Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.
Hati Laksana Emas Permata..


__ADS_3

He Shu Huan menaruh kedua telapak tangannya di belakang punggung Li Yun Shiang dengan ia mengerahkan ilmu sinkang naga api untuk mengobati luka parah pada dalam tubuh Li Yun Shiang.


Di saat, He Shu Huan mengobati Li Yun Shiang di lembah sungai neraka abadi datanglah Ming Ming yang melaporkan bahwa Bi Guan masih hidup dan melarikan diri ke wilayah Kekaisaran Li.


" Kak, bajingan itu telah menipumu dengan licik sekali. Lihatlah aku mendapatkan informasi dari orang ku mengenai bajingan itu kabur ke arah wilayah Kekaisaran Li. " Kata Ming Ming yang memberikan saputangan milik Bi Guan kepada He Shu Huan.


" Hmm, kita harus mengejarnya ke arah wilayah Kekaisaran Li. " Kata He Shu Huan datar kepada Ming Ming sesudah Ia berhasil menyembuhkan Li Yun Shiang.


" Pendekar Besar He, saya ucapkan terimakasih atas pertolongan yang Anda berikan kepada teman saya. " Kata Bi Lian yang membantu Li Yun Shiang untuk menghaturkan terimakasih di bawah sepasang sepatu indah He Shu Huan.


He Shu Huan menganggukkan kepalanya untuk menjawab Bi Lian lalu Ia mengejar Ming Ming yang telah melompati jurang perbatasan antara wilayah Kekaisaran Ming dengan Kekaisaran Li.


Brrrrr!


Mereka berdua mencari jejak Bi Guan hingga ke hutan danau Shiang dan akhirnya mereka dapat menemukan Bi Guan di hutan itu dalam keadaan terluka parah akibat bertarung melawan Zhang Xiao Long pemuda yang pernah bertemu dengan He Shu Huan di pegunungan He.


" Bi Guan, apakah kamu pikir bahwa kamu bisa lari dari ku seumur hidupmu? " Suara He Shu Huan amat dingin dan menakutkan kepada Bi Guan.


" Hehehehe, He Shu Huan kamu tak akan pernah bisa membunuh ku karena kamu begitu lemah terhadap sahabat mu yaitu aku yang memiliki rasa iri hati kepada mu sejak dahulu kita masih remaja. Ah, hanya saja kamu tak perlu melihat aku dengan jelas sehingga kamu dapat aku tipu. " Kata Bi Guan yang menantang He Shu Huan untuk bisa membunuhnya.


" Bi Guan, bukan Kak Huan ku yang baik hati ini yang akan membunuhmu tetapi aku Ming Ming istrimu sendiri yang telah kau sakiti seumur hidupku selama bertahun-tahun lamanya aku mencintaimu sekaligus membencimu.. " Kata Ming Ming dengan tatapan matanya penuh kebencian terhadap Bi Guan.

__ADS_1


" Ming Ming, apakah kami akan tega untuk kamu bisa membunuhku suami yang kamu puja dan cinta sepenuh jiwa dan raga mu??? " Tanya Bi Guan tersenyum lebar menantang Ming Ming.


" Kata siapa aku tidak akan pernah tega untuk membunuhmu, Bi Guan...! " Teriak Ming Ming yang mengayunkan telapak tangannya yang mengandung ilmu sinkang gurun gobi memukul hancur kepala Bi Guan.


Desss!


" Ming Ming... " Kata He Shu Huan menatap pedih pemandangan yang menyakitkan hatinya.


" Kakak, aku telah berhasil membunuh bajingan pengkhianat hina ini..! " Kata Ming Ming yang menangis penuh duka lara di pelukan He Shu Huan.


He Shu Huan mendengar suara Zhang Xiao Long yang menyadarkan dirinya bahwa pemuda ini mengalami luka akibat ilmu sinkang ular piton dan bunga kematian milik Bi Guan. Ia pun segera menolong pemuda ini sekaligus memberikan seluruh ilmu sinkang murni nya kepada Zhang Xiao Long sampai Ming Ming kaget melihatnya dengan sukarela memberikan ilmu terhebatnya kepada orang lain yang tak ada hubungan sama sekali dengan mereka.


