Pembantu Ku Kekasih Ku

Pembantu Ku Kekasih Ku
ke cemasan


__ADS_3

hari telah menjelang sore Kania tengah menikmati suasana sore hari di taman belakang villa sembari menunggu datang nya sunset, sedangkan Arya sedang meminta penjaga villa untuk memberitahukan istri nya agar menyiapkan makan malam di taman belakang saja


karna ia dan Kania ingin menikmati makan malam di taman sembari menikmati suasana sejuk di villa itu.


Arya pun kembali menghampiri Kania yang tengah duduk sembari memjamkan matanya menikmati terpaan angin yang menabrak wajah nya


Arya tersenyum melihat istrinya itu ia sangat bahagia bila istrinya itu menyukai apa yang ia berikan termasuk berlibur seperti ini di villa pribadi mereka


Arya duduk di samping Kania lalu merengkuh tubuh Kania ke dalam pelukannya, Kania yang memejamkan mata nya pun sontak membuka matanya melihat sang suami yang kini nemeluk dirinya


"apakah kamu bahagia sayang" tanya Arya


Kania mengangguk" iya aku bahaagia mas sangat bahagia malah, terimakasih ya" ucap Kania berterima kasih


"terima kasih untuk apa" tanya Arya


"terimakasih untuk semua nya, kamu selalu bikin aku bahagia .aku sangat mencintai mu mas" tutur Kania lebih masuk ke dalam pelukan Arya ia pun semakin menenggelamkan kepala nya pada dada bidang milik suaminya itu


"itu belum seberapa sayang, aku akan selalu bikin kamu bahagia dan akan selalu nyaman berada di sisi ku. mas juga mencintai mu sayang" Arya pun mengeratkan pelukannya dan mencium kening Kania


mereka sama-sama menikmati sore itu sembari melihat sunset karna villa miliknya berada di atas bukit hingga bisa melihat sunset hanya dari taman belakang villa saja, meski tak seindah sunset di pantai karna tak bisa menikmati hingga matahari tenggelam karna terhalang pepohonan namun itu sudah sangat memanjakan mata


di tambah lagi area persawahan yang sangat luas begitu hijau nya, dan perkebunan teh yang berada di sebrang pun nampak terlihat dari villa itu


"maaf tuan muda, makan malam nya sudah siap" ucap penjaga villa itu


"makasih pak Bejo" ucap Arya mendongakkan kepala nya karna pak Bejo berdiri setengah bungkuk di sebelah nya


pak bejo pun pergi meninggalkan mereka berdua


"sayang ayo kita makan" ucap Arya mengajak istrinya


"makan di mana mas" tanya Kania yang belum menyadari sudah ada meja yang berada di belakang mereka


"kita makan di sini" ucap Arya menunjuk meja yang berada di belakang mereka


sontak Kania melihat ke belakang yang sudah tersedia makanan di atas meja yang di lapisi dengan tikar untuk duduk lesehan

__ADS_1


"wah...mas kok aku gak tahu kalo ada yang nyiapin makanan di situ" ucap Kania merasa senang


"ya karna kamu fokus lihat ke depan terus, udah yuk kita makan" ajak Arya dan membantu istrinya itu untuk berdiri karna kehamilannya yang sudah mulai membaesar membuat Kania agak kerepotan untuk sekedar bangun


mereka pun makan malam di taman villa dengan di barengi canda dan tawa, serasa hidup hilang akan beban. demi untuk ke harmonisan rumah tangga Arya harus pandai-pandai membuat istrinys itu bahagia dan membuat istrinya itu selalu merasa di perhatikan


apa lagi Kania tengah hamil anak mereka sudah pasti Arya harus selalu membuat istrinya itu bahagia dan tak akan membiarkan celah ke sedihan masuk, karna Arya tak mau jika istrinya itu sampai merasa sedih dan membuatnya setres hingga nanti berpengaruh pada kandungannya.


