Pendekar Tongkat Pemukul Anjing

Pendekar Tongkat Pemukul Anjing
Ep 7 - Sejarah


__ADS_3

Isi kitab pusaka jalan pedang kini telah berada di kepala Agni. Kitab itu hanya memilikki 3 jurus saja, namun setiap jurus mempunyai variasi gerakan yang lebih rumit daripada jurus Tongkat Pemukul Anjing.


Didalam kitab itu juga berisi pengetahuan jenis-jenis pedang dan sifat-sifatnya, juga keterangan tentang bahan-bahan pedang yang berkualitas tinggi dan bagaimana cara membuatnya.


Sama seperti halnya kitab tongkat pemukul anjing, terdapat pula tenik kultivasi pada kitab jalan pedang. Untuk saat ini, Agni belum memahami bahwa setiap teknik kultivasi juga mempunyai perbedaan-perbedaan. Namun kitab jalan pedang adalah salah satu kitab terbaik yang ada di bumi, maka dipastikan, teknik kultivasi jalan pedang adalah teknik tingkat tinggi.


Dan yang paling menonjol dari isi kitab jalan pedang, adalah segala keterangan tentang dunia alkimia. Ribuan nama tanaman herbal beserta kegunaan dan cara pengolahannya, teknik pembuatan pil, dan berbagai macam hal yang lainnya. Sedikit aneh jika dilihat dari nama kitab, namun isi kitab lebih banyak mengulas dunia alkemis.


Selain kitab jalan pedang, Takada Tanaga juga mewariskan kedua bilah pedangnya kepada Agni. Agni senang sekali dengan pemberian itu, walau sama sekali belum mengenal gerakan-gerakan beladiri dengan pedang ataupun tongkatnya, namun kini telah ada dua kitab di kepalanya. Dalam angannya, Agni sudah membayangkan betapa gagah dirinya bermain-main dengan pedang atau tongkatnya itu.


"Eyang, aku heran. Eyang hanya membawa satu tongkat dan menghabiskan tenaga untuk menutup aura tongkat tersebut. Sedangkan kitab Tongkat Pemukul Anjing, di bawa Guru Takada Tanaga, dan guru masih bisa membawa kitab jalan pedang bersama pedangnya" kata Agni


"Hahaha... Kau cukup perhatian juga ya Cu... Baiklah, akan aku ceritakan kisah yang terjadi hampir dua juta tahun yang lalu"


Tidak jauh berbeda dengan hari ini, ada lima benua besar yang terdapat di permukaan bumi yang dihuni oleh berbagai ras. Namun di setiap benua tidak hanya berdiri satu Kekaisaran saja. Setidaknya ada 5 hingga sepuluh kekaisaran di setiap daratan.


Kekuatan adalah penentu kekuasaan, sehingga terjadi banyak perang dimana-mana. Baik itu perang antar ras, perang antar sekte, entah sekte hitam, putih, atau netral. Juga perang antar kekaisaran untuk memperebutkan kekuasaan.


Dan adalah ras iblis surgawi, di ketahui sebagai ras iblis terkuat di seluruh galaxy. Tak ada yang mengetahui dari planet mana sesungguhnya mereka berasal. Yang pasti ras mereka menempati salah satu diantara ribuan planet yang ada di seluruh galaxy.


Iblis surgawi telah berhasil menyusupkan ras mereka di antara ras manusia di daratan bumi. Peperangan yang tak pernah berhenti di daratan bumi, tak lepas dari ulah mereka. Ras iblis dapat memasuki daratan bumi melalui portal kegelapan yang hanya dapat di aktifkan menggunakan aura kematian.


Dimana terdapat perang, disitu ada korban, dan pasti akan ada aura kematian. Utusan ras iblis yang menyusup akhirnya berhasil menyulut perang besar di semua daratan, mengakibatkan hampir seperlima ras manusia bertemu kematian.


Pada akhirnya, dengan sumber kekuatan dari aura kematian ras manusia, iblis surgawi membuka portal kegelapan dan mengirimkan pasukannya untuk memusnahkan sisa penghuni daratan bumi yang ada, baik itu ras elf, ras naga kuno, ras siluman juga ras orc.


Wujud asli iblis surgawi dua hingga tiga kali lipat lebih besar dari pada manusia, bahkan pembesar-pembesar iblis surgawi memiliki ukuran tubuh sepuluh kali lipat dari pada ras manusia.


