
Brakkkkkkkk
Raja Dasim mengeprak meja Dalam kapal.,
"Ini sungguh kekalahan yang paling memalukan dalam sejarah, Sungguh sangat memalukan Coba Kalian semua Bayangkan.Pasukan Kesultanan Lembayung Hanya memiliki 4 Ribu Pasukan Saja,. Sedangkan Kekuatan kita 80 Ribu,. Tapi sungguh memalukan 4 Ribu Membantai Habis 80ribu coba kalian cari tau di mana letaknya kekurangan pasukan kita,. Hingga di buat Tak berdaya Dengan Pasukan Kesultanan lembayung? " Ujar Raja Dasim dengan Geram, .
"Mereka menang, Karena mereka di Bantu Hewan-hewan liar Itu Tuanku Raja? '' Ujar Sardi
__ADS_1
"Binatang Mana Ada yang punya Otak,. Kalian saja Yang tolol. , menghadapi binatang dengan tenaga terang saja kalian Kalah., " Mendengar Dasim yang semakin Murka Sardi Tidak berani membantah lagi.,
Raja Dasim Nampak Terpesona Dengan keindahan Pusat kota kerajaan Waringin dan kehadiran mereka di sambut dengan baik oleh Raja Zalan,.
"Kenapa Wajahmu muram Raja Dasim? Apa jamuanku kurang menarik Atau Kamu butuh lebih dari ini,. Ayolah di sini tempat untuk senang-senang,. pusat kenikmatan Dunia semua ada di Kerajaan Waringin ini., Cobalah Cicipi Ciu,. kwalitas Terbaik Yang sengaja Saya simpan Untuk Tamu kehormatan sepertimu? " Ujar Raja Zalan yang belum mengetahui tentang kekalahan Raja Dasim.,
"Kalah Ataupun menang itu sudah biasa terjadi dalam pertempuran., bukankah peperangan itu seperti Roda kadang Di Atas kadang pula di bawah., Bahkan terkadang Harus rela terbenam dalam lumpur,." Ujar Raja Zalan dengan Bijak., Raja Zalan Memang Terkenal Pintar dalam memainkan kata-kata Di Tunjang dengan Wajahnya Yang Tampan.,
__ADS_1
"Tapi yang menjadi persoaalan 4 Ribu Pasukan Kesultanan lembayung sementara Pasukan ku Sebanyak 80ribu., Soal kehebatan jangan di tanya tapi harus hancur di Kesultanan lembayung., sungguh pasukan ku seperti Daur yang berguguran.,!? " ujar Raja Dasim dengan suara lirih., Mendengar Raja Dasim yang terpuruk Raja Zalan kemudian menuangkan Ciu dan memberikannya Pada Raja Dasim.,
"Sebuah kebanggaan tentunya bisa memenangi sebuah peperangan. Apalagi jika perang tersebut Adalah perang yang memperebutkan harga diri di masa silam.,Namun, terkadang harapan yang diinginkan tak selamanya bisa terwujud menjadi seperti apa yang kita mau. Alhasil, kekalahan menjadi hasil yang harus diterima. Dan untuk Bisa menerima kekalahan bukan suatu perkara yang mudah. Apalagi jika kita sudah bekerja keras dan memberikan yang terbaik.Dan sudah memperhitungkan dengan rencana yang sangat matang., Tapi terkadang kita lupa dengan Kata Untung,. seberapa pun usahamu Jika kata Untung belum berpihak padamu.,maka Rugi yang akan kamu dapatkan, Jadi, saat menerima kekalahan tersebut, sebaiknya tidak terus bersedih apalagi marah. Jika hasil tak sesuai dengan harapan, harus bisa menerima dengan Jiwa Ksatria apalagi seperti kita Putra Raja kegelapan., Gagal menjadi yang terbaik dalam sebuah peperangan bukan akhir dari segalanya karena di balik kekalahan tersebut, pastinya ada pelajaran yang bisa dipetik.. "Mendengar Ucapan Raja Zalan yang bijak otomatis Raja Dasim menjadi kembali semangat lagi jelas terlihat dia langsung menegak Ciu Langsung dari Tekonya.,
" Jadi Apa yang harus kita Lakukan? " Tanya Raja Dasim
" Yang harus kita Lakukan Adalah menunggu mereka lengah dan sergap mereka secara diam-diam., karena kamu sudah membuktikan bagaimana kokohnya Benteng Kesultanan lembayung., jadi kita Akan serang mental dari pasukannya., jika mental mereka Rusak maka Mudah menghancurkan Kesultanan Lembayung., Sultan Aryo Tidak akan Sanggup menghadapi kita berempat secara bersamaan., Sebaiknya Bangun Ulang pasukanmu Raja Dasim., Tunggu sampai waktunya Tiba Raja-Raja kegelapan Akan menguasai Dunia., " Ujar Raja Zalan dengan tegas,.
__ADS_1
"Kamu Benar Raja Zalan., kita Akan buat kemungkarn bertahta di Kesultanan lembayung!? " Ujar Raja Dasim dengan tatapan mata yang Menyala-nyala