
setelah kejadian tadi malam kini Tania pun terpaksa pergi meninggalkan negara ini dan pulang ke rumah orang tuanya di luar negri
pagi-pagi sekali ia sudah berangkat menuju bandara karna apartemen yang di jaga anak buah Arya membuat Tania mau tak mau harus pergi dan di kawal mereka hingga masuk ke dalam pesawat dan sampai pesawat itu pun lepas landas meninggalkan tanah Air.
setelah kepergian Tania baru lah anak buah Arya menelfon memberi tahukan bahwa Tania sudah pergi.
Arya yang mendengar pun merasa lega akhirnya tak ada yang mengganggu Kania lagi.
•
•
•
tak terasa pernikahan Arya dan Kania sudah menginjak satu tahun dan malam ini adalah malam perayaan ulang tahun pernikahan mereka meski belum di karuniai keturunan tetapi Arya dan Kania tak memusingkan itu karna mungkin Tuhan masih menginginkan mereka untuk menikmati masa-masa pengantin baru.
perayaan aniversery pun di gelar di sebuah restoran mewah milik Arya yang akan di buka malam ini sebagai hadiah kado pernikahan yang di berikan Arya untuk istri tercintanya
rangkaian acara pun di mulai satu per satu dengan lancar tanpa kendala dan malam ini pun restoran itu resmi di buka.
"selamat ya sayang akhirnya kalian bisa melewati masa-masa sulit dalam pernikahan hingga sampai di saat sekarang" ucap ibu Ratna pada Kania dan memeluknya dengab erat
"ini kado untuk menantu cantik mama" ibu Ratna memberikan kado pada Kania
"makasih ma, " ucap Kania dengan tersenyum penuh haru
"buka lah kado dari mama semoga suka ya" tutur ibu Ratna lalu Kania pun membuka kotak kado kecil itu dan membuka kotak lagi di dalamnya yang ternyata berisi kalung berlian yang sangat indah
"bagus banget ma, apa ini untuk Kania" tanya kanis tak percaya
" tentu saja itu untuk mu sayang" jawab ibu Ratna
Kania pun langsung menghambur ke dalam pelukan ibu mertuanya dengan menitikan air mata betapa bahagia ia memiliki mertua yang sangat menyayangi dirinya, memiliki ibu mertua yang sangat menyayangi dirinya mengingatkan ia dengan ibu nya yang sudah meninggal
Kania masih memeluk ibu Ratna dan ibu Ratna membalas pelukannya
"hai adik ipar" sapa Berlian yang menghampiri Kania dan ibu Ratna
Kania yang mendengar panggilan itu pun langsung melepas pelukannya dan melihat ke arah orang yang memanggil ia yang ternyata kakak ipar nya.
__ADS_1
" kaka juga hadir" tanya Kania tersenyum bahagia
" ya pasti kakak hadir dong demi adik ipar kaka ini" ucap Berlian dengan memeluk Kania lalu memberikan sebuah kado pada Kania
" apa ini kak" tanya Kania
"buka saja" jawab Berlian
Kania pun membuka kotak itu yang berisikan cincin berlian yang sangat indah.
"kak ini untuk Kania" tanya Kania yang nampak terkejut dengan pemberian dari kakak ipar nya itu
" iya dong kamu suka kan" ucap Berlian dengan tersenyum
" tapi Kania sudah di beri mama juga kalung kak pasti ini juga sangat mahal" tutur Kania karna merasa tak enak
"ya ini juga untuk kamu kado dari kaka, mau semahal apa pun itu nggak seberapa bagi kakak " ucap Berlian dengan tersenyum melihat adik ipar nya itu
"terimakasih kak" Kania memeluk Berlian sembari berlinang air mata ia tak menyangka di hari aniversery pernikahan nya ia nendapatkan banyak sekali kado dan kejutan belum lagi restoran yang menjadi tempat acara pesta pernikahan mereka yang Arya berikan khusus untuk dirinya
"sama-sama kaka bahagia jika kamu bahagia Kania dan semoga kamu dan Arya tetap bahagia seperti ini"ucap Berlian memberikan do'a nya
"hai sayang nampak nya kamu bahagia malam ini" ucap Arya yang memeluk pinggang ramping Kania
"iya aku sangat bahagia mas karna aku di kelilingi banyak orang yang sayang sama aku termasuk kamu" jawab Kania yang memang sekarang memanggil Arya dengan sebutan mas
