
Bi Guan mengikuti arus ramai para penduduk di desa Awan Putih mengarah keramaian di rumah besar bertuliskan" Rumah Kepala Desa Wu" dan di rumah itu berkumpullah para pemuda usia dua puluhan hingga tiga puluhan yang bersiap untuk menjadi pemenan perlombaan lempar bunga dari putri Kepala Desa Wu yang di kenal sebaga Nona Kelima Wu oleh seluruh rakyat di desa tersebut.
" Waaa ramainya..!" Seru seorang pemuda kemayu yang menyelinap di antara kerumunan pemuda di halaman depan rumah kepala desa Wu.
" Tuan Yu , Apakah Anda juga ingin mengikuti acara perlombaan menangkap bunga untuk jadi pemenang calon suami dari Nona Kelima Wu ?" Tanya seorang pemuda lain berpakaian seorang pendekar dunia persilatan.
" Ah , rupanya dirimu ada di sini ,Kakak Cu ," Kata Pemuda kemayu She Yu atau marga Yu kepada pria tampan berpakaian pendekar dunia kangouw atau dunia persilatan.
" Iya , Aku ada di desa awan putih untuk jumpa dengan Ketua Wu Jin di dalam rumah kepala desa Wu." Jawab pemuda marga Cu.
Bi Guan mendengarkan percakapan kedua orang pemuda itu secara diam -diam dengan pura -pura ikuti keramaian perlombaan menangkap bunga yang di lakukan oleh Nona Kelima Wu dari atas balkon ruangan pribadi putri kelima dari kepala desa Wu.
Tak sengaja bunga itu jatuh ke tangan Bi Guan yang berdiri di belakang pemuda marga Yu dan pemuda marga Cu.
Tep..!
" Waaa , Tuan Muda yang berdiri di dekat kolam ikan koi , silahkan Anda masuk ke rumah kepala desa Wu untuk memperkenalkan dirimu dan juga menerima hadiah mu yakni menikah secara sah dan resmi dengan Nona Kelima Wu ," Kata salah satu pelayan rumah kepala desa Wu yang datang kepada Bi Guan di halaman depan taman rumah kepala desa Wu.
" Baiklah , dengan senang hati sekali Aku bersedia untuk masuk ke rumah kepala desa Wu dan juga menerima hadiahku ," Sahut Bi Guan tersenyum ceria sekali seraya melangkah lebar dan tegap ke rumah kepala desa Wu.
Di dalam rumah kepala desa Wu.
Bi Guan bertemu dengan Kepala Desa Wu dan Istri nya beserta keluarga yang sudah menantinya.
__ADS_1
" Perkenalkan namaku Bi Guan ,usia ku tiga puluh empat tahun dan Aku berasal dari Ibukota Ming An Pusat atau Ibukota Kekaisaran Ming.Aku pun sudah memiliki istri sah di rumah dan dua orang selir yang saat ini sedang ku cari di desa Awan Putih ini.Dan ,kebetulan sekali Aku mendapatkan buket bunga dari Nona Kelima Wu. Maka ,Aku pun harus menerimanya sebagai selir ketiga ku usai Aku menikah dengannya." Kata Bi Guan dengan nada lantang sekali memperkenalkan dirinya.
" Astaga ! Kau ingin menjadikan putri kesayangan ku sebagai selir ketiga mu? Tidak bisa ! Acara ini ku batalkan ! " Tolak Kepala Desa Wu berang dan merasa terhina kepada Bi Guan.
" Aih seterah kalian saja tapi apakah kalian mau di nilai seorang yang mengingkari janji dengan jilat air liur mu sendiri di desa kalian ini?! " Ucap Bi Guan ringan sekali.
Namun ucapan Bi Guan sangat memukul harga diri dan nama baik keluarga Kepala Desa Wu yang akan di cap keluarga yang tak bisa menepati janji yang mereka terapkan sendiri di hadapan rakyat mereka sendiri.
" Baiklah ,untuk nama baik Keluarga Wu dan nama baik putri kelima ku. Maka ,Aku tepati janjiku untuk menikahkan putri kelimaku kepadamu , Tuan Bi Guan. Sekarang silahkan kau merapikan dirimu untuk menikah dengan putri kelimaku." Kata Kepala Desa Wu pada akhirnya menerima Bi Guan sebagai menantunya.
