
Kota Lembo sudah banyak berubah sejak Raja Walan berkuasa,. Keadaan Kota Tampak sepi,. Hanya pasukan kerajaan yang Nampak sedang Berjaga-jaga., Saat Perahu Abiyan dan Arfan sandar Di dermaga mereka langsung Di datangi 4 prajurit bersenjata lengkap.
"Heh,! Kalian berdua Dari mana Dan Ada keperluan apa datang ke mari!!? " Ujar salah seorang Prajurit berbadan tegap., dan berwajah sangar.,
"Maaf Tuan Kami berdua adalah Saudagar jauh dari sebrang sana kebetulan lewat jalur sini., hendak singgah untuk beristirahat dan membeli beberapa perlengkapan untuk melanjutkan perjalana.,? " Ujar Abiyan sopan.,
"Warok,. Coba periksa Apa yang mereka bawa jangan sampai mereka Adalah penyuusup!? " seketika satu penjaga yang di panggil Warok segera turun kedalam kapal dan memeriksa semua barang bawaan kami.,
"Areng,. Semua Aman barang-barang mereka berdua hanya Alat-alat mancing dan pakaian., " Ujar warok sambil naik kembali kedaratan.,
"Baiklah Jika Hanya untuk singgah sebentar kalian harus membayar upeti untuk kerajaan., sebanyak Satu keping koin perak., Untuk 1 purnama, dan nama kalian berdua siapa.? " tanya prajurit itu,.
"Saya Iyan dan ini saudara Saya Arfan., dan ini untuk pembayaran pajaknya.,!? " Ucar Abiyan sambil menyerahkan dua keping koin perak., mendapatkan lebih mereka langsung bersikap ramah.,
"Silakan nikmati apapun di kota ini " Ujar Areng sambil memberi tanda agar Segera pergi. dari tempat itu.
Abiyan Berjalan melewati Jalan yang sekarang Tampak misterius.,
"Tempat ini sekarang di penuhi dengan para iblis,. hingga tidak ada lagi jiwa-jiwa yang terang semuanya gelap gulita? " Arfan yang tidak mengerti dengan maksud Abiyan.,
"Apa Maksud Kak Abiyan? " sejenak Abiyan tertegun sambil menatap sikap polos Arfan.,
__ADS_1
"Mereka yang menjual jiwanya demi kenikmatan dunia., Pandangan mereka semuanya Gelap telinga mereka Tuli dan lidah mereka bisa, mereka hanya hidup dalam kehampaan.!? " Mendengar penjelasan Abiyan berlahan Arfan mulai paham akan maksud kakak angkatnya.,
mereka berjalan jauh meninggalkan Kota Lembo memasuki Hutan lebat. , Hingga langkah mereka terhenti pada suatu Tebing yang curam.,
"Apa yang kita cari di tempat ini!? " Tanya Arfan yang tidak mengerti mengapa harus kedalam hutan,. Abiyan tidak menjawab pertanyaan Arfan dia hanya membalasnya dengan senyuman misterius., Lalu Abiyan melewati sisi sempit di celah tebing itu,. salah dalam melangkah saja bisa langsung terperosok kedalam jurang yang terjal., Namun untuk ukuran Abiyan dan Arfan hal itu tidak mengerikan., Arfan yang tidak tau Tujuan Abiyan melewati celah sempit itu., hanya mengikutinya Saja., hingga mereka Tiba di mulut sebuah Gua yang didalamnya lumayan luas.,
"Asalamualaikum.,! " Ujar Abiyan memberi salam., mendengar salam Abiyan seketika seluruh orang yang ada dalam gua itu saling berpelukan menahan Takut namun dengan pasrah mereka membalas salam itu.,
"Waalaikumsalam,. " Jawab mereka dengan mata terpejam Takut jika itu adalah jebakan para prajurit Raja Walan yang menyamar.,
"Alhamdulillah,. Allah SWT masih meneguhkan Iman dan Islam kalian.,!? " Ujar Abiyan sambil mendekati mereka sedangkan Arfan diam terpaku tampa bisa mengungkapkan Kata-kata., Dari mana Abiyan bisa tau jika di sini Ada orang-orang Islam yang bersembunyi,.
"Siapakah Sebenarnya Tuan berdua ini? " Tanya salah seorang warga yang ada dalam gua itu.,
"Alhamdulillah yaa Allah akhirnya doa kami engkau kabulkan., ketika kami sudah kehilangan harapan" Ujar mereka dengan tangis haru.,
"Apakah Kota Lembo sudah berhasil ditaklukkan Kesultanan Lembayung? " tanya mereka kemudian
"Kesultanan Lembayung berdiri bukan untuk berperang Tapi untuk melindungi seluruh umat manusia yang membutuhkan pertolongan.,! " ujar Abiyan dengan santun.,
"Maaf Tuan bagaimana cara Tuan menyelamatkan kami yang begini banyak sedangkan pasukan Raja Walan ada di setiap sudut wilayah ini? " Ujar warga itu mulai meragu.,
__ADS_1
"Allah tidak akan kekurangan cara untuk menyelamatkan hambanya yang di kehendaki nya., kalian tentu lapar? saya sudah membawakan kalian makanan untuk kalian santap!? " Lalu Abiyan mengeluarkan potongan singkong dari dalam buntalan yang dia bawa., lalu dia letakan di tengah-tengah mereka yang memang sejak pagi sudah kehabisan stok makanan,. merekapun menyantap semua singkong itu sampai habis.,
Namun keanehan terjadi tiba-tiba mata mereka yang memakan singkong itu termasuk Arfan jadi mengantuk dan tidak dapat menahannya.,
pada Akhirnya mereka semua tertidur.,
"Dastan cepat kemari!! " panggil Abiyan
whusssssss.
shibbbb
"Apa Tuan Guru membutuhkan saya?! " Ujar Dastan yang muncul tiba-tiba karena mendengar suara Tuannya.,
"Bawa mereka semua kecuali Arfan,,Bawa mereka ke Kesultanan lembayung jangan lupa sampaikan salamku pada Sultan.,? " ujar Abiyan datar.,
"Baik Tuanku Mahaguru.,! "
whusssssss
shibbbb
__ADS_1
tiba-tiba mereka semua lenyap yang tersisa dirinya dan Arfan yang sedang tertidur.