
pagi hari nya di kediaman keluarga wiguna Kania tengah terburu- buru memakai seragam sekolah nya dan bersiap-siap karna ia bangun ke siangan kali ini
" duh kenapa bisa bangun ke siangan sih..." gerutu kania ia pun langsung menyambar tas sekolah nya dan keluar dari kamar. saat hendak keluar menuju lift ia pun menepuk jidat nya.
" POKKK....ampun dah lupa kan bangunin Arya. kalo gue tinggal tar gue naik apa coba naik angkutan umum pasti bakal lebih telat lagi" gerutu Kania srmbari berjalan ke arah kamar Arya.
Kania pun langaung saja masuk ke dalam kamar Arya seperti biasa nya namun kali ini tak sesantai biasa nya Kania terlihat terburu-buru ia masih melihat Arya tertidur di ranjang nya.
"duh si Arya malah masih enak- enakan tidur" Kania pun menghampiri Arya
" Arya bangun udah siang, kita bakalan telat inj" Kania mengguncang- guncang tubuh Arya tetapi sang empu belum juga bangun.
" ampun dah ini bocah, ARYAAAAAAA BANGUUUUNNNN" kania pun berteriak pas di telinga Arya hingga membuat Arya kaget dan terbangun
" akhirnya bangun juga" senyum senang kania
" lo apa- apaan sih teriak- teriak di telinga gue" omel Arya
" lagian loe di bangunin susah, udah telat ini buruan sana mandi" Kania mengambilkan handuk untuk Arya dan mendorong Arya ke kamar mandi agar segera mandi membersihkan badannya
" loe ngapain sih dorong- dorong" kesal Arya
" biar cepet" Kania pun membuka pintu kamar mandi dan mendorong tubuh Arya masuk ke kamar mandi
" udah buruan sana mandi" kania langsung menutup pintu kamar mandi
Arya yang berada di dalam kamar mandi pun langsung membuka keran shower dan membasahi tubuh nya dengan air dingin yang keluar dari shower.
sedangkan Kania ia langsung mengarah ke lemari pakaian untuk menyiapkan seragam sekolah yang akan di kenakan Arya.
" huh dasar si Arya bikin tambah telat aja, ini udah jam 6:35 coba dan dia baru mandi" Kania bergumam sendiri sembari duduk di atas ranjang milik Arya yang baru saja ia bereskan
tak berapa lama Arya pun keluar dari kamar mandi dan langsung menuju ruang ganti karna baju yang di siapkan Kania sudah berada di ruang ganti. Arya pun langsung memakai baju nya setelah itu dia keluar dari ruang ganti.
__ADS_1
"loe belum turun" tanya Arya yang tiba-tiba membuat kania kaget
" ih...loe mah ngagetin aja gue pikir masih lama loe di kamar mandi, gue nunggu loe aja udah telat banget ini kita" tutur Kania pada Arya
" iya gue mau sisiran dulu lah, masa rambut kaya gini tar fans gue pada lari" ucap Arya dengan pedenya
"kepedean banget loe, sini sisir nya loe duduk di situ" Kania berjalan ke arah Arya dan mengambil sisir yang berada di tangan Arya
"mau ngapain loe" tanya Arya bingung
" udah diem aja loe, duduk cepet" ucap Kania. Arya yang cengo pun hanya menurut dan duduk di kursi. sedangkan Kania langsung menyisir rambut Arya
"perlakuan ini.....kenapa sama persis dengan Rara, di saat kita madih sama-sama dulu, Kania loe ini siapa sebenarnya kenapa gue selama kenal loe selalu merasa nyaman meski pun dulu gue selalu kasar sama loe, tapi perasaan gue nggak bisa buat benci sama loe, ada apa sebenarnya ini" gumam Arya dalam hati
"udah selesai, ayok berangkat" ucapan Kania yang berhasil membuat Arya tersadar dari lamunan nya
"iya udah, makasih" Arya menengok ke arah kania Arya menatap wajah Kania dengan intens melihat bibir mungil nan manis itu mengingatkan ia pada Rere
"Arya....ayok ko malah bengong begitu" kania mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Arya.
mereka pun keluar dari kamar Arya secara bersamaan dan masuk ke dalam lift, di dalam lift Arya terus memandang wajah kania tanpa berniat memlingkannya.
sementara yang di lihati sejak tadi jantung nya sudah merasa dag dig dug hanya saja Kania berusaha biasa saja agar Arya tak mengetahui ke gugupannya saat ini.
