Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.
Hancurnya Sekte Lembah Sungai Neraka Abadi Di Tangan Sangat Serigala Emas Sakti.


__ADS_3

He Shu Huan memerintahkan para pasukannya untuk mengurung para pasukan Bi Guan yang di ketahui olehnya telah kabur dari pegunungan awan kelabu ke arah perbatasan antara kota terpencil Bun dan gurun pasir.


Para pasukan Bi Guan di desak mundur dari arah pintu keluar dari pegunungan awan kelabu oleh He Shu Huan yang cerdas dalam mengepung musuh-musuhnya. Ia telah membunuh Bi Guan di kaki pegunungan awan kelabu di wilayah utara pada saat Ia menyelamatkan gadis remaja yang nyaris menjadi korban keganasan Bi Guan.


" Berhenti kalian semua dan menyerahlah untuk mendapatkan keringanan hukuman mati dari ku atau aku akan menembakkan panah es ku ini kepada kalian semua..!!! " Perintah He Shu Huan dengan tegas kepada para pasukan Bi Guan.


" Yang Mulia.. Kami menyerah kepada Anda tapi tolong jangan membunuh kami dengan panah es Anda yang dapat menghancurkan tubuh kami dalam waktu kurang dari setengah nol detik. " Kata para pasukan Bi Guan yang langsung sujud di bawah empat kaki kuda putih He Shu Huan.


" Mmm, dasar jiwa -jiwa pengecut yang serakah dan hina...! Aku akan memakai caraku untuk menghukum mati kalian semua...! " Dengus He Shu Huan yang telah mengacungkan pedang naga perak di tangan kanannya ke arah para pasukan Bi Guan, lalu melemparkan pedangnya yang langsung memenggal seluruh pasukan Bi Guan dengan kecepatan kilat.


Whuuushh!


Crakkk!


Crakkkk!


" Yang Mulia kita telah berhasil membantai kutu kotoran di wilayah Kekaisaran Ming kita. " Kata para pasukannya yang mengumpulkan kepala para pasukan Bi Guan dengan karung beras.


" Gantung kepala mereka di alun-alun kota Yin An pusat sebagai peringatan barangsiapa berani mengganggu ketenangan dan kedamaian serta kebahagiaan seluruh Kekaisaran Ming, maka hukuman mereka adalah mati dengan tubuh mereka tanpa kepala. " Perintah He Shu Huan dengan senyuman tegasnya kepada para pasukannya.


" Siap, Yang Mulia. Kami laksanakan perintah dari Anda dengan sempurna. "Jawab para pasukannya serentak.


Kemudian, He Shu Huan melesat dengan kuda putihnya menuju ke pegunungan Huang untuk menyelusuri semua orang-orang yang memiliki hubungan dengan Bi Guan.


Di tengah jalan, He Shu Huan menyelamatkan seorang putri dari kereta kuda pengantin yang terbakar dengan kemampuannya, yaitu He Shu Huan melayang dengan cepat ke arah kereta kuda pengantin itu dan menyambar tangan putri itu sebelum kereta kuda pengantin jatuh ke arah jurang dan hancur berkeping-keping.


Swuuushh!


Tep!

__ADS_1


" Wahhhh, terimakasih banyak atas pertolongan yang Anda berikan kepada saya. " Kata Putri itu yang terpesona dengan ketampanan dan juga kegagahan dimilikinya.


"Sama-sama." Jawab He Shu Huan singkat yang langsung meninggalkan putri itu di bahu jalan menuju ke pegunungan Huang dengan dirinya telah kembali berkuda dengan kecepatan tinggi.


"Yang Mulia...! " Panggil para pasukan dari putri itu dengan suara lega melihat putri itu berhasil terselamatkan nyawanya.


"Ya, aku selamat karena pria hebat itu. " Kata putri itu yang memandangi bayangan kuda putih yang di tunggangi oleh He Shu Huan.


He Shu Huan membidikkan panah es ketika ia telah sampai di wilayah pegunungan Huang yang membuat para pasukan sekte lembah sungai merak abadi kacau balau dengan satu serangannya saja.


Wuuungg!


Brsesss!


" Aaarggggghhhhh...!!!"


Bi Guan yang asli mendengar suara panah es di luncurkan oleh He Shu Huan di atas bangunan markas rahasianya segera kabur dengan cepat tanpa memedulikan selirnya yang sedang hamil tua.


