Pembantu Ku Kekasih Ku

Pembantu Ku Kekasih Ku
berlibur


__ADS_3

tak terasa kini perut Kania sudah nampak terlihat ia sangat bahagia melihat perut nya yang sudah membuncit, dan badan nya yang sudah mulai berisi


Kania berdiri di depan cermin memakai lingerie dengan mengelus perutnya Kania terlihat tersenyum sendiri melihat perubahan bentuk tubuhnya yang tadinya langsing kini sudah tak nampak terlihat pipi nya yang sedikit chuby lagi pinggang ramping nya tergantikan dengan perut buncit nya


Arya yang melihahat istrinya yang berdiri di depan cermin hanya menggunakan lingerie hingga nampak jelas perut buncit istrinha itu dan terlihat Kania mengelus perutnya dengan senyuman terpancar di wajah nya membuat Arya pun ikut tersenyum


ia yang baru saja selesai mandi masih berada di depan pintu kamar mandi Yang tak di sadari Kania bahwa suaminya kini tengah memperhatikan nya


karna Kania yang belum menyadari suaminya itu, Arya berjalan menghampiri istrinya itu lalu memeluknya dari belakang membuat Kania terkejut karna ia tadi tengah menundukan kepala nya menatap perut buncit nya


"mas.." Kania terkejut karna tiba-tiba saja ada yang memeluknya


Arya membalikan tubuh istrinya itu menghadap ke arahnya lalu ia mencium bibir mungil istrinya itu lalu ia juga mencium perut istrinya


"good morning kesayangan daddy, " ucap Arya pada perut Kania membuat Kania yang melihat itu tersenyum


"morning daddy" Kania yang menjawab dengan menirukan suara anak kecil


Arya mengelus perut istrinya itu lalu menatap istrinya ia berdiri dan mencium istrinya berkali-kali, seolah tak ada puasnya


"mas ih..habis muka ku ini" ucap Kania yang sebenar nya merasa senang dengan perlakuan suaminya itu


" biarin aja habis aku gemes sama kamu" Arya terlihat sangat gemas dengan istrinya itu hingga ia mencubit pipi istrinya yang mulai tembam itu


"ih sakit tau mas, tiap hari kamu pasti giniin aku deh" ucap Kania menegelus pipi nya


Arya yang melihat itu pun tertawa dan ia pun ikut mengusap pipi istrinya itu.


"habis kamu gemesin sih jadi pengen cium dan cubit kan" ucap Arya mentoel hidung Kania


"mas kamu hari ini kerja ya" tanya Kania


"kenapa memang" tanya Arya memicing kan matanya


"nggak apa-apa sih, tapi aku pengen di temenin kamu hari ini "Kania menggelayut manja di lengan Arya


"mau di temani kemana" tanya Arya mengelus kepala Kania


"kita jalan-jalan yuk, "ajak Kania


permintaan dari Kania membuat Arya mendapat kan ide untung mengajak istrinya itu berlibur karna sudah lama mereka tak berlibur semenjak Kania mengandung, dan kini karna kehamilan nya sudah besar dan sudah kuat Arya ingin mengajak istrinya itu untuk berlibur

__ADS_1


"ya sudah mas akan suruh Aryo untuk menghendel pekerjaan di kantor" ucap Arya dan mengecup kening Kania


"beneran mas" Kania menatap Arya


"iya bener dong, sudah sana kamu mandi dan bersiap nanti kita akan berangkat" tutur Arya agar istrinya itu cepat bersiap


Kania tampak bahagia ia pun langsung ke kamar mandi, sedangkan Arya langsung menghubungi Aryo asisten nya itu untuk memberi tahukan bahwa ia akan cuti untuk tiga hari ke depan


"hallo,, Yo mulai hari ini saya cuti untuk berlibur selama tiga hari tolong kamu hendel semua kerjaan selama saya tidak ada" ucap Arya menelfon asistennya itu


"baik bos, selamat berlibur Anda tak perlu khawatir saya akan menghendel semua kerjaan selama tiga hari" jawab Aryo


"terimakasih" Arya lalu menutup sambungan telfonnya.





