Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.
Kembalinya Sang Serigala...


__ADS_3

He Shu Huan tersenyum cerah menatap para pasukannya yang membawakan laporan tentang kemenangan mereka terhadap Kekaisaran He dan Kekaisaran Chen di pintu masuk ke wilayah Ibukota Kekaisaran Ming.


" Yang Mulia, kita telah meluluhlantakkan kedua musuh besar dari Kekaisaran Ming kita, kini telah tiba saatnya untuk Anda kembali ke Istana Anda di Istana Kekaisaran Ming. " Kata Yo Hu yang telah mengantarkan sebuah kereta kuda untuk nya.


" Iya, Yo Hu terimakasih untuk semua yang telah kamu lakukan untuk ku dan Kekaisaran Ming selama aku tinggal di pulau abadi untuk aku bisa menyembuhkan luka parah yang pernah di alami oleh istriku yang cantik ini. " Kata He Shu Huan dengan senyuman menawan kepada Alina yang memegangi dahi.


"Yang Mulia, sepertinya Permaisuri Agung Alina terlihat pusing dan pucat. " Kata Wan Lina yang membantu Alina berdiri di samping He Shu Huan yang meraih istrinya dengan satu lengan saja.


Lalu He Shu Huan membawa Alina melesat ke Istana Kekaisaran Ming sampai mengejutkan Bi Guan yang sedang mengadakan pertemuan di Balairung Utama Istana Kekaisaran Ming.


" Shu Huan...! "


" Ya, Aku He Shu Huan yang telah kembali ke Istana Kekaisaran Ming untuk meluruskan masalah yang telah terjadi di Istana Kekaisaran Ming selama aku memberikan takhta ku kepada mu, Bi Guan. " Kata He Shu Huan dengan tajam kepada Bi Guan yang segera menemuinya di bawah singasana.


" Shu Huan, tolong kamu jangan salah paham terhadap ku yang telah memenjarakan ibumu di istana dingin karena aku mempunyai bukti kuat keterlibatan ibumu terhadap kasus kematian dari putra ku yang jasadnya di temukan dengan tepat di koridor yang menuju ke istana ibumu. " Kata Bi Guan dengan cepat menjelaskan masalah di dalam Istana Kekaisaran Ming kepada He Shu Huan.


" Ohya? Bukti kuat apa yang telah kamu temukan untuk memenjarakan ibuku yang juga mertua mu di istana dingin? " Tanya He Shu Huan dengan tajam kepada Bi Guan yang menoleh kepada Putri Ming Ming istrinya yang menatapnya tajam dan membencinya.


" Sisir giok milik ibumu ada di dalam baju jasad putra ku setelah putraku di otopsi secara langsung oleh aku sendiri dan di tubuh putraku itu terlihat bekas cakar tengkorak manusia yang terbukti adalah racun cakar tengkorak putih yang bubuknya di temukan di dalam kamar ibumu usai ibumu aku masukan ke Istana dingin. "Jawab Bi Guan yang cepat memberikan kedua bukti tersebut kepada He Shu Huan yang segera memeriksa kedua bukti itu dengan cermat.


He Shu Huan melemparkan sisir giok ke arah kiri Balairung utama Istana Kekaisaran Ming dengan ilmu sinkang serigala emas sakti yang membuat tembok di bagian kiri Balairung utama Istana Kekaisaran Ming roboh dan menimpa seorang wanita yang tak lain adalah selirnya Bi Guan yang bernama Selir Wu Zhen Zhen.

__ADS_1


Wuttzz!


Braakk!


" Aduhh..! " Pekik Selir Wu Zhen Zhen yang telah tewas tertimpa tiang bagian kiri Balairung utama Istana Kekaisaran Ming oleh He Shu Huan.


" Shu Huan, kenapa kau membunuh selirku? " Tanya Bi Guan dengan tajam kepada He Shu Huan.


" Karena dia adalah biang keladi dari semua hal permasalahan yang telah terjadi di dalam istana Kekaisaran Ming, Bi Guan. Dia terlibat kasus pemberontakan yang dipimpin oleh Adipati Chen yang merupakan kaki tangan Kaisar Chen di Kekaisaran Chen yang kini kepalanya ku berikan kepadamu sebagai buktinya. " Jawab He Shu Huan yang telah memerintahkan Yo Hu dan para pasukannya yang terdiri dari para pendekar kaum persilatan di seluruh wilayah Tionggoan untuk mempersembahkan sejumlah hadiah kemenangan mereka kepada Bi Guan.


Bi Guan terkesiap kaget melihat sejumlah hadiah itu adalah sejumlah kepala para musuh yang ingin di basmi olehnya itu namun ternyata He Shu Huan telah lebih dahulu membantai para musuh jauh sebelum dirinya.