•.




di kediaman Wiguna kini mereka tengah makan malam bersama


"pa kok Arya gak ada kasih kabar ya, apa mereka baik-baik saja" ucap ibu Ratna merasa khawatir karna sejak kemarin Arya tak ada mengabarinya begitu pun dengan Kania


"mungkin Arya masih sibuk ma, tak perlu khawatir berlebihan seperti itu" jawab tuan Adijaya mencoba menenangkan


"tapi pa, Kania juga tak ada kabar sama sekali mams takut mereka kenapa-kenapa"


"apa mama sudah mencoba untuk menghubungi mereka " tanya Ardi


"belum sih, " jawab ibu Ratna ragu


"ya sudah nanti coba mama hubungi mereka" tutur Berlian


"iya nanti mama hubungi mereka"


makan malam pun telah selesai Berlian dan sang suami kini berada di ruang keluarga hanya untuk bersantai


dan tuan Adijaya berada di kamarnya bersama istri


terlihat ibu Ratna mencoba menghubungi nomor Arya hingga beberapa kali baru lah telfon itu di jawab


"Hallo..ma ada apa" tanya Arya yang telah mengangkat telfon

__ADS_1


"hallo Arya kamu di mana, Kania gak kenapa-kenapa kan kemana aja kok dari kemarin gak kasih kabar" tanya ibu Ratna beruntun tanpa jeda


"aduh ma..tanya nya satu-satu dong kalo begini aku mau jawab yang mana dulu"


"terserah kamu mau jawab yang mana dulu, salah siapa gak kasih kabar dan bikin orang tua khawatir"


"ya udah deh, sekarang aku berada di bangdung ma di villa, Kania sehat-sehat aja ko malah maknnya tambah banyak" jawab Arya di sebrang sana


"kalian ngapain di bandung, villa yang mana " tanya ibu Ratna


"kita liburan di bandung ma selama 3 hari, di villa punya Kania ma aku baru aja belikan Kania villa di bandung jadi sekalian kita liburan di bandung" Arya menjelaskan pada ibu nya itu


"huh...syukurlah mama kira ada apa-apa dengan Kania, kenapa kalian gak ada yang kasih kabar ke mama sih" omel ibu Ratna pada anak nya itu


"maaf ma kemarin perginya juga mendadak tanpa di rencankan, "


"ya sudah kalau begitu, mama cuma khawatir ada apa-apa dengan kalian. selamat bersenang-senang untuk kalian berdua jangan bikin Kania kecapean " ibu Ratna mengingatkan Arya


"iya ma"


panggilan telfon pun berakhir ibu Ratna sudah bisa bernafas lega karna ke khawatirannya itu sudah terbayarkan dengan kabar anaknya yang kini tengah berada di bandung


tuan Adijaya melihat istrinya itu lalu ia bertanya


"bagai mana ma" tanya tuan Adijaya


"mereka lagi di bandung pa" jawab ibu Ratna yang kemudian menghampiri suaminya itu lalu duduk di atas tempat tidur


"ngapain mereka di bandung"


"mereka berlibur pa"


"oh.... jadi ke khawatiran mu itu hanyalah ketakutan mu saja ma" tutur tuab Adijaya pada istrinya itu


"ya gimana gak khawatir pa Kania sedang hamil cucu pertama kita loh"


"iya papa tahu, tapi kan kehamilan kania sudah besar ma jadi tak perlu terlalu cemas lagi pula Arya bisa menjaga istrinya dengan baik jangan khawatir" tutur tuan Adijaya agar istrinya itu tak terlalu berlebihan hingga nanti mengakibat kan anak dan menantunya itu tak nyaman

__ADS_1


"iya sudah pa, yang penting mereka ada kabar. sudah malam lebih baik kita istirahat sekarang"


ibu Ratna membaringkan tubuh nya di kasur dan menyelimuti tubunya, tuan Adijaya hanya menghela nafas saja karna istrinya yang over protektif


__ADS_2