
Ming Ming dan Kim Soon Hee di kurung di rumah kosong di daerah pegunungan Awan Kelabu oleh Bi Guan yang sekarang ini terpengaruh sifat asli nya yang penuh keserakahan, Kebencian dan dendam kepada He Shu Huan sahabat masa kecilnya sendiri.
Bi Guan mengurung mereka supaya mereka tidak membocorkan rahasia kejahatan Bi Guan kepada He Shu Huan yang di takuti oleh pria usia tiga puluh lima tahun itu. Bi Guan saat ini ada di sebuah tempat yang bernama sekte Lembah sungai Neraka abadi di lembah gunung Huang.
" Ketua, kami telah mengirimkan pesan anda kepada Ketua Sheng Kun Ketua sekte tengkorak emas di gurun pasir melalui benda hidup ini. " Kata salah seorang dari anggota sekte Lembah sungai Neraka abadi kepada BI Guan yang terpana dengan kotak kecil warna hijau lumut yang berisi lebah ekor emas yang di perlihatkan oleh orangnya kepadanya.
" Wah, benda hidup kalian adalah seekor lebah ekor emas jantan." Kata Bi Guan dengan sinar matanya berkilat-kilat senang melihat benda hidup ini.
" Ya, Ketua. Lebah ekor emas ini adalah hewan peliharaan Ketua Sheng Kun kami yang sangat berguna untuk mengirimkan pesan rahasia. "Jawab selir barunya yang sangat cantik jelita yang duduk manis di pangkuannya.
" Bagus sekali, aku senang saudara Sheng Kun memiliki cara yang jenius untuk mengirimkan pesan rahasia kepada kita semua yang menjadi orangnya yang terpercaya. " Kata Bi Guan yang menyusupkan jemarinya ke dalam pakaian selir nya dan bermain-main nakal di kedua gunung kembar selirnya.
" Ketua, ada kabar baru apakah untuk anda sampaikan pesan rahasia kepada Ketua Sheng Kun di gurun pasir? " Tanya selirnya yang manis itu.
" Kabar kehamilan mu yang pertama untuk aku bisa memiliki keturunan di masa depan ku. " Jawab Bi Guan yang menjilati rahang selirnya seraya menunjuk ke perut buncit selirnya.
"Hahaha, Ketua bisa saja membuat aku bahagia dengan cinta anda. " Kata selirnya yang telah di garap nya di atas meja kerjanya.
******
Di Istana Kekaisaran Ming.
He Shu Huan membuka pintu bagi seseorang yang datang ke ruang pribadinya. Dimana ia menerima surat rahasia yang telah di kirimkan oleh Ming Ming adiknya melalui seekor lebah ekor emas bintik merah.
" Kakak Huan, Bi Guan telah berkhianat kepada Anda dengan ia bekerjasama dengan seorang pengkhianat dari Kekaisaran Li yang bermarkas besar di gurun pasir. Bi Guan juga telah .. Dia, dia telah menyekap kami di rumah kosong di daerah pegunungan awan kelabu. Kakak tolonglah kami adik mu, Ming Ming. " Tulis Ming Ming di batu giok milik wanita itu sebagai suratnya kepada He Shu Huan.
__ADS_1
" Bi Guan kenapa kamu berubah begitu banyak seakan-akan aku selama ini tidak pernah kenal dirimu yang tumbuh besar bersama dan kita juga sudah berjuang begitu keras untuk misi kita tercapai demi Kekaisaran Ming kita yang tercinta ini. Aku sungguh sedih mengetahui kamu telah berbeda jalan denganku? " Tanya He Shu Huan pada benda di tangannya yang merupakan benda yang pernah di berikan oleh Bi Guan di masa kecil untuknya.
" Orang bisa berubah seiring pertumbuhan sifat dan kehidupannya. Kau jangan bersedih hati seperti ini. " Kata Alina istrinya yang selalu ada untuknya.
"Ya, Alina kau benar sekali. Aku adalah Kaisar Ming Huan sekarang bukan lagi seorang He Shu Huan yang dulu.Maka, Aku harus mementingkan kepentingan rakyat Ming daripada kepentingan pribadi ku. Aku harus membantai siapapun yang ingin mencelakakan Kekaisaran Ming dengan tegas. " Kata He Shu Huan yang langsung beri perintah kepada para pasukannya untuk pergi ke pegunungan awan kelabu untuk menyelamatkan adiknya yang di sekap oleh Bi Guan.