Bi Guan pun melaksanakan upacara pernikahan secara sah dan resmi dengan Nona Kelima Wu yang akhirnya resmi berstatus Selir Wu Zhen Zhen dari Bi Guan.
" Mulai hari ini kau adalah Selir Wu Zhen Zhen ku karena Kau harus memberitahuku siapa kepala desa Wu yang menjadi ayahmu saat ini ?" Tanya Bi Guan tanpa basa basi kepada Nona Kelima Wu yang di baringkan di tempat tidur oleh Bi Guan.
" Begitukah ? Lalu apa yang sudah terjadi dengan Kaisar Wu Yung Xi Ayahanda Kaisar mu yang telah ku dengar dari Aku kecil sebagai Kaisar lalim yang suka menindas rakyat kecil dan merampok bahan baku gas alam dari wilayah barat Ming ?" Tanya Bi Guan menghentakkan tubuh Wu Zhen Zhen yang berada di bawah tubuhnya dan pelukannya.
" Ayahanda ku sudah meninggal dunia di bunuh oleh Kakak kandung ku sendiri yang sekarang ini menjadi Kaisar di Kekaisaran Wu." Jawab Wu Zhen Zhen mendesah berulang kali.
" Siapakah nama Kakak kandung mu itu yang kini jadi Kaisar di Kekaisaran Wu ? " Tanya Bi Guan di atas tubuh belakang Wu Zhen Zhen.
" Wu Deng Zhin..Aaaaaahhh....!" Pekik Wu Zhen Zhen pingsan karena luar biasanya Bi Guan yang ahli sekali dalam bidang menaklukan wanita.
Bi Guan turun dari atas tubuh Wu Zhen Zhen dan mengambil pakaiannya serta merapikan dirinya lalu menyelinap keluar dari kamar pengantinnya untuk selidiki seluruh anggota keluarga Kepala Desa Wu di seluruh rumah itu.
__ADS_1
Dengan ilmu ginkang atau meringankan tubuhnya yang sangat tinggi. Bi Guan telah berada di atas genteng kamar tidur Kepala Desa Wu dan Ia amat terkejut mengintip dari lubang genteng kamar tidur kepala Desa Wu.
Bi Guan melihat Kepala Desa Wu dan istrinya telah tewas dengan kepala mereka nyaris putua oleh seorang gadis cantik jelita yang menggenggam sebilah pedang berbentuk naga dan warna hijau di tangan kanan gadis jelita itu.
" Yu Lan ? " Pikir Bi Guan mengenali gadis cantik itu adalah putri mendiang sahabatnya Yu Man Ji.
Di dalam kamar tidur kepala Desa Wu.
Yu Lan membongkar-bongkar seluruh isi dalam kamar tidur kepala Desa Wu ,lalu terduduk dengan tertunduk di kursi kayu meja kayu depan tempat tidur Kepala Desa Wu.
" Sialan di manakah Aku bisa menemukan kipas lipat milik Ayah Angkatku ?" Tanya Yu Lan dengan nada sedih sekali.
" Tuan Putri Yu Lan ,bukankah Ayah Angkat mu itu Kaisar Ming Huan ? " Tanya pemuda marga Chu yang terlihat oleh Bi Guan dari sebuah ruagan lain di balik lukisan gantung di dinding barat kamar itu.
" Kakak Chu Chu , Kaisar Ming Huan luarnya saja Ayah Angkatku ,namun dalamnya adalah Kekasih ku yang sangat ku cintai sejak aku kecil sekali di usia ku baru tujuh tahun pada saat Aku bertemu dengannya di kuil kosong Ibukota Kekaisaran Ming Sejati. " Jawab Yu Lan dengan pandangan mata menerawang ke arah jendela saat gadis itu bicarakan He Shu Huan pujaan hatinya.
" Eh , lalu Ayah Angkat mu siapakah ? " Tanya Chu Chu pemuda teman seperjalanan Yu Lan.
" Kaisar Tua Zhao dari Kekaisaran Zhao." Jawab Yu Lan menghela napas.
" Kaisar Tua Zhao ? " Tanya Chu Chu terkejut luar biasa pada segala yang aneh dari Yu Lan ini.
Bersambung..!!
__ADS_1