
Mendengar penolakan Abiyan Ratu Zalitun semakin murka,.
"Berani kamu menentang kekuasaanku., Apa kamu tidak Takut mati? Sebaiknya kamu turuti semua Apa yang saya inginkan!!" Ujar Ratu Zalitun yang mulai Terang-terangan mengancam.,
"Dalam Islam, orang yang banyak mengingat kematian disebutkan oleh Rasulullah SAW sebagai orang yang cerdas. Hikmahnya, hati semakin tenteram dan tidak terlalu banyak angan-angan.Karena sebenarnya, sumber dari kesusahan dan masalah adalah banyaknya keinginan. Saat memiliki banyak keinginan, otak akan berputar mencari cara untuk memenuhinya, sehingga menjadi lalai dari kehidupan setelah kematian.Dalam kitab kami Alquran Surat Al A'raf ayat 34.,Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkan-nya barang sesaat-pun dan tidak dapat (pula) memajukan-nya,.. yang dimana maksudnya jika Ajal belum datang menjemput saya niscaya Tidak akan ada kekuatan yang bisa melenyapkan saya.,? " Ujar Abiyan dengan sikap Tenang.,
"Kamu meragukan kekuasaanku!? Aruha bungkam pemuda itu dan paksa dia agar menuruti semua keinginanku!! "
"Nafsu telah membutakan mata Ratu Hingga tidak bisa menghargai seorang Tamu., ?" Ratu Zalitun sudah tidak perduli lagi tentang Adab.,
"Cepat Bungkam mulut pemuda itu Aruha.,!! "
Mendapat perintah Aruha segera melompat ke Arah Abiyan yang hanya geleng-geleng kepala sambil menghindari gerakan tangan Aruha yang ingin menangkapnya.,
hiyyyya
whusssssst
__ADS_1
kebali Aruha menyerang Abiyan dengan gerakan cepat namun lagi lagi dia hanya menangkap udara kosong.,
merasa di permainkan Aruha semakin terpancing emosi langsung menyerang Abiyan dengan serangan beruntun.,
"Memang Ucapan Iblis semuanya pendusta tidak Ada yang bisa di percaya " Abiyan berujar sambil terus menghindari serangan Aruha yang semakin terbakar emosi.,
melihat Serangan Aruha yang terus di permainkan oleh Abiyan membuat para punggawa menjadi ikut terpancing untuk bersama-sama menyerang Abiyan yang nampak sangat santai terus menghindari setiap serangan Aruha tampa sedikitpun terlihat dia membalas serangan Aruha.,
hiyaaaaaaaa
Whusssssss
serentak para punggawa menyerang Abiyan namun sesuatu yang mereka tidak ketahui Abiyan telah melompat dari tempatnya semula hinga pukulan mereka yang saling beradu.,
" Bangsat pemuda itu mempermainkan kita " Ujar Bakalan yang semakin Naik Darah.,
Ratu Zalitun yang melihat para punggawanya yang di permainkan oleh Abiyan segera Turun Tangan.,
__ADS_1
hiyaaaaaaaa
whusssssss
Ratu Zalitun melesat Laksana Angin langsung menyerang Abiyan., dengan pukulan tenaga dalam sedang,. Namun di luar dugaan Ratu Zalitun Abiyan masih mampu dengan mudah menghindari pukulannya membuatnya semakin murka,.
"Rupanya kamu Adalah pemuda bodoh yang tidak bisa melihat betapa cantiknya saya.. Bahkan tidak jarang dari mereka rela memberikan hidupnya padaku., " ujar Ratu Zalitun sambil mulai siap-siap mengeluarkan ilmu sinar merah.,
"Kecantikan seorang wanita tidak dilihat dari wajahnya, fisiknya, apalagi dari pakaiannya. Tapi, lihatlah dari matanya. Wanita yang sederhana, teguh, berwawasan, setia, mandiri, jujur, berakhlak baik, berprinsip, sungguh menyenangkan melihat bola matanya. Begitu menawan. Begitu membawa kedamaian, bahkan walau dengan tampilan yang sangat bersahaja." mendengar jawaban Abiyan sungguh membuat Ratu Zalitun semakin murka dan melesatkan pukulan sinar Merah
Hiyaaaaaaaaa
wuthhhhhh
Duarrrrrrr
Serangan sinar merah Ratu Zalitun hanya mengenai tempat kosong sementara Abiyan sudah tidak terlihat di tempat itu., Dia lenyap entah kemana membuat Ratu Zalitun semakin murka.,
__ADS_1
"Cari dia Sampai ketemu!!? " Mendengar perintah Sang Ratu seluruh punggawa yang ada di situ langsung berhamburan menyisir daerah sekitar istana mencari keberadaan Abiyan namun Yang mereka cari Lenyap tak berbekas