Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.
Kabut Racun Sesat.


__ADS_3

Rombongan He Shu Huan kini berada di lembah pegunungan Thai San untuk menyelidiki kasus pembunuhan Song Thian Chi dan Walet Kecil yang di duga oleh He Shu Huan itu berasal dari lembah gunung Thai San.


Namun setibanya mereka di lembah gunung Thai San terjadi penyerangan kabut yang mengandung racun yang menyebabkan mereka harus menutup indra pernapasan mereka selama lima menit dan juga indra penglihatan mereka sesuai perintah He Shu Huan.


" Kyaaa.."


Bruakk..!


Ma Xiao Yu yang pertama jatuh pingsan lalu di ikuti oleh Gu Jin Wu kemudian Putri Wu Zhen Zhen lalu satu-persatu mereka tergeletak pingsan dan yang terakhir bertahan hanyalah He Shu Huan.


" Alina bertahanlah..Kerahkan ilmu sinkang milik mu." Kata He Shu Huan yang memeluk Alina untuk istrinya tak jatuh ke tanah.


" Sakit sekali , Kakak Huan." Rintih Alina yang di peluk He Shu Huan.


"Aku akan menghilangkan rasa sakit yang telah mendera mu," Kata He Shu Huan menaruh telapak tangannya di punggung Alina lalu mengerahkan ilmu telapak naga api untuk membuyarkan racun yang mulai memasuki rongga tubuh Alina.


Di saat seperti inilah sebuah roda bergerigi telah meluncur dari dalam kabut menuju ke arah kepala He Shu Huan dengan kecepatan yang luar biasa tinggi.


Wuzzzz...!!


He Shu Huan cepat melompat bersama dengan mengangkat Alina dengan posisi bersila dan Ia pun berhasil terhindar dari tebasan roda bergerigi yang melesat ke kepalanya.


Wetttzzz..!!


Roda bergerigi berbalik arah dengan daya melesat yang lebih cepat ke arah dada He Shu Huan dan Alina dari udara di tengah -tengah kabut yang kini semakin menggelapkan indra penglihatan He Shu Huan.


Wutt...!!


Trang...!!


He Shu Huan menggerakkan kakinya menendang cepat ke samping roda gerigi dan berhasillah dia menyelamatkan dirinya dan juga istrinya. He Shu Huan menggunakan indra pendengaran nya yang amat tajam sekali untuk mengatasi serangan yang di lakukan oleh pihak musuh secara gelap.


Wuzzz...!!


Roda bergerigi kembali meluncur ke arah kedua kaki He Shu Huan dengan kecepatan yang sangat cepat sekali.


Wutt...!!


He Shu Huan menarik cepat kedua kakinya dan ia berhasil menghindari tebasan kedua kakinya dari roda bergerigi.


Werrr...!!

__ADS_1


Sejumlah anak panah bergerigi lancip meluncur ke arah Alina yang masih pingsan keracunan kabut racun sesat.


Bresss...!!


" Hyaaa...!!" Pekikan kematian sejumlah musuh di balik kabut yang sejumlah anak panah bergerigi lancip telah di kembalikan oleh He Shu Huan yang cepat menggerahkan ilmu telapak sembilan naga api melalui kedua telapak tangannya.


" Ku habisi kalian semua yang sudah berani sekali mencelakakan istriku dan teman -temanku..!!!" Suara ancaman keluar dari mulut He Shu Huan.


" Pendekar Serigala Emas Sakti kau yang akan mati di tangan ku dan juga pasukan ku...!!" Balas seseorang di balik kabut dengan nada bengis dan kejam.


"Cih ! Jangan banyak bicara kau ! Ayo hadapilah Aku secara jantan..!!" Tantang He Shu Huan yang mengepalkan buku jarinya untuk bersiap hadapi musuh -musuhnya itu.


" Baiklah..Lihat serangan ku..!!" Hardik seorang gadis cantik jelita yang menggunakan sabuk sutra warna hitam menerjang ke arah He Shu Huan.


Wuttt...!!


Tar...!!


Tar...!!


Ledakan pecut sabuk sutra warna hitam milik Si gadis cantik jelita itu luput begitu saja dari He Shu Huan yang berkelebatan bagaikan sinar putih di tengah kabut.


