Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.
Perjalanan Menuju Ke Kota Da An.


__ADS_3

Dengan mengendarai keledai yang di temukan di lembah rahasia di dalam goa tengah hutan kaktus kuning rombongan He Shu Huan menempuh lima belas bulan lamanya perjalanan mereka menuju ke kota Da An.


Di suatu hari di awal musim semi akhir yang sejuk kereta keledai mereka memasuki sebuah daerah pegunungan yang di kenal dengan nama gunung Thai San.


" Wahhh indahnya pemandangan di pegunungan Thai San ini." Kata Alina menjulurkan kedua lengan keluar dari jendela kereta keledai dengan gembira.


" Alina sayang ,apakah kau ingin melihat -lihat alam sekitar pegunungan Thai San untuk lima atau tujuh hari lamanya agar kau dapat tamasya di sini ?" Tanya He Shu Huan lembut dari kusir di depan kereta keledai.


" Iya ,bolehlah bila kau merasa tak keberatan untuk menemani ku mengunjunngi suatu tempat di atas puncak gunung Thai San ," Jawab Alina riang dan manja kepada He Shu Huan.


" Kapan aku merasa keberatan untuk menemani kamu kemana pun kamu pergi ?" Tanya He Shu Huan yang memberikan tali keledai pada Bi Guan.


Ia melompat turun dari keledai untuk menangkap Alina yang melompat keluar dari kereta kedelai dari jendela.Lalu Ia menggendong Alina dengan sigap di kedua tangan kekarnya.


" Sayang ,ayo kita melihat -lihat keindahan alam di puncak gunung Thai San." Kata He Shu Huan nada lembut luar biasa pada Alina.


" Kalian tunggu kami di kaki gunung Thai San yang mengarah ke utara dari sini ," Tambah He Shu Huan berpesan kepada Bi Guan dan yang lainnya.


" Ya ,Tuan Besar He." Jawab Bi Guan memahami sekali He Shu Huan.


"Baik ,Yang Mulia ." Sahut Gu Jin Wu dan yang lain serentak dari dalam kereta keledai kepada He Shu Huan.


He Shu Huan mengangguk kepada Bi Guan dan yang lainmya lalu berkelebatan menuju ke puncak pegunungan Thai San tanpa kesulitan sama sekali meskipun dirinya berlari sambil menggendong Alina istrinya tersayang.


" Alina ,tempat apakah yang ingin kau tunjukkan kepadaku ?" Tanya He Shu Huan nada lembut pada Alina seraya meloncat -loncat di bebatuan di gunung Thai San yang menanjak ke atas dengan posisi menukik dan terjal bukan main.


" Kau lihat sana nanti setelah kita sampai di atas puncak pegunungan Thai San ini .Aku ngeri sekali kau berbicara kepadaku sambil mendaki gunung yang sangat tinggi dan terjal ini." Jawab Alina di gendongan He Shu Huan.


" Ya ,tutup mata mu jika kau merasa ngeri melihat ke bawah yang semuanya adalah awan -awan tak terjangkau lagi oleh kita." Kata He Shu Huan nada tenang sekali kepada Alina.

__ADS_1


Alina mempererat rangkulan kedua lengannya di leher He Shu Huan untuk mengurangi rasa ngeri pada dirinya saat ia merasakan angin dingin luar biasa dari dataran tertinggi di pegunungan Thai San yang di kenal sebagai pegunungan Dewa dan Dewi di seluruh Tionggoan.


" Alina ,kita sudah sampai di atas puncak gunung Thai San dan di depan kita ada kolam air terjun di hiasi bunga -bunga lotus yang beraneka ragam bentuk dan warnanya.Namun ,ada satu tangkai bunga lotus yang kelopaknya berwarna emas dan perak." Kata He Shu Huan begitu tiba di puncak gunung Thai San.


" Kak Huan..Ambillah bunga teratai emas dan perak itu." Kata Alina yang bersorak gembira saat mendengar dari He Shu Huan bahwa mereka telah sampai di tempat tujuan mereka.


" Untuk apa ku ambil bunga lotus emas dan perak itu ?" Tanya He Shu Huan yang sama sekali tidak tertarik pada bunga lotus emas dan perak tetapi ia lebih tertarik kepada dua gua yang di batasi air terjun di kolam bunga -bunga teratai itu.


