
Syutttttt...!!
He Shu Huan bergerak begitu lincah dengan kaki membentuk gerakan menyapu tanah untuk hadapi para pasukan dari anak buah Si Serigala Hitam yang mengeroyok dirnya.
Whooshhh...!!
Trakk..!!
Para pasukan anak buah Si Serigala Hitam telah mengunci gerakan kaki He Shu Huan dengan ilmu formasi pedang kayu mereka yang panjang untuk menghalangi terjangan kaki He Shu Huan.
Wushh...!!
He Shu Huan bersalto di udara dengan kaki lain mengarah ke arah pundak sebagian pasukan anak buah Si Serigala Hitam yang terkena ujung sepatu He Shu Huan pada pundak mereka.
Krakkk...!!
" Aih...!" Sebagian dari pasukan anak buah Si Serigala Hitam merasa pundak mereka patah dan berusaha untuk melindungi diri mereka dengan pedang mereka terarah ke kaki He Shu Huan.
Wuttzzz...!!
Tetapi He Shu Huan lebih cepat menghantamkan telapak tangan kanannya ke tengkuk leher mereka hingga tewaslah mereka dengan leher telah patah oleh ilmu telapak naga es milik He Shu Huan.
Plakkk..!!
Bruakk...!!
" Kurang ajarrr...!!" Maki sebagian lain dari para pasukan Si Serigala Hitam masih bertahan untuk menghadapi He Shu Huan.
Wer....!!
Mereka serempak menerjang maju mengeroyok He Shu Huan dengan pedang mereka terarah pada titik -titik penting tubuh He Shu Huan yang terbuka itu.
Seeerrr....!!
Whooshhh....!!
Plakkk...!!
Desss....!!
He Shu Huan menggunakan ilmu ginkang naga terbang yang sangat lincah sehingga terbebaslah Ia dari keroyokan pedang -pedang kayu panjang tajam milik para musuhnya.
Dan , He Shu Huan tahu -tahu telah menggunakan ilmu pukulan sembilan naga api sakti yang telah menghantam habis isi perut dan kepala semua pengeroyoknya.
" Aggghhh....!!"
Bruakk...!!
" Bedebah hina ku bunuh kauuu...!! " Hardik Si Serigala Hitam yang kini maju untuk menghadapi He Shu Huan dengan senar -senar guqin terarah kepada He Shu Huan.
__ADS_1
Wushh...!!
Cring..!!
Cring....!!
He Shu Huan dengan sigap menyentil tiap senar -senar guqin dengan ilmu sentilan naga api nya.
Sring...!!
Si Serigala Hitam mengerahkan gelombang sinar senar -senar guqin dengan gesit sekali menyerang ke arah He Shu Huan yang dengan lincah sekali menghindari terjangan serangan maut itu.
Brrrr...!!
He Shu Huan gunakan ilmu ginkang naga terbang untuk hindari terjangan gelombang sinar senar -senar guqin yang di lakukan oleh Si Serigala Hitam untuk menghabisi dirinya.
Cring....!
Sinar kilat senar menerjang samping pinggang He Shu Huan yang nyaris menebas dengan lihai luar biasa.
Wutttzz...!!
He Shu Huan cepat menukik tajam dengan ujung lengan bajunya membentuk gerakan cakar untuk lindungi pinggangnya dari arah samping kanan agar terhindar dari tebasan sinar kilat senar milik Si Serigala Hitam.
Crringgg....!!
Crashh...!!
" Bajingan laknat Kau sungguh tak bisa di beri hati melainkan Kau harus di berikan tebasan maut Ku atas perbuatan licik mu melukai paha kiri ku..!! " Si Serigala Hitam melengking marah menerjang He Shu Huan dengan sejumlah senar -senar guqinnya mengarah langsung ke dada He Shu Huan.
Wutttzzzzz....!!
He Shu Huan melesat dengan gerakan ikan lumba -lumba di antara sejumlah senar -senar guqin yang terarah langsung ke dada nya. Ia dengan sangat tangkas gunakan ilmu sinkang pulau abadi untuk lindungi dirinya.
Whooshhh.....!!
Singggggg....!!
Si Serigala Hitam terbelalak kaget melihat cara He Shu Huan menghadapi serangan sejumlah senar -senar guqin nya yakni dengan gerakan berani luar biasa menerjangnya.
Maka ,Si Serigala Hitam cepat menyambut He Shu Huan dengan senar lain berada di depannya dan terarah kepada He Shu Huan dengan maksud hati menebas leher He Shu Huan.
Namun gerakan ilmu ginkang ikan lumba -lumba milik He Shu Huan sangatlah lihai luar biasa sekali sehingga He Shu Huan jauh lebih cepat menuju ke arah dirinya dan tahu -tahu senar guqin miliknya itu telah menebas dirinya sendiri.
Wushhh...!!
Singg...!!
Crakkk....!!
__ADS_1
He Shu Huan cepat menuju ke Alina untuk dirinya dapat segera menyelamatkan nyawa istrinya dari racun yang mematikan dari kabut racun sesat yang di lakukan oleh Si Serigala Hitam dan para anak buah musuhnya itu dapat membunuhnya dan kawan -kawannya.