Whooshhh...!!


Brrrr...!!


Wutt...!!


Bettzz..!!


" Heeiiii...!!" Pekik gadis jelita itu yang terkejut luar biasa karena sabuk sutra warna hitamnya telah di tangkap He Shu Huan dengan sigap sekali dalam upaya He Shu Huan melindungi keselamatan dan keamanan istrinya.


"Jangan pernah kau mencoba -coba untuk melukai istriku walaupun secuil kulit kuku jari tangannya saja..! Karena Aku akan menghabisimu dengan tubuhmu tak layak di makan serangga tanah ini sekalipun..!!" Suara dingin He Shu Huan bagaikan suara iblis saja sampai gadis jelita itu menggigil ketakutan.


" Iiihh..!!" Pekik gadis itu ngeri mendengar suara dingin He Shu Huan.


He Shu Huan menarik ujung sabuk sutera warna hitam milik gadis jelita yang menyerang Alina nya itu dengan kekuatan yang amat mengejutkan luar biasa sampai gadis jelita itu terputuslah organ tubuhnya oleh kekuatan ilmu tenaga dalam naga perak He Shu Huan.


Bettzz...!!


" Bajingan kejam kau membunuh Adikku...!! Aku habisi kauu...!!" Terdengar suara lain yang datang dari seorang gadis berpakaian serba ungu muda yang menggunakan senar guqin untuk menebas He Shu Huan.

__ADS_1


Wutt..!!


Cring...!!


He Shu Huan melesat cepat menghindari senar guqin dengan sentilan jarinya meluncurkan ilmu sentilan maut serigala emas sakti yang amatlah sakti sehingga senar guqin di tangan gadis baju ungu muda pecah dan menusuk ke dada gadis itu sendiri.


Wer...!!


Jlebb...!!


" Kyaaaa....!!" Tewaslah gadis baju ungu muda itu oleh He Shu Huan.


Kabut menyeruak memperlihatkan sosok wanita muda berwajah separuh bersih dan separuhnya lagi penuh bulu seperti janggut dan kumis kaum pria.


" Bukankah Kau Si Serigala Hitam yang menetap di lembah gunung Thai San ?" Tanya He Shu Huan dengan nada tajam sekali kepada sosok wanita aneh itu.


" Iya ,benar sekali Aku lah Si Serigala Hitam yang berada di hadapanmu , Pendekar Besar He Shu Huan yang terhormat namun keji di seluruh dunia persilatan Tionggoan." Jawab sosok wanita aneh itu dengan nada tak kalah tajamnya dengan He Shu Huan.


" Bagus sekali..Jika kau tahu Aku begitu keji pada setiap musuhku seharusnya Kau jangan pernah mengusik ketenangan ku dengan membunuh dua orang teman ku di atas gunung Thai San..!" Bentak He Shu Huan kepada Si Serigala Hitam yang kini menggerakkan jubahnya untuk memerintahkan para pasukannya untuk mengeroyok He Shu Huan di lembah gunung Thai San.


" Uhh , Aku juga akan membunuh mu untuk Yang Mulia Liu Ze Bun majikan ku yang terhormat dan bijaksana dapat terbebas dari kekejamanmu He Shu Huan..!!" Balas Si Serigala Hitam kepada He Shu Huan.


" Majulah kalian semua para pengecut hina..!!" Tantang He Shu Huan berani menghadapi para pasukan Si Serigala Hitam hanya seorang diri saja tanpa bantuan para sahabatnya dan juga istrinya.


" Bunuh !" Perintah Si Serigala Hitam kepada para pasukannya yang sudah mencabut pedang untuk menghadapi He Shu Huan.


Cring..!!


Crang...!!


" Serbuuu...!!" Seru para pasukan Si Serigala Hitam menerjang maju untuk mengeroyok He Shu Huan secara serentak.


Brrrr...!!


Seer..!!


Serrr..!!


Serrr...!!


He Shu Huan berdiri di tengah -tengah para musuh yang menerjang dirinya dengan pedang tajam luar biasa terhunus ke segala arah dirinya berada saat ini.

__ADS_1


Bersambung...!!


__ADS_2