" Shu Huan, aku menyatakan bahwa diriku tak berguna untuk memimpin Kekaisaran Ming, jadi mulai dari hari ini aku kembalikan takhta ini kepada kamu yang memang bener-bener layak mendapatkan takhta sebagai Kaisar Ming Huan di seluruh negeri ini. " Kata Bi Guan yang telah mencopot mahkotanya dari kepalanya untuk di berikan kepada He Shu Huan.


" Yang Mulia, ada kabar gembira untuk anda dari saya. "Kata Alina dengan senyuman manisnya kepada He Shu Huan yang membalas senyum untuk Istrinya.


" Hmm, kabar gembira apakah itu? " Tanya He Shu Huan dengan wajahnya bahagia kepada Alina.


" Ayah.. Aku akan mempunyai seorang adik bayi dari Ibuku. " Kata Ming Xin Lian putrinya yang telah menjawabnya lebih dahulu sebelum Alina.


" Wah sungguh-sungguh berita yang sangat luarbiasa untuk Kejayaan Kekaisaran Ming Sejati kita...! " Sorak Sorai para pasukannya di dalam Balairung utama Istana Kekaisaran Ming.

__ADS_1


Hari demi hari berlalu dan mereka menemui Han Ji Hyun ibu kandung He Shu Huan dan Ming Ming untuk menjemput wanita itu kembali ke Istananya.


" Shu Huan, kau telah kembali kerumah kita..!" Kata Han Ji Hyun yang memeluk putranya yang telah lama di rindukan olehnya itu.


" Iya, Ibu. Aku telah kembali ke rumah kita untuk menjagamu dan semua orang di Kekaisaran Ming. " Kata He Shu Huan yang membalasnya dengan pelukan hangat.


" Huan, ibu sangat merindukan kamu. " Kata Han Ji Hyun yang telah melihat Alina di belakang He Shu Huan di samping Putri Lin Xiao Ran yang cantik jelita luar biasa dan terbersit keinginan di otaknya yaitu Ia mengharapkan He Shu Huan bisa menikahi Putri Lin Xiao Ran sebagai Selir nya He Shu Huan.


" Ibu, Ada yang ingin Alina sampaikan kepada ibu sebagai hadiah kembalinya putra ibu ke sisi mu, ibu. " Kata Alina dengan berkaca-kaca kepada Han Ji Hyun.


" Apa itu? " Tanya Han Ji Hyun dengan senyuman yang mendebarkan hati Alina.


" Aku telah hamil lagi, Ibu. " Jawab Alina dengan tangannya memeluk perutnya yang sedikit buncit untuk di lihat oleh Han Ji Hyun.


" Ahh, hamil lagi bukan berarti kamu bisa lahirkan seorang anak laki-laki yang sehat dan hidupnya panjang umur untuk kemajuan dinasti Ming kita. " Kata Han Ji Hyun dengan sinis kepada Alina yang menangis sedih karena ibu mertuanya sampai sekarang masih belum bisa menerimanya sebagai seorang istri dari He Shu Huan.


" Ibu.. kenapa ibu masih bersikap seperti ini kepada Alina? " Tanya He Shu Huan yang telah melepaskan pelukannya dari ibunya untuk raih jemari Alina untuk di taruh di dadanya yang bidang.


" Karena dia bukan seorang wanita yang baik untuk kamu, putraku. " Jawab Han Ji Hyun lemah kepada He Shu Huan yang menatapnya dengan memohon restu darinya.


" Ibu, Alina telah menjadi istriku selama lima belas tahun lebih dan ia sudah berkali-kali berusaha untuk memberikan cucu laki-laki yang sehat untukmu hanya saja waktu, jodoh dan rezeki nya belum datang. Karena itu, ku mohon ibu berikan restu untuk kami agar bayi yang saat ini sedang di kandung oleh Alina bisa terlahir dengan sehat dan hidup panjang umur sampai anak itu bisa menggantikan aku sebagai Kaisar Ming berikutnya. Ayolah, ibu hanya doa mu dan restu mu yang biasa membuat hidup kita semua bisa bahagia dan negeri kita akan selalu jaya sampai kapanpun. " Kata He Shu Huan dengan sinar matanya begitu menyentuh hati Han Ji Hyun yang akhirnya memberikan doa dan restu nya untuk He Shu Huan dan Alina.

__ADS_1


" Baiklah, Huan. Aku tak pernah bisa menolak keinginan mu itu karena aku sangat menyayangi kamu, putraku. "Kata Han Ji Hyun yang memeluk keduanya dengan tulus.


Bersambung!


__ADS_2