Semakin banyak korban dari semua ras penghuni daratan bumi sejak datangnya pasukan iblis tersebut. Meskipun jumlah ras manusia yang tersisa masih jauh lebih banyak daripada pasukan iblis surgawi, akan tetapi setiap iblis surgawi beberapa kali lipat lebih kuat dari pada manusia.


Walaupun terlambat menyadari, pada akhirnya ras manusia dapat bersatu demi mengusir iblis surgawi dari daratan bumi. Terbentuklah aliansi 5 benua. Segala hal bentuk penyatuan kekuatan baik dari ilmu, senjata, sumber daya dan sebagainya dilakukan demi menyusun kekuatan dan persenjataan.


Aliansi lima benua juga merangkul ras lainnya yang menghuni daratan bumi. Awalnya mereka menolak karena menganggap itu adalah perang ras manusia. Namun karena juga jatuh korban yang tidak sedikit dari pihak mereka, mau tidak mau, ras lainnya pun bergabung dalam aliansi untuk melawan pasukan iblis surgawi.


Dengan memadukan berbagai macam teknik dan jurus terkuat dari banyak sekte di berbagai ras, terciptalah satu teknik ilmu tanpa tanding yang tersimpan dalam sebuah kitab, yang saat ini dikenal dengan kitab tongkat pemukul anjing.


Mengiringi kitab tersebut, aliansi lima benua dengan kerjasama dari banyak master dari seluruh daratan, berhasil menciptakan lima senjata terkuat sepanjang sejarah berupa sebuah tongkat. Selaras dengan nama kitab, tongkat itupun diberi nama tongkat pemukul anjing.


Tongkat tersebut dibuat dari sisik naga suci yang didapatkan dari ras naga kuno dan dipadukan dengan esensi lima elemen. Pembuatan tongkat tersebut memakan waktu lebih dari sepuluh tahun. Lima tongkat yang tercipta dipegang oleh lima master terkuat yang ada dalam aliansi lima benua.


Jutaan kultivator dari seluruh ras yang ada di daratan bumi, tergabung dalam pasukan yang dibentuk aliansi lima benua. Pasukan itu terbagi menjadi menjadi lima kelompok yang di pimpin oleh lima master pemegang tongkat.


Perlahan-lahan pasukan aliansi lima benua dapat memukul mundur pasukan iblis surgawi di berbagai wilayah. Hingga pada akhirnya, pasukan iblis surgawi menyisakan satu pasukan iblis terkuat yang dipimpin iblis raksasa bernama Ghu'lat. Pasukan iblis itu telah membunuh banyak sekali penghuni daratan bumi.


Lima master pemegang tongkat harus bersatu demi menghadapi Ghu'lat. Dengan teknik penyatuan lima tongkat, Ghu'lat berhasil dibunuh setelah pertarungan sengit satu bulan lamanya. Namun empat tongkat yang lainnya harus musnah bersama tewasnya Ghu'lat.

__ADS_1


Setelah Ghu'lat terbunuh, sisa pasukan iblis surgawi yang masih hidup, melarikan diri ke tempat asal mereka. Kemudian para master formasi, bersatu untuk menyegel portal kegelapan, mencegah pasukan iblis surgawi kembali menyerang daratan bumi.


Perang terbesar dalam sejarah daratan bumi tersebut berlangsung lebih dari seratus tahun. Memakan korban sekitar 75% penghuni daratan bumi dari semua ras, meruntuhkan gunung-gunung, mengeringkan lautan dan hampir tak ada kota yang selamat dari kehancuran.


Setelah puluhan tahun daratan bumi kembali memulihkan diri. Tidak seperti sebelumnya, lima benua kini hanya di pimpin oleh satu kekaisaran saja. Namun timbul masalah lain. Berbagai sekte baik sekte putih, hitam maupun netral mengklaim hak atas kepemilikan kitab dan tongkat pemukul anjing. Termasuk pula ras naga kuno yang merasa paling berjasa dengan sisik naga sucinya. Bahkan hal itu juga terjadi di dalam tubuh aliansi lima benua, dan pada akhirnya mengakibatkan bubarnya aliansi tersebut.


Beruntung lima orang pemegang tongkat dan kitab pusaka tongkat pemukul anjing, adalah orang yang benar-benar terpilih melalui seleksi yang sangat ketat. Selama lebih dari seratus tahun sejak perang berakhir, kelimanya telah banyak sekali membunuh orang-orang yang mengincar kedua pusaka.