" Untuk di makan agar energi ilmu sinkang mu bisa semakin kuat dengan perpaduan energi bunga itu yang berasal dari elemen emas dan perak bumi dan langit Gunung Thai San." Jawab Alina yang memberitahu He Shu Huan manfaat bunga lotus emas dan perak itu.


" Oh begitukah ?Baiklah." Kata He Shu Huan yang tetap mendengarkan dan menuruti permintaan istrinya itu dengan memetik bunga lotus warna emas dan perak di kolam bunga -bunga lotus di puncak gunung Thai San.


" Sini ,berikan kepadaku untuk aku membuatkan sup ramuan berkhasiat dari bunga lotus emas dan perak ini untuk mu dengan merebusnya selama lima atau tujuh hari lamanya waktu di perlukan untuk melarutkan bunga lotus emas dan perak ini," Kata Alina mengulurkan telapak tangan halus nya pada He Shu Huan.


" Iya ,silahkan kau lakukan sesukamu saja ," Kata He Shu Huan memberikan bunga lotus emas dan perak kepada Alina.


Alina sibuk membuatkan wadah dari bambu yang di temukannya lalu menaruh bambu yang sudah di lubangi atasnya di atas tumpukan kayu bakar api unggun yang di buatnya juga.


Sementara Alina membuat ramuan khasiat untuk nya.He Shu Huan menyibukkan diri untuk melihat -lihat gua -gua di antara air terjun di kolam bunga -bunga teratai itu.


" Gua Ilusi dan Gua tak Ilusi." Baca nya pada huruf yang tertera di dinding pintu gua -gua itu.


" Aku ingin mencoba masuk gua -gua itu." Kata He Shu Huan penasaran.


" Kau coba saja masuki gua Ilusi dan gua tak ilusi itu." Kata Alina menghampirinya dengan memeluk dirinya dari belakang.


" Ya ,aku masuk ,kau tunggulah di sini." Kata He Shu Huan mencium lembut jemari Alina sebelum melepaskan diri dengan halus dari pelukan Alina dan berjalan masuk ke dalam goa ilusi.


Di dalam goa ilusi tak ada apa -apa yang dapat di lihat oleh He Shu Huan tetapi He Shu Huan dapat merasakan getaran hebat dari aura yang ada di dalam gua itu.

__ADS_1


" Energi elemen bumi dan langit bayangan ada di dalam gua ilusi." Kata He Shu Huan yang cepat duduk bersila di tanah dalam gua ilusi.


Lalu ,He Shu Huan menghimpun ilmu sinkang nya yang berdasarkan ilmu -ilmu yang di kuasainya dari pulau buangan serta pengalamannya di dunia persilatan Tionggoan selama bertahun -tahun ini.


Sesuatu yang sangat kuat terserap oleh He Shu Huan dengan sangat cepat sekali dan begitu He Shu Huan membuka kedua matanya.Ia bergerak laksana kilatan saja yang mencelat ke segala arah di goa ilusi.


Wutt..!!


Dakk..!!


Dakk...!!


Dakk..!!


He Shu Huan keluar dari gua ilusi dengan wajah berseri -seri.


" Aku menguasai energi bumi dan langit bayangan yang ku temukan di dalam gua ilusi." Kata He Shu Huan kepada Alina yang bersorak gembira untuk dirinya.


" Wah ,kau memang jenius Kak Han." Puji Alina.


" Terimakasih sayang ku." Kata He Shu Huan yang mencium bibir Alina sejenak sebelum melangkah masuk ke gua tak ilusi.


" Ada apakah di dalam gua tak ilusi ?" Tanya Alina di pintu gua tak ilusi.


" Ada buku dan pedang yang bertuliskan buku ilmu silat Thai San Pai dan pedang pusaka Dewa Thai San." Jawab He Shu Huan yang mengambil buku dan pedang itu.


" Peninggalan tokoh besar dari Sekte Thai San Pai rupanya."Kata Alina yang kini masuk pula ke gua tak ilusi.Gadis ini mengambil buku dari tangan He Shu Huan dan membukanya dengan melihat tiap lipatan dari buku ilmu silat Thai San Pai itu sendiri.


" Berarti Kakek Sakti Lu Yang Gi berada di sekitar sini." Kata He Shu Huan kepada Alina dengan napas tertahan karena Ia terkejut dengan hasil penemuannya bersama Istrinya di puncak gunung Thai San.

__ADS_1


" Ya ,Kak Han ." Kata Alina tersenyum penuh arti kepada He Shu Huan.


Bersambung..!!


__ADS_2