" Alina bertahanlah..Aku pasti akan menolong mu dan juga Bi Guan serta yang lainnya.." Kata He Shu Huan yang memggunakan ilmu sinkang naga api untuk menyembuhkan Alina melalui kedua tapak tangannya di taruh di punggung Alina.
Selama satu jam lamanya He Shu Huan lakukan pengobatan tersebut untuk menyelamatkan Alina yang akhirnya dapat terselamatkan nyawanya dan sadar kembali dari pingsannya.
" Kakak Huan..Apa yang telah terjadi kepada diriku dan mereka ?" Tanya Alina lemah begitu wanita ini tersadar kembali dari pingsannya kepada He Shu Huan.
" Kalian terkena kabut racun sesat milik Si Serigala Hitam biadab itu namun kau jangan cemas karena bajingan gila itu telah Aku habisi."Jawab He Shu Huan menunjuk ke arah jasad Si Serigala Hitam dan para anak buah musuhnya yang tergeletak tak beraturan di sudut lain lembah gunung Thai San kepada Alina.
" Ahh..Begitukah ? Lalu bagaimana dengan dirimu sendiri ,Kak Huan ? Apakah Kau juga baik -baik saja ?" Alina bertanya dengan khawatir sekali di raut wajah jelitanya kepada He Shu Huan.
He Shu Huan mengangkat jemari kanannya untuk merapikan rambut Alina yang berantakan dan juga menutupi sebagian wajah wanita muda luar biasa cantik jelitanya itu sebelum He Shu Huan dapat menjawab istrinya itu.
" Sayang, Kau tak perlu cemas pada diriku..Hmm lihatlah Aku baik -baik saja." Jawab He Shu Huan lembut luar biasa kepada Alina.
" Iya , Kak Huan. Cepatlah Kau selamatkan Kakak Guan dan yang lainnya..Aku akan siapkan segala keperluan untuk mu dapat mengobati mereka dengan lebih baik." Kata Alina yang sudah berdiri dan mulai mencarikan tempat untuk He Shu Huan dapat mengobati Bi Guan dan yang lainnya.
" Alina jangan pergi sendiri sembarangan.." Kata He Shu Huan cepat menyusul istrinya yang sudah masuk ke hutan lembah gunung Thai San yang berada di timur posisi mereka saat ini.
Kress..!!
Suara akar pohon yang menjalar keluar terinjak oleh sepasang sepatu mungil Alina.
" Hyaaaa...!! " Pekik Alina yang terperangkap pada jala akar -akar pohon yang di injaknya.
" Alina jangan khawatir Aku akan menolong mu.." Kata He Shu Huan menjentikkan ilmu sentilan jari serigala emas sakti ke arah jala akar -akar pohon yang telah mengurung Alina.
Creshh...!!
Bettzz...!!
Jala akar -akar pohon terputus dan terbebaslah Alina dari jala tersebut dan jatuh ke pelukan He Shu Huan yang sigap menangkap Alina sebelum Alina terjatuh ke lubang besar yang isinya adalah sejumlah buaya muara liar yang sangatlah ganas luar biasa.
" Hyaaaa..! Seram sekali..." Kata Alina memeluk He Shu Huan dengan tubuh gemetar ketakutan sekali karena membayangkan dirinya apabila terjatuh ke lubang besar itu maka tamatlah riwayatnya itu.
" Karena itu Kau jangan ceroboh dengan pergi seorang diri sembarangan di tempat asing tanpa diriku di samping mu untuk melindungi dirimu dari segala marabahaya yang mungkin bisa menyakiti mu dan melukai ku juga." Kata He Shu Huan nada menegur halus namun tegas sekali kepada Alina.
" Hemm, ya Kak Huan..Aku minta maaf kepadamu karena Aku sudah membuat mu cemas terhadap ku dan merepotkan dirimu." Kata Alina menatap lembut He Shu Huan.
" Ahh , Kau isteriku , maka Aku wajib melindungi dirimu dan Kau sama sekali tidak menyusahkan Ku sama sekali. Aku hanya berharap kau dapat memahami perasaan ku dan tugasku sebagai pria mu satu -satunya di dunia ini. Itu saja ,Alina." Kata He Shu Huan menurunkan Alina dari pelukannya .
" Terimakasih Kakak Huan." Kata Alina mengecup bibir lembut He Shu Huan dengan sikap manis dan manja yang menyenangkan hati He Shu Huan.
" Ah ,sudahlah..Aku tak dapat marah lagi kepada kamu jika Kau bersikap semanis ini kepadaku dan memberiku kecupan manis mu."Kata He Shu Huan tersenyum begitu menawan kepada Alina.
Alina menoleh ke arah lain hutan tanpa melihat He Shu Huan yang mengernyitkan kening karena He Shu Huan tersenyum menawan untuk Alina tapi Alina tak melihatnya.
" Kau ini..?!" Desis He Shu Huan geram sendiri.
__ADS_1
Bersambung...!!