Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 3.
Dapur Tak Manusiawi.


__ADS_3

Bi Guan menghunuskan golok di tangan kanannya dengan sikap yang sangat gagah perkasa sekali dalam mempersiapkan dirinya untuk menghadapi dan memenangkan pertarungan melawan Bu Ci Xing.


Bu Ci Xing pun memulai bergerak menghadapi golok hebat di tangan Bi Guan yang sangat lihai luar biasa. Pria ini menggunakan ilmu golok awan bulan perak dalam mengatasi ilmu golok harimau emas sakti Bi Guan.


Trang..!!


Trang..!!


Trang ..!!


Keduanya ternyata seimbang karena Bi Guan tak pernah menyangka kalau lawannya yang terlihat lemah itu adalah lawan yang hebat juga dengan ilmu golok yang tak kalah lihainya dengan ilmu goloknya sendiri.


He Shu Huan memerhatikan tiap gerakan golok di tangan Bu Ci Xing yang sedang di hadapi oleh Bi Guan itu. He Shu Huan melihat golok mengarah ke leher Bi Guan dari arah samping kiri sahabatnya.


" Tepis dengan kaki kanan mu , Guan." Kata He Shu Huan yang mengetahui cara mengalahkan ilmu golok awan bulan perak yang di mainkan oleh Bu Ci Xing untuk menang dari Bi Guan.


Bi Guan dengan cekatan mengikuti arahan dari He Shu Huan dalam menghindari tertebasnya leher nya dari arah samping kiri nya oleh pihak lawan nya itu.


Dukkk...!!


" Aghh..! " Pekik Bu Ci Xing merasa pundak kirinya remuk terkena tendangan kaki kanan Bi Guan.


Bi Guan tak pernah menyia -yiakan kesempatan untuk memberikan ampunan bagi Bu Ci Xing yang sudah terhuyung -huyung dan lemah karena selain pundak kiri Bu Ci Xing telah remuk oleh tendangan kaki kanan Bi Guan.


Juga , adanya serangan serbuk tebung putih yang di gunakan He Shu Huan secara diam -diam telah melumpuhkan gerakan ilmu silatnya secara yang sangat membingungkannya itu.


Bu Ci Xing membelalakan sepasang matanya dan Ia tak sanggup menahan serangan golok harimau emas sakti milik Bi Guan yang bergerak begitu cepat sekali ke arah nya.


" Hyaaa..! Matilah kauu...! " Hardik Bi Guan yang menebas Bu Ci Xing dengan gerakan miring pada ujung mata goloknya itu.


Crakk...!!


" Bajingan kau..! " Hardik para pasukan anak buah Sekte Pengemis Barat yang menyerbu serempak untuk membalaskan dendam pimpinan mereka yang telah tewas di tebas Bi Guan.

__ADS_1


Wushh...!


Crang..!


Crang..!


Bi Guan melesat begitu gesit dengan gerakan kaki menyapu udara ke arah pata pasukan anak buah Sekte Pengemis Barat dan akibatnya adalah para pasukan anak buah Sekte Pengemis Barat telah di lumpuhkan dalam waktu lima detik oleh Bi Guan.


Bi Guan dengan senyuman sadis nya membantai mereka semua dengan melontarkan goloknya ke arah mereka yang sudah terkapar di seluruh lantai dapur Penginapan Lima Warna Cahaya Rembulan.


Whooshh...!!


Crakkkkkkkk...!!


Kepala -kepala , tubuh -tubuh dan darah segar pun berserakan serta membanjiri ruangan itu seketika itu juga.


Sementara itu , Gu Jin Wu yang menghadapi Si Raja Tua Pengemis Barat Hu Ti Kun masih belum dapat meraih kemenangan karena lawannya Gu Jin Wu adalah salah satu tokoh hitam lihai yang amat terkenal di barat Daratan Besar.


Trang..!


Trang..!!


Percikan sinar api akibat terjadinya benturan dari pedang di tangan Gu Jin Wu dengan pedang tajam dan bergerigi Hu Ti Kun yang lihai sekali.


Wuttzz..!!


Desss....!!!


Bruakkk...!!