Bisa saja mereka berlima terus mempertahankan sepasang pusaka itu, bagaimanapun, mereka adalah lima orang terkuat yang ada di daratan bumi pada masa itu. Namun menghadapi ras sendiri adalah sesuatu yang berbeda dengan menghadapi ras iblis.


Selain itu, kehidupannya akan sulit menemukan kedamaian karena pasti tidak akan lepas dari incaran ribuan, bahkan mungkin jutaan kultivator lainnya.


Pada akhirnya kelima pemegang pusaka membuat formasi disuatu tempat, untuk menyembunyikan diri mereka dan menghilang dari daratan bumi bersama kedua pusaka.


Selama beberapa ribu tahun, mereka hidup berlima di tempat persembunyian mereka. Pada dasarnya, seorang kultivator lebih suka hidup menyendiri, dan menghabiskan banyak waktunya untuk bermeditasi. Jadi berlima sudah cukup ramai bagi mereka.


Tapi mereka bukanlah kultivator level immortal yang mempunyai kehidupan abadi. Hanya sedikit sekali kultivator yang mengambil jalan keabadian. Karena dengan menempuh jalan keabadian seorang kultivator harus rela meninggalkan kehidupan duniawi di alam daratan dan naik ke atas langit.


Pada akhirnya usia menjadi hal terakhir bagi kelimanya. Kelimanya harus melepas jasad mereka dan hanya mengandalkan roh atau tubuh astral mereka, untuk menjaga kedua pusaka. Di tingkat SoulGod kelas 2, seorang kultivator mulai membentuk tubuh astral kecil yang mendiami titik dantiannya. Kemudian pada tingkat SoulGod kelas 3, kesadaran kultivator bisa sepenuhnya menempati tubuh astral, dan bisa melakukan perjalanan di luar tubuh aslinya.


Berbeda dengan reinkarnasi, dimana roh akan dilahirkan kembali di waktu dan kehidupan yang kedua, tubuh astral adalah kehidupan kedua di waktu yang sama. Saat tubuh asli mati, kesadaran kultivator akan menempati tubuh astral dan hidup sebagai roh. Namun tubuh astral hanya memilikki 10-30 % dari kekuatan tubuh asli seorang kultivator.


Menjaga aura kedua pusaka dengan tubuh astral, jauh lebih berat dibanding dengan tubuh asli. Tongkat pemukul anjing memiliki aura sejati jauh lebih kuat dibanding kitabnya. Chua Pek Dong harus mengerahkan hampir seluruh kekuatannya untuk menutupi aura sejati tongkat pemukul anjing. Takada Tanaga masih lebih mudah dengan menjaga kitab, sedangkan ketiga master yang lain, menjaga formasi perlindungan.


Mendengar cerita Chua Pek Dong, Agni bergidik membayangkan betapa mengerikan suatu peperangan, sekaligus merasa terpukau dengan lima pemegang tongkat.


"Dasar bocah bodoh, apa kau lihat yang aku pegang sekarang?" Jawab Chua Pek Dong.


"Guru Takada?" Tanya Agni lagi.


"Ular sawah itu master Alkemis"


Jawab Chua Pek Dong lagi.


"Pantas saja isi kitab jalan pedang lebih banyak berisi tentang alkimia" kata Agni dalam hati.


"Bagaimana dengan ketiga master yang lainnya Eyang?" Tanya Agni lagi.


"Engkau nantinya juga akan bertemu mereka" jawab Chua Pek Dong.


"Terus Eyang, jika Eyang memberikanku tongkat ini, bukankah itu berarti menempatkan aku dalam bahaya?" Lanjut Agni.


"Hahaha... Kau jangan khawatir Cu, dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa mengikis aura sejati tongkat pemukul anjing, tidak lama lagi aura tongkat itu akan terkikis sepenuhnya, apalagi ular sawah itu akan membantuku, dan kau lahir berdekatan dengan selesainya pengikisan aura tongkat itu" terang Chua Pek Dong.


"Bagaimana dengan kitabnya Eyang?" Agni masih bertanya.

__ADS_1


"Aku telah lama mengikisnya, Eyangmu. Si bocah sinting itu terlalu lemah hingga butuh waktu lama hanya untuk mengikis aura tongkat bambu itu" sahut Takada Tanaga.


"Hahaha... He..Ular sawah! Kenapa dulu bukan kau saja yang memegang tongkat itu?"timpal Chua Pek Dong.


