
He Shu Huan melakukan pelayaran seorang diri dengan menggunakan sebuah perahu kecil yang sederhana untuk melakukan perjalanan ke pulau api dan es di utara dalam misi menyelamatkan Alina istrinya tercinta.
" Tolong..! Tolong..!"
Tiba -tiba terdengar suara orang meminta tolong di tengah lautan yang luas.
" Hei..Tunggu sebentar aku akan menolongmu." Kata He Shu Huan sigap sekali. Ia menggetuk air dengan dayungnya lalu orang yang minta tolong itu terlempar keluar dari laut dan melayang jatuh ke atas perahunya.
" Tu..Tuan siapa pun dirimu tolong sampaikan pesan ku ini untuk majikan pulau kami yang sedang pergi merantau ke daratan besar kalau pulau kami di serang pasukan Yung Jin..Agghh.." kata orang itu yang akhirmya meninggal dunia di atas perahu He Shu Huan sesudah memberikan pesan itu kepada He Shu Huan.
" Pulau mu apa namanya ? Dimanakah dan Siapa majikan pulau mu itu?" Tanya He Shu Huan ingin tahu namun orang itu telah meninggal dunia.
He Shu Huan terpaksa menajamkan sepasang matanya ke sekitar lautan utara untuk He Shu Huan bisa menemukan jawaban dari pertanyaan di benaknya yang penasaran mengenai pulau yang di serang pasukan Yung Jin.
" Yung Jin itu siapakah ?" Tanya He Shu Huan di dalam hatinya.
Rasa penasaran He Shu Huan terbayarkan dengan dirinya melihat sebuah pulau yang sangat indah namun serba putih dan berkilauan,namun pulau itu terlihat begitu sepi dan berantakan oleh debu dan awan hitam di sekitar pulau itu seperti habis di bakar oleh seseorang.
"Augh..! Tolong Aku ! Jangan pernah kalian semua ganggu Aku atau Ayahku akan membunuh kalian semua yang telah berani membakar pulau bunga seruni es kami..!" Teriakan seorang gadis yang berasal dari sebuah kapal laut besar terdengar begitu jelas oleh He Shu Huan di perahunya yang berjarak cukup jauh dari kapal laut di dekat pulau yang di ketahuinya ini adalah Pulau Bunga Seruni Es.
" Nona Kim yang cantik ku harap kau mau patuhi perintahku atau aku akan menyuruh anak buah ku untuk memperkosamu secara bergiliran hingga kau mengharap kematian akan cepat datang untukmu."Kata seorang pria berkumis tebal yang menghunuskan pedang ke leher gadis yang di ikat di tiang kapal laut besar itu.
"Puh ! Aku sama sekali tidak takut akan mati..! Silakan kamu membunuh ku..!" Teriak gadis yang bernama Kim Soon He dengan nada yang sangat berani sekali.
__ADS_1
"Tidak semudah itu kamu untuk bisa mati..! Aku akan membuatmu hidup segan dan mati pun kau tak bisa kecuali kau mau bekerjasama denganku untuk mendapatkan pusaka pulau bunga seruni es yang di sembunyikan oleh Ayahmu si laknat Kim Yu Han." Kata pria itu mencengkeram wajah gadis itu dengan nada bengis sekali.
" Emmmhh..! " Erang gadis itu.
Wuttzzz..!
Cus !
Bruak..!
" Ei ,apa yang telah terjadi dengan Tuan Muda Yung Bong ?!" Pekik kebingungan dan kepanikan pada para anak buah pasukan dari orang yang di sebut Yung Jin ketika melihat majikan muda mereka tersungkur di bawah sepasang sepatu mungil Nona Kim Soon Hee secara tiba -tiba.
" Kalian tak perlu panik begitu ! Karena Aku lah yang telah membunuh majikan muda kalian yang tak punya rasa kemanusiaan yang tinggi terhadap manusia lainnya..!" Suara berwibawa itu datang dari seorang pemuda sangat tampan sekali yang tahu -tahu telah berdiri di atas tiang tempat Nona tawanan mereka terikat dan mereka terbelalak kaget luar biasa karena Nona itu telah bebas dan berdiri di samping pemuda asing itu.
