PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
KAGUM


__ADS_3

"Kenapa sih dek, Suka sekali mencari masalah?" Ujar Arisha dengan wajah sedikit cemberut ketika Abiyan dan Arfan telah berdiri di sampingnya., mendengar pertanyaan kakaknya dengan wajah cemberut Abiyan hamua tersenyum membuat Arisha semakin sewot.,


"Justru itu masalahnya kak, lebih masalah lagi jika kita membiarkan kemusyrikan terjadi di depan mata kita., " mendengar jawaban adiknya Arisha sejenak terdiam.,


"iya dek., tapikan bahaya itu bisa membuat adik kena masalah? " Ujar Arisha. dengan suara lembut.,


"Kak., saya berlindung kepada Allah SWT dan Nabi besar Muhammad SAW., dari semua tipu daya setan yang terkutuk., Jika Allah belum berkehendak tidak ada satupun yang akan menimpa saya., " Ujar Abiyan tegas Arisha seketika bungkam mendengar jawaban pintar kakaknya.,


"Kak Abiyan., Arfan mau itu? " Ujar Arfan sambil menunjuk mainan kincir angin


"Arfan mau yang itu., tapi Ada saratnya., Arfan harus bacakan kakak satu Surat Dalam Al-quran terserah adek surat apa saja" ujar Abiyan sambil mengelus kepala Arfan., dengan cepat Arfan mengangguk setuju.,


"Kak Abiyan mau dengar sekarang?" Ujar arfan dengan semangat.,

__ADS_1


"Boleh!, Ayo bacakan buat kakak? " Lalu Abiyan berjongkok dan memasang kuping di samping bibir Arfan yang mulai membaca surat An'Nas dengan sempurna., lalu Abiyan segera membelikan mainan itu untuk arfan., Arisha yang melihat apa yang adiknya lakukan seketika terkesima., dia saja yang sudah beranjak dewasa tidak pernah terpikir dengan cara yang seperti Abiyan lakukan..


sementara itu., Ki along dan Dawung dan Bisno yang telah selesai menimbang ikan langsung berjalan ke kapal dengan menaikan wadah-wadah kosong ke atas kapal.,


"Tuan apa saya harus menyusul Non Arisha?" ujar Datang pada ki along setelah semua sudah beres


" Biar saja toh mereka tidak tiap hari ikut ke kota., biarlah mereka menikmati suasana kota lebih lama toh Kita juga pernah muda" Ujar ki along sambil tersenyum.,


merekapun Duduk-duduk di samping kapal melepas lelah sambil menunggu Arisha, Abiyan dan Arfan Datang


"Permisi Tuan Kami Mencari Anak kecil berusia sekitar sepuluh tahun Tadi dia juga membawa adiknya yang kira-Kira berusia 6Tahun apa tuan melihat mereka? Karena katanya mereka berasal dari desa Sanggula.,?" Ujar salah seorang dari orang-orang itu., mendengar orang-orang itu mencari cucunya Ki along meneliti wajah orang-orang itu dengan penuh selidik


" Abiyan baru juga sampai kota sudah buat masalah. " Ki aryo membatin

__ADS_1


"Ada perlu Apa Tuan-Tuan mencari mereka? " ujar Dawung penuh selidik.,


"Maaf Tuan, Kami Hanya perlu sama dia.,! Ayo kita cari dia di sebelah sana" Ujar orang itu sambil menunjuk ujung dermaga.,


"Tunggu Tuan Orang yang Tuan-Tuan cari Adalah cucu saya., Apa yang sudah cucu saya lakukan? " ujar Ki along menghentikan langkah mereka yang hendak pergi.,


" owh Kalau begitu Tuan yang lebih paham., Tolong Tuan Gambarkan Bagaimana Tuhan itu?" Mendengar pertanyaan itu seketika Ki Along Dawung dan Bisno saling TatAp bingung harus menjawab apa.,


"Asalamualaikum.,Ada apa ini? " Ujar Arisha yang baru sampai di tempat itu bersama Abiyan dan Arfan..


"Walaikum salam.,Mereka mencari Abiyan? " Ujar Ki Along


Abiyan lalu menoleh ke kumpulan orang-orang itu dan meneliti mereka Satu-satu Lalu Abiyan hanya tersenyum setelah mengenali mereka., mereka adalah orang-orang yang tadi berdebat dengannya di dalam pasar.,

__ADS_1


melihat yang carinya telah datang mereka semua menoleh pada Abiyan.,


" Kebetulan kamu sudah Datang.? Saya punya satu pertanyaan lagi., Bisakah kamu mengambarkan tentang bagaimana Tuhan itu?" mendengar pertanyaan yang buat bagi sebagian besar orang menganggapnya konyol


__ADS_2