
pagi telah menunjukan eksistensi nya sinar matahari menerobos masuk melewati celah- celah gorden membuat Kania yang masih terlelap dalam tidurnya pun mengerjap- ngerjapkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk.
ia sedikit membuka matanya dan melihat ke sekeliling dan ternyata ia berada di kamarnya.
" eh...gue udah ada di kamar ternyata tapi kan semalam gue tidur di mobil" fikir Kania mengingat kembali
" apa Arya yang gendong gue sampe kamar...." kania kembali berfikir seketika membuat wajah nya bersemu merah
" kalo beneran Arya ..duh malu banget gue" Kania pun langsung menutupi wajah nya dengan selimut karna merasa malu sendiri dan membuat dadanya panas seketika
hingga tanpa Kania sadari seseorang masuk ke dalam kamarnya dan menghampiri tempat tidur Kania yang masih terlihat sang empu menempati ranjang nya dengan wajah tertutup.
" echm...kamu belum bangun Nia..." tanya Arya, ya Arya lah yang masuk ke kamar Kania
membuat Kania yang berada di bawah selimut seketika membulatkan matanya merasa kaget dan seketika membuka selimut yang menutupi wajah nya secara perlahan.
"A...Arya" ucap Kania gugup
" kirain belum bangun" tutur Arya yang langsung duduk di sisi ranjang dan mengelus pucuk kepala Kania membuat wajah Kania kembali memanas dan memerah
" ka..kamu ngapain di kamar ku" tanya Kania berusaha menetralkan ke gugupannya entah kenapa setelah kejadian semalam kini malah membuat jantung nya tak beraturan ketika dekat dengan Arya membuatnya salah tingkah
" enggak aku cuma pengen aja ke kamar kamu, pengen liat wajah kamu kalo bangun tidur" tutur Arya dengan tersenyum hangat padanya
"apaan sih" Kania makin salah tingkah ia pun segera duduk dari tidurnya
Arya pun mendekat ke arah wajah Kania menatap intens wajah kekasih nya itu, menatap mata, hidung dan terakhir tatapannya terhenti di depan bibir seksi merah dan mungil milik Kania, membuat Arya seketika makin memajukan wajahnya dan mengecup dan ******* bibir mungil dan manis itu membuat Kania kaget hingga matanya terbuka lebar karna mendapat perlakuan itu secara tiba-tiba.
sesaat Kania diam terpaku karna ini adalah kali pertama seorang pria mengecup bibirnya, Arya yang merasa Kania tak ada merespon pun menggigit bibir bawah milik Kania hingga membuat Kania membuka mulutnya lantas Arya pun menjelajah seisi mulut Kania. membuat Kania seketika membalas kecupan dari Arya hingga sampai hampir ke habisan nafas Arya pun melepas kecupannya.
__ADS_1
"huh..huh..huh.." Kania terengah-engah membuat Arya tersenyum
" kamu ngeselin Ary, habis nafas ku" gerutu Kania akhirnya
" apakah ini ciuman pertama mu" tanya Arya
"iya" jawab kania mengangguk
" aku sungguh sangat beruntung penantian ku menunggu kamu kembali tak sia-sia karna kamu ternyata menjaganya sampai kita bertemu kembali, itu yang kamu ucapkan pada ku dulu bahwa sampai kapan pun kamu akan menjaga nya untuk ku meski dulu kamu enggak tahu kalo aku suka sama kamu, meski aku minta kamu untuk menjaganya demi aku, kamu mau melakukannya meski kita bertemu kamu dalam ke adaan tidak mengingat aku" tutur Arya mengingat kembali dulu ia meminta Kania untuk berjanji padanya
" benarkah aku dulu bilang begitu, tapi selama ini aku memang merasa harus menjaga untuk seseorang yang aku sendiri nggak tahu" tutur Kania menunduk karna ia merasa tak enak telah melupakan sebagian ingatannya dengan Arya
" kenapa kamu murung begitu" tanya Arya menangkup wajah Kania
" aku merasa tak enak dengan mu Ary karna aku melupakan semua kenangan tentang kita" tutur Kania apa adanya dan menitikan air mata
"sutt...aku nggak apa-apa ko, aku akan bantu kamu buat ingat semuanya kalo kamu enggak bisa ingat aku akan menceritakan bagai mana kita dulu dan kita akan buat cerita yang baru" tutur Arya menenangkan Kania dan mengahpus air mata kania
"cinta itu tidak memandang harta, tahta dari mana ia berasal dan keturunan nya bahkan fisik itu semua tidak menjamin kebahagiaan seseorang...aku cinta kamu apa adanya karna cinta ku tulus dan suci untuk mu" tutur Arya tulus dan langsung memeluk tubuh kania kedalam pelukannya membuat Kania merasa tenang dan hatinya menghangat mendapat perlakuan seperti itu dari Arya seorang lelaki yang sangat ia cintai
"ya udah kamu mandi terus siap-siap" ucap Ary setelah melepas pelukannya
"siap-siap mau kemana" tanya Kania bingung
"udah kamu siap-siap aja nanti juga kamu tau sendiri, ya udah aku keluar dulu ya" tutur Arya kemudian berdiri dari duduk nya dan mengacak rambut Kania yang sudah berantakan semakin berantakan
setelah Arya keluar dari kamar nya Kania pun bergegas bangun dari tempat tidurnya lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. setelah 15 menit Kania pun keluar dari kamar mandi lalu bersiap memakai baju yang menurut ia nyaman di pakai, Kania menggunakan dres selutut berwarna kuning dan memadukannya dengan sepatu kets berwarna putih serta rambut yang terurai panjang ia hanya memoles wajahnya dengan riasan tipis saja. Kania pun menyambar tas selempang nya lalu meluar dari kamar, dan langsung masuk ke dalam lift. setelah sampai di lantai satu rumahnya kania pun menuju ruang tamu di mana Arya tengah duduk menunggunya bersama dengan Tuan Adijaya dan ibu Ratna sedangkan kak Berlian sudah pulang ke apartemennya semalam
"wah...udah cantik anak mama mau ke mana" tanya ibu Ratna ketika melihat Kania berjalan ke arah mereka
__ADS_1
"ah tante bisa aja, nggak tahu itu Arya yang ngajak" jawab Kania dengan malu-malu
"panggil mama aja, kan kamu sudah bagian dari keluarga kita...." tutur ibu Ratna
"iya..ta..eh ma" ucap Kania masih sedikit gugup
"ya sudah hati-hati di jalan...Arya jagain kania jangan ngebut-ngebut " nasehat ibu Ratna
"beres mam" jawab Arya dengan tangan hormat
" ya udah pa, ma Arya sama Kania berangkat dulu ya" tutur Arya meminta izin lalu menyalami kedua orang tuanya begitu pun dengan Kania yang ikut menyalami
"hati-hati Ary jangan bikin ulah macam-macam" peringat tuan Adijaya
"iya pah...ya udah kalo gitu ayok Nia" Arya pun menggandeng tangan Kania
"Assalamualikum" tutur Arya kemudian hampir bersamaan dengan Kania
"waalaikumssalam" jawab ibu Ratna dan tuan Adijaya
Arya dan Kania pun masuk ke dalam mobil milik Arya dan mulai melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah yang super besar dan megah itu.
hallo reder semua maaf jika otor nggak updet setiap hari
__ADS_1
ayo dong dukung terus otor dengan berikan like kalian dan komentar kalian tentang cerita ini karna kalian adalah penyemangat untuk otor**