PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
KEPUTUSAN BIJAK


__ADS_3

Abiyan memasuki Aula Kesultanan Yang baru di bentuk., Semua orang Tampak menoleh pada Abiyan yang menurut mereka Dialah yang lebih pantas duduk sebagai Sultan., Namun tidak tampak sedikitpun raut kekecewaan yang terlihat hanyalah senyum tulus seorang adik kepada kakaknya.,


"Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,.!? " Ucap Sultan Aryo membuka Pertemuan.,


"Waalaikumsalam Warahmatullahi wabarakatuh.,! " Jawab para hadirin Serentak.,


"Tentu kalian semua bertanya-tanya kenapa bukan Abiyan yang duduk di singasana Kesultanan Tanjung Hira ini., semua keputusan yang saya buat bukan Tampa Alasan., sebelumnya saya juga berpikir seperti Apa yang kalian pikirkan Namun tidak dengan Abiyan sendiri., biarlah dia yang menjelaskan agar tidak ada rasa Yang menganjal dalam hati kita,.Abiyan silahkan!? " Ujar Sultan Aryo meminta Abiyan menjelaskan semuanya., dengan senyuman tulus Abiyan menjelaskan semua duduk perkaranya.,

__ADS_1


"Bismillahirrahmanirrahim,. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,. mungkin Kalian beranggapan bahwa Wanita tidak pantas untuk menjadi pemimpin Namun Sebenarnya, terkait kepemimpinan, Islam tidak melarang perempuan untuk menjadi pemimpin., Dalam surat AL Baqarah Ayat 30 yang berbunyi 'Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui., Ayat tersebut menjelaskan semua manusia itu sama, yaitu menjadi khalifah dan menciptakan kemaslahatan di muka bumi. Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah, setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya." Ujar Abiyan sambil sekilas menatap seluruh yang ada dalam keraton Kesultanan Tanjung Hira.,


"Maaf Tuan Pangeran., Apa wanita pantas memimpin laki-laki? " Tanya ki palangi


"Paman., perempuan mulia sebagai representasi perempuan yang berhasil memimpin. Pertama ada Siti Khadijah, yang mendermakan seluruh harta, tenaga, dan pikirannya untuk mendukung dakwah Rasulullah SAW., Kedua, Siti Aisyah, perempuan cerdas yang mampu menghapal ribuan hadits dalam waktu singkat. Ketiga, Ritha, perempuan yang membanting tulangnya untuk memberikan nafkah suami dan anak-anaknya,. “Rasulullah menghibur dia dengan mengatakan apa yang dilakukannya merupakan sebuah kebaikan dan bernilai pahala,” ujar dia.Terakhir, Nusaibah, perempuan yang berani berjuang di medan perang. Semua perempuan yang disebutkan tadi merupakan bukti bahwa perempuan memiliki kapabilitas yang sama dengan laki-laki. Selain itu, perempuan juga memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk menjadi seorang pemimpin.. Karena dalam Islam landasan untuk menjadi seorang pemimpin ialah kemasalhatan umat., Apakah kalian meragukan kemampuan Arisha untuk itu? " Tanya Abiyan dengan sikap tenang.,


melihat Arisha duduk di singgasana kerajaan Lail meneteskan Air Mata.,

__ADS_1


"Begitu Agung Allah menempatkan seorang wanita padahal kerap kali wanita hanya diAnggap sebagai budak.? " Ujar Lail Lirih.,


"Lihatlah Abiyan yang tidak Tergoda Akan kekuasaan padahal demi langit dan Bumi dia sangat mampu " Ujar Lavud menimpali


"Abiyan punya Tugas mulia yang harus di embannya jika dia menjadi Sultan maka langkahnya akan terasa berat melangkah meninggalkan Kesultanan demi Islam., makanya Abiyan menolak dan ingin tetap bebas berkelana kemana-mana.," Lavud dan Lail hanya manggut-manggut


"Sepertinya petualangan saya hanya sampai di sini saja karena Arisha Sudah jadi Sultanah,. Otomatis saya juga" Ujar lail yang disambut dengan tawa oleh para jin yang hadir di situ.,

__ADS_1


__ADS_2