Malam hari itu juga He Shu Huan menunggangi seekor kuda putih yang memiliki nama naga putih yang memiliki kemampuan larinya yang sangat cepat sekali sehingga ia bisa sampai di pegunungan awan kelabu dalam waktu satu hari saja.
He Shu Huan melihat para pasukan Bi Guan yang telah mengurung pegunungan awan kelabu dengan formasi yang hebat dan harus bisa di pecahkan olehnya untuk menyelamatkan adik nya.
Di tengah jalan, He Shu Huan melihat seorang gadis remaja yang berteriak-teriak minta tolong di bebaskan oleh seseorang yang di kenalnya dan orang itu adalah Bi Guan. Maka, Ia segera melesat ke arah timur pegunungan awan kelabu dengan kudanya lalu menemukan Bi Guan yang sedang ingin memperkosa seorang gadis remaja di tengah jalan ke pegunungan awan kelabu. Ia pun langsung mengarahkan kaki kudanya yang menendang Bi Guan dengan tepat
Dukkk!
" Aduhhhh...! " Pekik Bi Guan terkejut bokongnya di tendang oleh kaki seekor kuda putih dan Ia telah kehilangan tawanannya yang tahu -tahu telah berada di atas seekor kuda putih bersama dengan He Shu Huan.
" He Shu Huan, tolong kamu ampunilah aku yang telah berbuat salah dan dosa terhadap kamu dan Kekaisaran Ming...! " Ratap Bi Guan yang bersujud ketakutan kepada He Shu Huan yang telah melontarkan rumput kecil di sekitar ke arah Bi Guan yang tersayat-sayat tubuhnya oleh ilmu kuku serigala emas sakti milik He Shu Huan.
Werrrr!
Craakkkk!
Crakkkk!
" Aarggghhhhhhhh...! "Teriakan kematian Bi Guan yang menggema di sekitar kaki pegunungan awan kelabu.
__ADS_1
He Shu Huan menurunkan gadis remaja dari kudanya lalu melesat ke pegunungan awan kelabu untuk menyelamatkan adiknya di rumah kosong di puncak pegunungan awan kelabu.
Swoooshhhh!
" Wah, hebat sekali ilmu ginkang nya dengan kudanya dibawa terbang olehnya..! " Seru Yanmi yang terkagum-kagum dengan kehebatan ilmu ginkang Kaisar Ming Ming Huan.
" Yanmi.. Ayo pergi dari sini karena kelompok Bi Jin masih mencari kita...! " Teriak Yi Tian Bian yang menerobos semak- semak belukar yang tinggi dan tajam menyambar Yanmi yang segera mengajak temannya itu kabur bersamanya.
Di pegunungan awan kelabu. He Shu Huan telah menggunakan ilmu sinkang langit biru melalui telapak tangannya yang di arahkan ke arah rumah kosong yang menyekap adiknya.
Bresss!
Bruakkkk!
" Kakak Huan..! " Panggil Ming Ming.
" Yang Mulia...! " Panggil Kim Soon Hee.
"Kalian berdua ikutlah Yo Hu pulang ke istana. " Kata He Shu Huan yang segera memerintahkan kedua orang wanita itu pulang ke istana dengan di antar oleh salah satu dari orang-orangnya yang terpilih.
" Iya, Yang Mulia.. " Jawab Yo Hu yang segera menarik Ming Ming dan Kim Soon Hee duduk di kudanya lalu mereka telah melesat dengan cepat meninggalkan pegunungan awan kelabu.
" Kalian semua ikut aku untuk membantai semua orang nya Bi Guan di sekitar pegunungan awan kelabu dan pintu perbatasan antara kota awan kelabu dengan pintu gurun pasir. " Perintah He Shu Huan kepada semua pasukannya.
" Siap, Yang Mulia.. !! " Sahut semua pasukan Laskar Serigala Emas Sakti dengan gagah perkasa.
__ADS_1
Bersambung!