" Arya..loe kenapa liatin gue begitu sih, jantung gue berasa lompat-lompat ini jadinya, kenapa gue selama ini nggak pernah merasakan seperti ini setiap deket sama cowok, kenapa sama Arya beda gue merasa nyaman di dekat dia......Akh kania loe mikir apa sih mungkin loe begini karna loe grogi aja berdua di lift sama cowok ganteng" Kania menepis pemikiran- pemikiran itu
dan sampai lah di lantai satu lift pun terbuka mereka pun langsung keluar dari lift.
"non Kania, den Arya tidak sarapan dulu" tanya Bi nani yang melihat Arya dan Kania tak menuju meja makan melainkan langsung berjalan ke luar
"tidak bi, kita udah telat ini" jawab Kania pada Bi nani
"kita berangkat dulu ya bi" sambung Kania berpamitan pada Bi nani dan langsung menarik tangan Arya krluar dari dalam rumah dan menuju ke mobil yang sudh terparkir di depan.
__ADS_1
kania dan arya pun langsung masuk ke dalam mobil dan Arya pun melajukan mobil keluar dari halaman rumah nya yang sangat luas itu.
waktu tinggal 10 menit lagi pagar sekolah akan di tutup kania sejak tadi mengoceh terus pada Arya agar cepat membawa mobilnya karna sudah sangat telat untuj sampai di sekolah
"cpetan Ary, ini udah telat banget waktu kita tinggal 10 menit aja" oceh Kania
" iya sabar sih, loe ngoceh melulu nggak liat tu jalanan lumayan padet" jawab Arya dengan nada kesal
"lagian loe sih susah banget di bangunin" ucap Kania kesal
Arya tak menjawab lagi ocehan-ocehan Kania ia fokus pada jalanan sampai lah akhirnya mereka sampai di depan sekolah dan melihat pagar sekolah yang hendak di tutup oleh pak satpam
"pak jangan di tutup dulu" teriak Kania yang melihat itu
sementara pak satpam yang kaget pun berhenti menggeser pintu pagar hingga membuat celah mobil Arya untuk masuk.
"ah akhirnya bisa masuk juga" lega kania yang amsih di dalam mobil
sementara pak satpam terlihat menggerutu karna ulah mereka
" dasar anak- anak sekarang tidak bisa di siplin sama waktu, " gerutu pak satpam yang bernama pak mamat itu.
Arya dan kania pun keluar dari mobil dan langsung masuk ke kelas yang kebetulan guru nya pun belum datang hingga membuat mereka berdua lolos hari ini
"loe tumben telat Ka" tanya Rere ketika Kania sudah duduk di bangku nya bersama Arya
"gue ke siangan tadi, terus harus bangunin Arya lagi" ucap Kania yang masih dapat di dengar oleh Arya
"siapa juga yang minta loe buat bangunin gue" ucap Arya membela diri
" ya terus kalo gue nggak bangunin loe, gue ke sekolah sama siapa naik taksi yang ada makin telat gue terus loe enak-enakan bolos gitu" cibir Kania
"udah sih kaliab ini berantem melulu, tar jodoh lo" ledek yoga yang berada di belakang mereka
__ADS_1
"apaan sih loe" gerutu Kania cemberut memanyun kan bibir nya membuat Arya yang melihat itu merasa gemas
perdebatan mereka tak berlangsung lama karna guru pun masuk ke kelas untuk memulai pelajaran.