannya dari peluh.


setelah selesai mandi dan mengganti pakaiannya ibu Ratna membantu tuan Adijaya untuk memesang dasi


"pa..mama kawatir sama Arya " tutur ibu Ratna setelah memakai kan dasi dan beralih memakaikan jas suaminya

__ADS_1


" kawatir kenapa? bukan kah Arya baik-baik saja" tanya tuan Adijaya merasa heran


" semalam trauma Arya kambuh" jawab ibu Ratna


"mengapa bisa kambuh, bukan kah selama ini sudah tidak kambuh" tanya tuan Adijaya heran


" semalam Tania datang ke sini, dan itu membuat Arya kumat lagi untung semalam Kania langsung membawa Arya ke kamar dan kasih obat penenang nya Arya. " jawab ibu Ratna dengan kesal karna teringat semalam


" mengapa Tania bisa sampai ke rumah ini lagi bukan kah anak itu sudah pergi ke luar negri " tutur tuan Adijaya


" lagi pula ngapain lagi anak itu ke mari" sambung nya


" itulah mama juga semalam kesel sama Tania sudah di bilangin Arya nggak ada di rumah dia ngotot nungguin Arya sampe Arya pulang, akhirnya mama pasrah saja karna nggak mungkin mama ngusir dengan kasar" jawab ibu Ratna


" mama takut dia datang lagi dan makin membuat trauma Arya semakin parah pa" sambung ibu Ratna dengan wajah sedih


"mama tenang ya, papa akan meminta orang suruhan papa untuk memantau memantau Arya dan Kania dari jauh." jawab tuan Adijaya menenangkan istrinya dan memeluknya.


"ya sudah kita turun yuk, terus makan papa pagi ini ada meting sama klien" ucap tuan Adijaya lalu di jawab anggukan ibu Ratna


mereka pun makan berdua saja tanpa kania dan Arya karna sejak tadi bi Ina sudah mengetuk pintu kamar Arya tetapi sang pemilik tak kunjung bangun begitu pun kamar Kania tetapi karna kamar Kania yang kosong otomatis tak ada yang menyahut. hingga bi Ina pun memutuskan untuk turun dan memberitahukan pada nyonya besar nya


ibu Ratna pun tak mempermasalahkannya mungkin mereka ke lelahan karna kemarin sehabis jalan- jalan dan semalam ada insiden yang tak enak hingga membuat mereka sangat lelah..

__ADS_1


setelah sarapqn Tuan Adijaya pun berpamitan kepada istrinya untuk berangkat ke kantor. setelah mobil suami nya tak terlihat ibu Ratna pun masuk kembali ke dalam rumah nya.


ibu Ratna pun ke taman belakang untuk sekedar duduk santai dan memberi makan ikan Koi peliharaannya.


__ADS_2