PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
KETIKA DI PUJI


__ADS_3

"Baiklah lail mari kita pulang ke sanggula.,? " Ujar Arisha sambil keluar dari Rumah ki Rekso meninggalkan Ki. Ranu yang terbaring tak sadarkan diri dan ki Rekso yang gemetar ketakutan., lalu dengan sekejap mata mereka sudah berada di Desa sanggula.,


Arisha berjalan menuju tepi sungai di ujung Desa dimana Nenek, Abi, Umi dan seluruh warga desa menunggunya disana., Sesampainya Di tempat itu, Arisha semakin terkejut Ketika melihat Abiyan., sudah ada di tempat itu juga sedang berdiri Di samping Aryo ayah mereka.,


"Asalamualaikum ?" mendengar ucapan salam Arisha semua langsung menoleh.,


"Walaikumsalam" Jawab Serentak seluruh yang ada di tempat itu. , lalu Arisha meletakkan kepala Ki Along di samping jasad Ki along.,


"Alhamdulillah., Kepala Ki Along telah kembali" Ujar Aryo sambil membuka kain penutup kepala itu., ketika kainnya penutupnya telah terbuka seketika.,


"Subhanallah., dia seperti sedang tertidur dengan tersenyum.,!? " ujar para warga.,

__ADS_1


Ratmi dan Rindi dan seluruh warga seketika menghentikan tangis mereka ketika mereka melihat., tidak terlihat wajah kesakitan dari mimik potongan kepala milik Ki along.,


" Bismilahhi Rahmani Rahim" Lalu Aryo merekatkan kepala itu ke tubuh Ki Along., Lagi-lagi keajaiban terjadi kepala dan Tubuh Ki Along langsung menyatu seolah-olah tidak pernah putus ditebas., semua yang ada di situ di buat kagum dengan pristiwa yang barusan terjadi hingga membuat iman mereka makin kuat., Prosesi pemakaman Ki Along berjalan dengan lancar semua terasa mudah mereka lakukan bahkan ukuran tubuh besar Ki along terasa Enteng saat di pikul di atas keranda.,


Warga yang larut dalam keharuan melepas kepergian Ki Along untuk Selama-lamanya.,


Arisha Yang masih penasaran lalu pergi mendekati Abiyan yang terlihat sedang mematung memandangi pusara Kakeknya.


"Waalaikumsalam! " Jawab Abiyan singkat sambil menoleh sejenak dengan senyuman menatap kakaknya sesaat lalu kembali larut dalam pikirannya sendiri.,


"Dek,?. Kakak boleh Tanya sesuatu? '' Ujar Arisha sambil memegang bahu adiknya.,

__ADS_1


" Boleh kak, Tanya saja? Kalau Abiyan bisa jawab insyaallah Abiyan jawab.,! '' Ujar Abiyan dengan nada kalem.,


" Adek Ke Kota Naik apa? Terus dimana Abiyan belajar Ilmu beladiri? perasaan kakak tidak pernah melihat adek berlatih? " Cecar Arisha dengan pertanyaan.,


"Kak,. Bagi Allah tidak Ada yang tidak mungkin, Saya ke Lembo dengan meminta kemurahan hati Allah dan ternyata Allah Maha Pengasih hingga dia mengabulkan Doa Abiyan yang dengan sekejap Abiyan sudah berada di Kota Lembo., Kalau soal beladiri saya hanya melihat krtekunan kakak berlatih dan di seperti malam seusai shalat malam saya berlatih seorang diri" ujar Abiyan masih dengan sikap kalemnya.,


mendengar penjelasan Abiyan.,Arisha Hanya mengangguk karena dia tau adiknya tidak akan pernah berbohong dalam hal apapun., Namun Arisha masih belum puas dari mana dia mendapatkan ilmu kecepatan secepat itu., bahkan dia yang berlatih sejak masih kecil tidak bisa melakukan seperti yang adiknya lakukan.,


"Kecepatan Adik sungguh luar biasa? " mendegar kakaknya memujinya Abiyan dengan spontan menatap kakaknya dengan senyuman tipis, .


"Ya Allah, semoga Engkau tidak menghukumku karena apa yang mereka katakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak mereka ketahui. Dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka perkirakan.. " Mendengar apa yang Abiyan ucapkan bukannya jawaban malah sebuah doa Arisha tersadar jika semua yang terjadi adalah kehendak yang kuasa Tidak ada satupun yang tidak mungkin jika ALLAH SWT menghendaki.,

__ADS_1


__ADS_2