"Aku memberi kesempatan padamu" saut Takada Tanaga lagi.


Agni segera memutus pembicaraan kedua orang tua itu daripada mereka bertempur kembali.


"Oh iya Eyang, saat tenggelam kemarin, aku menemukan sesuatu yang menarik perhatianku" kata Agni, kemudian mengambil sesuatu dari kantong yang tergantung di pinggangnya.


Kedua orang tua itu terbelalak dan berteriak bersamaan.


"Rumput giok....????"


"hahaha... Kau benar-benar beruntung Cu, langit memang telah memilihmu, bahkan ular sawah itu juga belum tentu memilikki rumput giok ini" Chua Pek Dong tertawa sangat senang, karena Agni menemukan tanaman herbal tingkat tinggi setidaknya berusia seribu tahun.


Rumput Giok, bentuknya mirip sekali dengan rumput laut namun bisa tumbuh dimana saja, bahkan diatas batu sekalipun. Teksturnya lebih kenyal dari rumput laut biasa, jika dilihat seolah bagai batu giok yang berkilauan.


Tiap-tiap warna menandakan usia rumput tersebut. Dari yang terendah berwarna putih kekuningan usia 0-100 tahun, kemudian kuning berusia 100-500 tahun, hijau muda berusia 500-1000 tahun, hijau tua berusia 1000-1500 tahun dan yang paling tinggi adalah biru tua, lebih dari 1500 tahun.


Rumput Giok berkhasiat meningkatkan basis kultivasi, meningkatkan kekuatan jiwa, kekuatan mental dan spiritual, serta kekuatan fisik juga daya penyembuhan. Namun karena telah ratusan ribu tahun lamanya tak pernah ada yang menemukannya, banyak kultivator mengira bahwa rumput itu telah punah.


"Tidak disangka di tempat terpencil seperti pulau jawa ini malah tumbuh Rumput Giok ini" kata Takada Tanaga.


Tidak seperti jenis rumput lainnya yang tumbuh dengan banyak rumpun disetiap area tumbuhnya, rumput giok hanya bisa tumbuh 3 sampai 4 rumpun saja.


"Cobalah kau telusuri lagi tempatmu menemukan rumput itu, beruntung jika kau masih bisa menemukan dua atau tiga rumput giok lagi" imbuhnya.


"Baik guru, aku akan mencoba mencarinya." Kata Agni


"Jadi Guru, apakah rumput ini bisa langsung dimakan?" tanya Agni selanjutnya.


Chua Pek Dong dan Takada Tanaga saling berpandangan, kemudian secara alami keduanya bersepakat.


"Tentu bisa, tapi jangan makan disini. Yang perlu kau beri makan adalah tubuhmu sebenarnya, bukan jiwamu. Jika kau makan disini, tak akan memberikan pengaruh apapun pada tubuhmu sebenarnya" jawab Takada Tanaga memberikan keterangan, mamun sebenarnya, ada sesuatu yang disembunyikan dari keterangannya.


Agni kemudian menyimpan kembali rumput giok dalam sakunya, ia berencana akan memakannya setelah keluar dari alam jiwa. Sejenak kemudian Agni ingin melanjutkan pertanyaannya, namun Chua Pek Dong mendahului.


"Bocah nakal, sekarang dengarkan. Kau harus fokus melatih fisikmu terlebih dahulu. Didalam cincin itu aku menyimpan beberapa peralatan yang bisa membantu latihanmu" ujar Chua Pek Dong


"Kekuatan fisikmu sangat penting untuk menampung energi yang akan kau simpan dalam tubuhmu. Jika fisikmu terlalu lemah, akan berakibat buruk saat menampung energi yang terlalu besar"


"Berlatihlah beberapa jurus dasar dari kitab yang ada di kepalamu, tanpa perlu menggunakan Qi"


"Sekarang kembalilah, aku akan pergi bersama ular sawah ini untuk menyelesaikan pengikisan aura itu beberapa waktu, ingat, berlatihlah dengan sungguh-sungguh!!!"

__ADS_1


"Baik Eyang, Guru, murid tidak akan mengecewakan" kata Agni sambil memberi hormat.


Kedua orang tua itu segera melesat keatas teratai emas yang masih melayang di udara, kemudian terbang memasuki lorong cahaya yang kemudian menghilang setelah masuknya mereka.


__ADS_2