"selamat untuk kalian berdua yang telah melewati banyak halang rintangan dalam menghadapi badai rumah tangga, papa hanya bisa memberikan ini untuk kalian berdua" tuan Adijaya pun menyerahkan kotak kecil kepada mereka berdua yang di terima oleh Arya
Arya pun lantas membuka kotak itu yang berisikan dua buah kunci yang satu kunci mobil dan yang satu kunci rumah
"pa apa ini....." ucap Arya yang masih bingung dengan kedua benda itu
"itu untuk kalian coba kamu lihat ke depan sana" jawab tuan Adijaya dan mengarahkan Arya melihat ke arah depan tampak sebuah mobil sport keluaran terbaru berada di depan Restoran itu
Arya lantas menghampiri mobil itu begitu pun Kania yang merasa penasaran kenapa Arya berjalan ke depan
"mobil ini untuk aku dan Kania pa" tanya Arya yang merasa tak percaya dengan kado pemberian papa nya bahkan ia pun sama sekali belum kefikiran untuk membeli kendaraan lagi
"ya itu untuk Kalian dan kunci rumah ini pun untuk Kalian rumah nya berada di perumahan XX besok kalian bisa melihatnya " jawab Tuan Adijaya
__ADS_1
Arya memeluk papanya itu sedangkan Kania merasa tak percaya dengan pemberian hadiah dari meruanya itu
"terima kasih pa atas hadiah yang papa berikan" ucap Kania lalu memeluk papa mertuanya itu setelah Arya melepas pelukan pada papanya
acara telah usai mereka pun pulang ke rumah karna malam sudah sangat larut mereka pun langsung menuju kamrnya untuk beristirahat.
•
•
•
pagi hari ini Arya dan Kania pun berniat untuk melihat rumah yang di berikan papa nya semalam sebagai kado pernikahan mereka.
kini mereka tengah sarapan pagi bersama di meja makan itu terlihat lengkap karna Berlian sudah kembali lagi ke rumah utama dan akan tinggal di rumah utama.
"apa kah pagi ini kalian akan mengunjungi rumah itu" tanya tuan Adijaya
"iya pa aku dan kania akan melihat rumah itu pagi ini" jawab Arya sembari mengunyah makanan nya
" ya sudah kalau begitu papa harap kalian menyukainya..."tutur tuan Adijaya lalu ia pun berdiri dari duduk nya
"papa berangkat ke kantor dulu kamu mau bareng sama papa Lian" tanya tuan Adijaya pada Berlian
"iya aku ikut papa karna hari ini aku kan ke kantor papa" jawab Berlian
lalu mereka pun berangkat dengan mobil yang sama tak berselang lama Arya dan Kania pun berangkat menuju perumahan XX untuk melihat rumah yang di berikan papanya
stengah jam dalam perjalanan akirnya mereka pun sampai, Arya melihat no rumah yang tertera di depan pagar sesuai dengan yang di berikan papanya. terlihat sudah ada security di dalamnya dan langsung membuka gerbang rumah itu karna sudah mengetahui jika tuan muda nya akan tiba di rumah itu
Arya dan Kania pun turun dari mobil nampak Kania begitu takjub dengan desain rumah itu tak terlalu mewah seperti rumah utama tapi terlihat sangat nyaman Kania sungguh menyukainya begitu pun dengan Arya papa nya memang sangat pengertian dalam memberikan rumah dan mendesainnya karna Kania adalah tipe menantu yang tak bisa diam ia akan mengerjakan apapun juga meski sudah ada pelayan yang menyediakan dan membantu
ternyata itu semua sudah di fikirkan tuan Adijaya agar menantunya itu tak kelelahan jadi ia membuatkan rumah yang tak terlalu luas namun tetap terkesan megah dan nyaman .
"ayok sayang kita masuk" ajak Arya yang di angguki Kania
lagi- lagi saat mereka masuk Kania di buat takjub dengan isi dalam rumah itu yang semua serba mewah Arya dan Kania berjalan menyusuri setiap sudut rumah baru mereka.
terdapat lima kamar utama di rumah itu di lantai atas dua kamar dan di lantai bawah tiga kamar tamu. Kania melihat ke arah dapur yang nampak sangat luas di belakang terdapat dapur kotor dan di bagian depan terdapat dapur bersih di sebelah dapur ada satu kamar mandi dan di ujung belakang terdapat dua kamar pembatu.
__ADS_1
di bagain samping rumah terdapat taman yang menggabung dengan kolam renang . Kania sangat menyukai rumah itu Karna rumah yang di desain elegan dan sangat nyaman.