
oee!!! oeee!!! oeee!!!
suara tangis bayi terdengar dalam sebuah ruang khusus di rumah ki Along..
semua anggota ki Along di pimpin Dawung berjaga di setiap sudut halaman rumah ki along.,
Aryo nampak sedang memejamkan mata
, dari bibirnya terdengar suara lantunan ayat suci Al-Quran..,
nampaknya Aryo merasakan akan datangnya sesuatu hal buruk.,
benar saja....
whusssssss
Tuingggggg
selarik sinar merah.,
melesat cepat., namun mental laksana menabrak dinding beton,.
Dawung Yang melihat kejadian itu.,
segera melompat mengejar sinar merah yang terlihat jatuh tidak jauh dari gerbang depan.,
"Ayo cepat kepung jangan biarkan lolos!!!!! " ujar Dawung memberi perintah pada anak buahnya.,
mereka serentak mengepung tempat sinar itu jatuh.,
grrrrrrrtrt
benar saja., di tempat itu sesosok mahluk tampa kepala nampak menyeringai..,
"Hantu!!!! " ujar salah satu dari anak buah Dawung.,
"Kita Harus tenang menghadapinya bersama-sama" i ujar Dawung meskipun sebenarnya dia sendiri agak ragu mampu menghadapi mahluk tampa tubuh itu.,
wutt5**!!
dashhh
brakkkk!!
mahluk itu., terbang melesat menyerang anak buah ki along,. Serangan tiba-tiba itu membuat mental salah satu anak buah Ki Along.,
"nanang!!!!! awas!!!! "
teriakan bisno terlambat menolong nanang rekannya.,
ahhhhhhhhhhh!!!!
nanang nampak terkapar dengan menahan nyeri pada dadanya.,
hiyaaaaaa!!!
__ADS_1
Dawung segera melompat dan menerjang dengan tendangan keras ke arah mahluk tampa tubuh itu.,
Namun tendangan Dawung mampu di hindari dengan mudah oleh mahluk tampa tubuh itu.,
Dawung beserta seluruh anak buah nya menerjang bersama., namun mahluk tampa tubuh itu., langsung terbang tinggi da melesat ke arah Dermaga.,
"Kejaaar...!!!!!! jangan biarkan mahluk tampa tubuh itu kabur.,!!!?? " ujar Dawung sambil berlari kencang mengejar mahluk tampa tubuh itu.,,
"Aku yakin mahluk tampa tubuh itu. , masuk ke dalam gedung ini.,!! '" ujar bisno meyakinkan Dawung dan yang lainnya., karena dia melihat jelas mahluk tampa tubuh itu., masuk kedalam sebuah ruangan kosong di samping Dermaga. ,
"Awas Hati-hati kita belum tau kekuatan mahluk tampa tubuh itu!!! " Ujar Dawung memberi saran kepada anggotanya.,
merekapun mengendap-endap., memeriksa ruangan itu.,
benar saja mereka menemukan 6 orang asing dalam ruangan itu sedang duduk bersila.,
"Heh!!!! siapa kalian!!! Berani mengacau disini!!! " ujar Dawung dengan nada membentak.,
Dawung nampak mundur selangkah saat melihat salah satu tubuh dari enam orang itu tidak memiliki kepala.,
"hahahaha!!!!rupanya ada orang yang siap menyerahkan nyawanya!!!! "ujar selah satu dari orang asing itu.,
" maja serahkan saja mereka pada kita. , kamu urus saja Sanusi., " Ujar Hendra pada rekannya maja.,
" jangan banyak omong kalian!!?!! " ucap Dawung sambil maju dan langsung melesatkan pukulan.,
hiyaaaaaa
sheeet
jual beli pukulan tak bisa di hindari.,
10 angota Ki Along nampak kewalahan menghadapi 4 orang asing itu
wutttttttt
bughhhhh
ahhhhhhhh
pukulan keras Hendra tak bisa dihindari oleh bisno yg tepat mengenai dadakirinya.,
bisno pun terkapar tak bergerak., dia langsung pingsan.,
hiyaaaaaa
sihhhhh
Whusssss
tendangan keras Dawung dengan mudah di hindari oleh Anjar dengan melakukan tubuhnya kesamping dan Anjar membalas dengan tendangan
hiyaaaaaa..,
gedebuk
__ADS_1
ahhhhhhh
tendangan keras anjar tak mampu di hindari oleh salah satu anak buah Dawung., yang langsung luruh ke lantai sambil memegang dadanya.,
Satu persatu Anggota Dawung luruh ke lantai.,
sadar jika mereka bukan tandingannya Dawung sedikit panik.,
hiyaaaaaa
wutttttttttt
dasssss
brughhhhh
Dawung melesatkan tendangan memutar dengan tenaga dalam tinggi., dan tepat mengenai dada Anjar.. namun betapa terkejutnya Dawung.,
"Heh.!! tendanganmu seperti wanita.., maau membunuh kami., cih.. najis" ujar Anjar yang tak bergeser mendapatkan tendangan Dawung sambil meludah.,
Dawung., terus melancarkan serangan namun lagi-lagi tak berarti apa-apa.,
Dawung bertarung satu lawan satu., sedangkan kelima orang lainnya hanya mengawasi saja.
maja, yang telah selesai membantu sanusi memasukan kepala ke tubuhnya., nampak menaikan alis memberi kode pada Anjar untuk segera menghabisi Dawung.,
hiyaaaaaa.,
wushhhh
Anjar segera melesatkan pukulan dengan tangan kanan., namun masih mampu di hindari Dawung.,
Maja yang sudah tidak sabaran.,
langsung masuk kedalam pertempuran.,
hiyaaaaaa.,
dashhh
brughhhhh..
maja melompat dan melayangkan tendangan keras kearah dada Dawung.,
Dawung yang sibuk melayani Anjar., mendapatkan serangan tiba-tiba., tak mampu menghindar. . tendangan itu tepat mengenai perutnya.,
ahhhhhhhhh
erangan dawung sambil memegang perutnya.,
Dawung langsung tak bisa berdiri.,
"Cepat habisi dia!!!! " titah maja pada Anjar..
Anjar pun segera mendekati Dawung yang terduduk sambil memegangi perutnya yang teramat sakit.,
__ADS_1