Kania sudah selesai bersiap-siap ia pun menghampiri suami nya yang sedang duduk di atas tempat tidur dengan menyender dan tangan nya yang sibuk dengan ponsel miliknya


"ayok mas aku udah siap" ucap Kania mengahmpiri suaminya itu


"cantik nya istri ku" pujian Arya untuk Kania


"gak usah gombal, ayo sekarang berangkat nanti keburu siang"


"mas gak gombal kok, emang istri mas cantik. iya sudah ayo kita berangkat"


Arya menggandeng lengan istrinya ia sengaja tak memberi tahukan istrinya itu bahwa mereka akan berlibur Arya sengaja ingin membuat kejutan untuk Kania.


mereka pun keluar dari rumah lalu masuk ke dalam mobil, Arya mulai menjalankan mobilnya itu keluar dari pagar rumah nya lalu melaju dengan kecepatan sedang




di perjalanan Kania nampak heran ia mulai curiga karna jalanan yang mereka lalui bukan lah tempat biasa mereka menghabis kan waktu bersama ketika berada di luar rumah.


"mas kita mau kemana" tanya Kania yang mulai penasaran

__ADS_1


" ke suatu tempat yang kamu suka" jawab Arya tersenyum melihat istrinya itu sebentar lalu fokus lagi menyetir


" tempat yang aku suka, aku gak faham kasih tahu aku dong mas kita mau ke mana" Kania nampak penasaran.


" udah kamu duduk diam aja, nikmatin perjalanan kita nanti juga kamu tahu" Arya masih tak mau memberi tahu


"ish ngeselin" ucap Kania merasa kesal.


Kania pun tak lagi banyak bertanya ia menikmati perjalanan dengan melihat kanan kiri jalan yang terbentang luas persawahan yang memanjakan mata


karna perjalanan yang cukup lama Kania pun sampai tertidur, Arya tersenyum melihat istrinya tertidur dengan nyenyak di sebelah nya itu





akhirnya mobil pun mulai memasuki sebuah villa yang di kelilingi kebun teh dan persawahan, Arya keluar dari mobil nya untuk memberi tahu penjaga villa bahwa ia akan menginap di villa itu yang merupakan villa milik Arya sendiri.


setelah berbincang-bincang kepada penjaga villa Arya kembali ke mobil untuk melihat istrinya itu.


terlihat Kania sudah terbangun ia nampak bingung kini berada di mana, ia melihat Arya berbincang-bincsng dengsn seseorang di depan sebuah bangunan yang seperti nya adalah sebuah villa, tak lama Arya pun terlihat berjalan kembali menuju mobil


"sayang sudah bangun" tanya Arya yang membuka pintu mobil Kania karna ia fikir tadi Kania masih tertidur


"iya...ini di mana mas dan kita ngapain ke sini" tanya Kania masih dengan melihat sekeliling


"kita berada di villa sayang dan kita akan berlibur di sini selama tiga hari" jawab Arya yang faham akan kebingungan istriny itu


"hah..berlibur mas" nampak Kania tak percays dengan semua ini


" iya , ya sudah ayo turun kita masuk ke dalam" Arya mengajak istrinya itu masuk ke dalam villa


Kania melihat sekeliling ruangan villa itu yang lumayan luas dengan dua kamar karna villa ini tidak tingkat hanya memiliki satu lantai saja, tetapi tak menghilangkan aksen mewahnya


"kamu suka sayang" tanya Arya pada istrinya yang berada di depan membelakangi ia


"suka banget mas, ini villa siapa" tanya Kania membalikan badannya ke arah suaminya


"ini villa kita sayang, dan kita akan tinggal di sini selama tiga hari"

__ADS_1


"beneran mas" tanya Kania tak percaya dan Arya hanya mengangguk mengiyakan


setelah asyik meliat setiap sudut ruangan kini mereka berada di taman belakang tengah duduk di bawah pohon mangga yang rindang sembari melihat pemandangan di depan mata mereka bentangan sawah yang luas dan perkebunan teh yang hijau membuat mata menjadi segar


__ADS_2