
He Shu Huan dan rombongannya telah tiba di kota Chou. Ia di kawal oleh para pasukan dari laskar serigala emas sakti yang di pimpin oleh Yo Hu kawan lamanya yang sangat di percaya olehnya itu.
" Penginapan ini kenapa begitu sunyi senyap? " Tanya Alina istrinya yang ikut turun dari keledai yang pintar untuk bersama-sama dengannya masuk ke dalam penginapan yang telah di tunjukkan oleh Yo Hu kepadanya.
" Ya, tapi lumayan kok untuk santai sejenak dari gangguan badai topan yang akan segera datang ke kota Chou ini. " Jawab He Shu Huan dengan nada ringan untuk istri dan semua orangnya bisa tenang.
" Yang mulia, biarkan kami yang lebih dahulu yang masuk ke penginapan sebelum anda dan Nyonya besar. " Kata Yo Hu kepada He Shu Huan dengan sikap hormat seraya memberikan kode kepada teman-teman nya untuk masuk ke dalam penginapan untuk di periksa dengan teliti dan cermat sebelum He Shu Huan dan Alina masuk ke penginapan tersebut.
Namun belum lama beberapa orang temannya masuk ke penginapan tibatiba beberapa orang teman itu telah terlempar keluar dengan tak lagi bernyawa.
" Kurang ajar sepertinya ada musuh yang telah menunggu kita di penginapan ini dan mereka telah berani membunuh kawan-kawan kita di hadapan aku..! " Kata He Shu Huan yang telah mengangkat tangan ke penginapan lalu terdengar jeritan kesakitan dari dalam penginapan itu.
"Aaghhhhhhhh...! "
" Bedebah kau! " Hardik seorang wanita yang melayang dari penginapan dengan telapak tangan mengarah kepada He Shu Huan di pintu masuk ke penginapan itu.
Plakkk!
Dess!
" Aughhhh...! "
He Shu Huan menyambut dengan baik telapak tangan dari wanita itu yang akibatnya terjadi pada wanita itu adalah kematian dengan mulut mengeluarkan busa.
" Kakak Huan, kau sungguh hebat. " Kata Alina memuji suaminya.
__ADS_1
" Sayang, aku biasa saja. Ayo kita masuk ke penginapan yang sudah bersih dari kuman dan bakteri. " Kata He Shu Huan yang merangkul istrinya untuk masuk ke penginapan bersama -sama dengannya dan Yo Hu.
Di dalam penginapan hanya ada meja dan kursi kosong namun penginapan yang bersih dan lengkap sekali untuk para pasukannya bisa membantunya untuk membuatkan makan malam untuknya dan Alina.
" Yang Mulia, di penginapan ini ada banyak bahan makanan yang segar dan sehat untuk anda dan Nyonya besar makan malam. " Kata Yo Hu yang sudah memeriksa dapur di penginapan ini kepada He Shu Huan.
" Ya, Yo Hu. Tolong kamu siapkan arak nu er hong juga ya untuk kami dan kalian semua untuk merayakan berkumpulnya kita semua di kota Chou ini untuk misi kita yang akan datang. " Kata He Shu Huan yang mengajak Alina untuk duduk di bangku kosong di ruang utama penginapan.
" Baik, Yang Mulia akan saya segera siapkan semuanya untuk Anda dan Nyonya besar. " Kata Yo Hu segera kepada He Shu Huan.
He Shu Huan dan Alina menunggu dengan sabar dan tenang di tempat mereka bersama dengan Wan Lina dan Wan Heng. Namun, sepasang mata He Shu Huan selalu siaga terhadap segala bentuk yang mencurigakan baginya.
" Ada debu di lantai tempat kita duduk, Alina. " Kata He Shu Huan yang menemukan jejak kaki orang yang terdapat di lantai batu di ruang utama di penginapan itu kepada Alina.
Alina memegang sumpit lalu melemparkan sumpit ke bawah meja kayu lalu terdengar suara orang melengking kesakitan karena tertusuk sumpit lemparan Alina.
" Aughhhh..!"
Tak lama kemudian muncullah sekelompok orang yang memakai baju berwarna hitam yang membawa senjata tajam berupa gada di hadapan mereka dengan sikap garang sekali.
" Kalian semua ini siapakah dan darimana asal kalian? " Tanya He Shu Huan dengan nada dingin kepada sekelompok orang itu.
" Kami sekte Beruang Salju dari pegunungan Himalaya. " Jawab salah satu dari kelompok orang itu dengan nada garang kepada He Shu Huan.
" Lalu apakah tujuan kalian semua datang ke kota Chou? " Tanya He Shu Huan dengan nada dingin kepada sekte beruang salju.
__ADS_1
" Kami ingin mengundang mu untuk datang ke pertemuan para pendekar besar di lembah naga di pegunungan Himalaya yang akan di gelar pada tanggal delapan bulan tiga tahun depan. " Jawab salah satu dari anggota sekte beruang salju kepada He Shu Huan.
" Oh, beginikah cara seorang yang ingin sekali mengundang orang untuk mengunjungi tempat orang besar? " Tanya He Shu Huan dengan nada dingin kepada para anggota sekte beruang salju di hadapannya itu.
" Ya, kami tak bisa memberikan sikap yang baik dan ramah terhadap seorang yang dahulunya pernah menjadi orang sesat di pulau buangan seperti mu. " Jawab salah satu dari anggota sekte beruang salju yang merendahkan sekali kepada He Shu Huan.
" Begitukah menurut penilaian orang yang aku dengar katanya seorang yang berasal dari keluarga bangsawan terhormat di Kekaisaran Nepal dan Bhutan? " Tanya He Shu Huan dengan nada dingin kepada para anggota sekte beruang salju.
" Kami bukan orang Kekaisaran Nepal dan Bhutan yang pernah menjadi sahabat mu yang sampai saat ini selalu menjadi kelompok yang mendukung mu. Kami adalah Kekaisaran Chi..! " Jawab salah satu dari anggota sekte beruang salju dengan nada sombong kepada He Shu Huan.
" Baiklah, lalu kalian mau apa terhadap aku dan orang-orang ku yang telah datang ke kota Chou di penginapan yang awalnya sunyi senyap jadi ramai karena jumlah orang-orang kalian dan juga jumlah orang-orang ku? " Tanya He Shu Huan dengan nada dingin kepada para anggota sekte beruang salju seraya tangannya memegangi cangkir kayu di meja kayu di dekat orang-orang nya.
" Kami ingin membunuhmu agar segala cita -cita kami tercapai...!" Jawab salah satu dari anggota sekte beruang salju kepada He Shu Huan lalu telapak tangannya telah terbuka untuk mulai menyerang He Shu Huan dan orang-orang He Shu Huan dengan ilmu silat telapak beruang salju yang mengandung hawa dingin.
He Shu Huan melemparkan cangkir kayu di tangannya ke arah para anggota sekte beruang salju yang mengerahkan ilmu silat telapak beruang salju kepada dirinya dan orang-orang nya.
Plakkk!
Desss!
Brakkk...!
Cangkir kayu pecah terkena serangan ilmu silat telapak beruang salju milik para anggota sekte beruang salju tetapi telapak tangan para anggota sekte beruang salju telah putus oleh ilmu telapak serigala emas sakti milik He Shu Huan.
" Ahhhh. ..! Lihatlah serangan kami..! " Hardik para anggota sekte beruang salju yang telah menyerang He Shu Huan secara serentak dengan ilmu silat beruang salju yang di sertai dengan ilmu badai salju kepada He Shu Huan.
__ADS_1
Wushhh...!
Bersambung!