"Ketua.. Anda mau lari tanpa membawa saya bersama dengan anda..! " Teriak selirnya yang menahan perut besar untuk mengejarnya namun Bi Guan mengabaikan selirnya yang tergelincir ke jurang dan tewas karena salah satu anak panah es milik He Shu Huan telah membidik dengan tepat di dada selirnya Bi Guan.


" Kurang ajar He Shu Huan sungguh kejam bila dia sudah marah besar seperti ini..! " Batin Bi Guan yang gemetaran karena takut sekali pada keganasan He Shu Huan terhadap pengkhianat.


Bi Guan melompati jurang dengan ilmu ginkang harimau terbang sehingga ia berhasil melarikan diri dari kejaran He Shu Huan yang masih belum tahu bahwa Bi Guan belum mati.


Bi Guan yang licik menggunakan orang lain yang menyamar sebagai dirinya di kaki pegunungan awan kelabu yang di bunuh oleh He Shu Huan ketika orangnya itu ingin memperkosa Yanmi gadis remaja yang memikat hatinya itu.


" Yanmi kau berani kabur dari ku..Awas kamu jika aku berhasil menangkapmu lagi, maka kamu akan mendapatkan hukuman seberat-beratnya dariku. " Pikiran Bi Guan yang melihat He Shu Huan menyelamatkan Yanmi di kaki pegunungan awan kelabu dari balik bukit kecil di wilayah itu.


Kini, Bi Guan menyelinap masuk ke wilayah dari Kekaisaran Li dengan bebas tanpa memiliki rasa peduli dengan para pasukannya yang di bantai habis oleh He Shu Huan dengan pedang Naga perak melalui ilmu pedang serigala emas sakti.

__ADS_1


Swuuushh!


Crakk!


He Shu Huan melihat seluruh mayat dari para pasukan Bi Guan yang berserakan di wilayah pegunungan Huang dengan raut wajahnya getir dan pahit melihat Ia harus membantai para pasukan sahabatnya sendiri.


" Aku kini hanya memiliki Kekaisaran Ming yang menjadi tanggungjawab ku sebagai Kaisar Ming Huan. Karena itu Aku harus memiliki hati dan pikiran tegas dan dingin untuk melindungi rakyat ku. " Batin He Shu Huan.


He Shu Huan menoleh ke lembah sungai neraka abadi ketika ia mendengar suara orang meminta pertolongannya. Ia pun segera memacu kudanya untuk menurun lembah sungai neraka abadi dan menemukan sepasang muda dan mudi yang terkurung di dalam bangunan bentuk kerucut yang tertutup pintu gunung.


" Siapa kalian berdua yang menjadi tawanannya Bi Guan? " Tanya He Shu Huan dengan suaranya yang berwibawa sekali kepada sepasang muda dan mudi itu.


" Kami adalah Li Yun Shiang putra pertama dari Kaisar Li dan Bi Lian putri dari mendiang Ketua sekte pengemis bunga teratai putih. "Jawab Bi Lian yang memapah Li Yun Shiang untuk maju ke pintu gunung agar mereka bisa di lihat oleh He Shu Huan.


" Hmm.. Mundurlah kalian, aku akan membuka pintu gunung untuk kalian terbebaskan. " Kata He Shu Huan dengan ramah kepada keduanya.


" Iya, Pendekar Besar. " Jawab Bi Lian patuh kepada He Shu Huan.


Lalu, He Shu Huan menggunakan ilmu pukulan tapak sembilan naga emas melalui telapak tangan menghantam hancur pintu gunung yang mengurung Li Yun Shiang dan Bi Lian.


Bruakkk!


" Terimakasih untuk pertolongan dari Anda yang sangat besar kepada kami, Pendekar Besar. " Kata Bi Lian yang membantu Li Yun Shiang untuk memberikan salam terimakasih mereka kepada He Shu Huan.


" Iya, sama-sama Nona. Hmm, aku lihat teman kamu itu mengalami luka yang sangat parah di tubuhnya. Jika kamu tak merasa keberatan aku ingin mengobatinya. Apakah kamu dapat beri izin aku untuk menyelamatkan nyawanya?? " Kata He Shu Huan dengan tulus hatinya ingin menyelamatkan putra pertama dari Kaisar Li.


'Iya, tentu saja saya izinkan Anda untuk Anda bisa menyelamatkannya. "Jawab Bi Lian segera menyerahkan Li Yun Shiang kepada He Shu Huan.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2