Hu Ti Kun terkejut sekali karena adanya serangan yang datang dari arah kepalanya pada saat dia nyaris meraih kemenangan dalam menghadapi Gu Jin Wu yang sudah nyaris kewalahan melawannya itu.


Hu Ti Kun tiba -tiba terjatuh dari atas tiang dipan tungku rebusan manusia yang ingin dia lemparkan ke arah Gu Jin Wu melalui kibasan kencang salah satu telapak tangannya itu.

__ADS_1


" Agghh..! "


Hu Ti Kun melotot saat sebuah golok melayang tepat menancap di dadanya menembus langsung ke punggungnya.


Cepp..!!


" Jin Wu apakah kau baik -baik saja? " Tanya Bi Guan cepat menangkap tubuh Gu Jin Wu yang gontai dan terjatuh dari tempat pemotongan tak wajar di dapur penginapan lima warna rembulan.


" Kakak Wu...! " Teriak Ma Xiao Yu menangis keras menubruk Gu Jin Wu yang sangat lemah di atas pangkuan Bi Guan.


" Dia mengalami luka dalam yang cukup parah akibat benturan tenaga dalam nya yang masih kurang baik di bandingkan dengan ilmu tenaga dalam Hu Ti Ma kembaran Hu Ti Kun." Kata He Shu Huan yang cepat menaruh telapak tangannya di dada Gu Jin Wu untuk mengerahkan ilmu tapak naga api untuk menyembuhkan luka dalam tubuh Gu Jin Wu.


" Augh..! " Terdengar suara Alina mengeluh yang mengejutkan He Shu Huan yang menengok ke arah Alina yang ternyata telah berada di tangan seorang pria bertubuh besar dan wajah tampan yang tahu -tahu telah muncul di tempat itu.


" Kurang ajar laknat berani sekali kau menyandera istriku..! " Bentak He Shu Huan yang segera berdiri dan menghadapi pria yang membekuk Alina dari arah belakang istrinya yang telah di totok lemah terlebih dahulu oleh pria itu.


" Jika kau ingin istrimu selamat , maka Kau harus bekerjasama dengan ku untuk membasmi Liu Ze Bun di kota Da An yang tak jauh dari kota Wei..! " Kata pria itu melakukan transaksi dengan He Shu Huan.


" Liu Ze Bun akan mati di tanganku namun Kaulah yang lebih patut mati lebih cepat dari Liu Ze Bun karena Kau telah lancang tangan menyentuh dan menyandera istriku..! " Bentak He Shu Huan nada sadis luar biasa kepada pria itu yang tak lain ialah Hu Ti Kun yang asli yang menyamar sebagai salah satu mayat manusia yang di gantung di tiang -tiang dapur penginapan itu.


Hu Ti Kun dengan wajah sangar luar biasa sekali dan tubuhnya yang tanpa sehelai pakaian sama sekali sangat mengerikan sekali bagi Alina dan yang lainnya.


" Manusia busuk kau sungguh tak tahu malu dan kotor...! " Maki Alina yang merasa jijik dan muak terhadap Hu Ti Kun yang membelenggu dirinya dengan rantai bentuk usus -usus manusia yang sudah di awetkan dengan ilmu tenaga dalam yang sangat hebat di miliki pria itu.


" Hu Ti Kun lepaskan adik ku sekarang juga atau kau akan ku mutilasi menjadi daging cincang oleh ku..! " Hardik Bi Guan yang maju dengan goloknya bergerak ke arah Hu Ti Kun.


Hu Ti Kun menggerakan tangan kanannya dengan sikap malas namun golok Bi Guan telah hancur menjadi berkeping -keping terkena tangan kanan kosong Hu Ti Kun.


Plakk...!!


Plangg..!!


" Aghh..!" Pekik Bi Guan kaget sekali karena golok hebatmya telah hancur berkeping -keping terkena tangan kanan kosong musuhnya yang tak waras dan sadis itu.

__ADS_1


" Guan ,mundurlah dan jaga sajalah Gu Jin Wu dan yang lainnya. Biar Aku yang menghabisi orang gila itu." Kata He Shu Huan menarik lengan Bi Guan untuk Bi Guan mundur dan melindungi Gu Jin Wu dan yang lainnya.


Bersambung..!!


__ADS_2