" Aku menyukainya, Ming Ming. Aku merasakan bahwa ia di takdirkan untuk menjadi seorang pelindung sejati bagi semua orang di seluruh wilayah daratan besar. " Kata He Shu Huan usai mereka kembali ke wilayah Kekaisaran Ming.


Dan, ketika ia sadar dirinya telah berada di atas ranjangnya sendiri dalam kamarnya sendiri di Istana Kekaisaran Ming. Dimana, Alina istrinya mendampinginya di tepi tempat tidurnya dengan airmata.


" Alina, janganlah kamu menangis lagi ya.. Kamu harus kuat mental dan fisik mu untuk lindungi Ming Hua Zi, Ming Su Hao dan Kekaisaran Ming untuk ku setelah aku mangkat. Kau'kan tahu bahwa aku mengidap penyakit langka yang dapat menyebabkan aku meninggal dunia di usia tiga puluh enam tahun sesuai ramalan para peramal istana Kekaisaran Ming untuk ku. " Kata He Shu Huan dengan lemah membelai kedua pipi istrinya sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir.


" Kak Huannnnn...! " Teriak Alina memeluknya.


" Yang Mulia Kaisar Ming Huan telah mangkat! Mari kita umumkan Pangeran Mahkota Ming Hua Zi naik tahta sebagai Kaisar Ming yang baru dengan gelar Kaisar Ming Hua. " Kata Perdana Menteri Kekaisaran Ming di kamar He Shu Huan.

__ADS_1


" Hidup Yang Mulia Kaisar Ming Hua...! Hidup Yang Mulia Kaisar Ming Hua..! Panjang umur..! Panjang umur...!".


Seluruh Kekaisaran Ming berduka cita atas mangkatnya Kaisar Ming Huan yang jenazahnya di makamkan di pemakaman pribadi keluarga Kekaisaran Ming di puncak gunung Ming dengan tulisan ' Makam Kaisar Ming Huan atau He Shu Huan yang dikenal sebagai Pendekar Serigala Emas Sakti. '


Salju turun deras membekukan istana Ming yang menambah kesedihan hati Alina yang di tinggal pergi untuk selamanya oleh suaminya yang tercinta. Wanita ini mengambil butiran salju di depan teras kamarnya dengan airmatanya terus menerus keluar dari sepasang mata indahnya.


" Ibu.. "


" Ming Hua... "


" Ya, pakailah jubah luar untuk dirimu terhindar dari sakit masuk angin dingin. " Kata Ming Hua Zi putranya yang kini berusia enam tahun.


" Ibu, ayah pernah berpesan kepada ku untuk aku bisa membuatmu tersenyum bahagia di sisiku dan adik Ming Su Hao. " Kata Ming Hua yang memeluk Alina dengan kedua lengannya yang kecil di pinggang kecil Alina.


" Iya, sayang terimakasih banyak kamu telah memberikan tiga hadiah paling berharga bagi ku untuk aku bisa menjaga mereka seumur hidupku untukmu, Kak Huan. " Batin Alina.


Di sisi lain, Ming Ming berdiri di tembok besar menatap langit yang hujan salju yang semakin lama semakin deras saja yang membuat hati Ming Ming selalu teringat tentang He Shu Huan saudara kembarnya yang tangguh itu yang memiliki gelar Pendekar Serigala Emas Sakti di seluruh dunia ini.


" Meskipun kamu adalah Serigala buas namun kamu memiliki hati bagaikan Emas permata cinta yang paling indah di sepanjang jalan hidup Kekaisaran Ming yang kita cintai. Kak Huan, kau adalah seorang pahlawan untuk kami semua baik keluarga mu, sahabat mu maupun rakyat mu. Aku Ming Ming adik kembarmu sungguh bersyukur memiliki mu sebagai Kakakku..!" Batin Ming Ming kepada langit bersalju lebat.


____________________TAMAT____________________

__ADS_1


Nb: Teman - teman Aku akan menulis ulang dengan versi baru untuk season 1 dan season 2 nya. So jangan lupa untuk selalu dukung karya ku yang lainnya.



__ADS_2