" Namaku He Shu Huan." Jawab pemuda itu nada singkat sekali.
" Lalu apa tujuanmu untuk menolong ku dari para pasukan Yung Jin ?" Tanya Nona Kim Soon Hee yang menatap kagum akan ketampanan pemuda itu.
"Menjalin persahabatan antar kedua negara yang bertetangga dekata yakni antara Kekaisaran Ming dengan Kekaisaran Baekjae." Jawab He Shu Huan yang dapat menyelidiki siapakah orang -orang itu yang berada di perairan utara Kekaisaran Ming.
"Darimana kau bisa mengetahui kalau kami dari Kekaisaran Baekjae ?" Tanya Kim Soon Hee yang semakin kagum terhadap pemuda asing yang amat cerdas itu.
"Dari tata bahasa mu dan pakaian kalian yang ku dapat nilai sebagai keluarga Kekaisaran Baekjae dan pulau bunga seruni es yang kalian sebutkan tadi adalah Pulau Yin yang masih berada di dalam kawasan perairan utara Kekaisaran Ming kami bukan milik kalian." Jawab He Shu Huan yang menatap tajam gadis yang di selamatkannya itu.
__ADS_1
"A...Aku tidak tahu kalau pulau bunga seruni es itu adalah pulau Yin. Aku dan Ayah ku sudah tinggal di sana selama tujuh tahun semenjak kami berdua kehilangan Ibu ku yang meninggal dunia karena sakit keras akibat racun yang menyerang otak Ibu ku."Kata gadis itu menceritakan asal mula dirinya menetap di pulau Yin.
" Emm lalu dimanakah Ayahmu itu?" Tanya He Shu Huan nada dingin sekali kepada Kim Soon Hee seraya mengerahkan telapak tangannya ke arah sekitar dua ratus pasukan Yung Jin yang mulai bergerak untuk menyerang dirinya dari lantai atas kapal laut besar itu.
Dess...!!
Bruakk..!!
Brushh..!!
" Aghhhh..!!" Pekik kematian dua ratus pasukan Yung Jin yang tewas terkena pukulan naga es He Shu Huan hingga kapal laut terbelah dua lalu kapal tenggelam di lautan.
Brrrr...!
He Shu Huan sudah membawa gadis itu ke perahu miliknya dengan menotok kaku gadis itu sebelum kapal laut milik Yung Jin tenggelam.
"Kau ini siapakah ? Mau apa kau menawanku dan mencari tahu tentang ayahku ?" Tanya Kim Soon He gemetar ketakutan terhadap pemuda asing itu.
" Aku sudah bilang namaku He Shu Huan. Aku harus membawamu bersamaku untuk Aku bisa temukan Ayahmu yang bernama Feng Ti Lun di balik nama Kim Yu Han yang merupakan bajingan pengkhianat Kekaisaran Baekjae yang kabur ke Kekaisaran Ming dan mengacaukan Kekaisaran ku yang seharusnya damai. Apakah kamu tahu kalau ayah mu itu juga mempunyai putri lain di luar ibu mu dan putrinya itu adalah pelayanku sendiri ? " Jawab He Shu Huan yang membuka rahasia jati diri Feng Ti Lun kepada Kim Soon Hee yang tak pernah menduga kalau Ayah gadis itu adalah pria sangat jahat dan pengkhianat negara serta orang yang hidung belang yang sudah mengkhianati Ibu kandungnya yang di ketahuinya adalah seorang putri yang berasal dari Kekaisaran Baekjae.
" Tuan He , kau terlihat begitu membenci dan juga mendendam sekali terhadap ayahku ?" Tanya Kim Soon Hee semakin ketakutan kepada pemuda di hadapannya itu.
Bersambung..!!
__ADS_1