PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
NGIDAM


__ADS_3

Aryo Damanta., santai menyusuri jalanan menanjak, yang sedikit berbatu.,


Teriknya sinar mentari pagi., membuat peluh nampak menetes di wajah Aryo Damanta.,


Tidak butuh waktu lama Aryo sudah memasuki pekarangan Rumahnya., Di sambut dengan senyuman Oleh Ayah mertuanya.


"Assallamuallaikum., Ayah.. " Sapa Aryo Dengan senyuman yang memang selalu tersungging di bibirnya.,


"Waalaikumsalam., , Tumben pulang cepat.., Tidak ikut ke kota bersama Dawung. ,?? " ujar ki Along yang heran., karena hari masih pagi., Aryo sudah pulang.,


" Tidak Yah.., Rindi kurang enak badan., sepertinya bawaan bayi dalam kandungan.,!? " ujar Aryo., berkata yang sebenarnya.,


lalu keduanya jalan beriringan masuk ke Rumah utama.,


"Asalamualaikum., " Ucap kedua orang yang merupakan Anak dan ayah mertua.,


Rindi dan Ratmi yang lagi Asik bercengkrama di ruang keluarga spontan menoleh dan menjawab.,


" Walaikumsalam., " ujar Rindi dan Ratmi berbarengan.,

__ADS_1


" eh lagi pada ngumpul., di sini rupanya.. bagai mana keadaan kamu sayang.,!?? "Ujar Aryo yang kuatir., dengan keadaan istrinya karena selalu memuntahkan apa yang dia makan.,.


lalu Aryo meraih dan mencium punggung tangan ibi mertuanya.,


" Sudah agak mendingan sayang..tapi sayang sekarang saya ingin sekali makan buah rambutan.,??! " Rajuk Rindi manja sambil mencium punggung tangan Aryo Damanta.,


"Tapi,. Nak di desa kita mana ada pohon rambutan., kalau kelapa banyak.. " ujar Ki Along menimpali.,


mendengar ucapan Ayahnya wajah Rindi seketika menjadi muram.,


"ya sudah saya tidak mau makan., " ujar rindi ngambek sambil membenamkan wajahnya di dada suaminya.,


mendengar ucapan suaminya., rindi spontan menengadah., Dengan wajah yang tadi muram berubah ceria seketika.,


"Benar begitu sayang.,., " Ujar rindi memastikan., Aryo hanya tersenyum dan mengangukan kepalanya.,


melihat sikap manja putrinya ki along dan Ratmi hanya senyum-senyum saja.,


"Rindi.,suamimu baru pulang., bukannya dibuatin teh malah di suruh macam-macam" ujar Ratmi sambil tersenyum menyindir Rindi...

__ADS_1


mendengar ucapan ibunya Rindi hanya tersenyum kikuk., lalu dengan lekas melepaskan pelukannya dan bergegas ke dapur., Melihat tingkah rindi Aryo Hanya tersenyum gemas saking sayangnya dia pada istrinya.,


"Buatin ayah sekalian ya...!!! " Pinta ki Along


"Aryo., Ibu dengar tadi di dusun bawah Ada yang mengamuk.,. kata ibu siti.. kamu yang menenangkannya., kenapa dia., " Ujar Ratmi bertanya pada Aryo karena penasaran. dengan apa yang terjadi.,


"Owh itu pak Waryo., kerasukan., Apa ayah pernah dengar tentang dedemit hutan mati..?? " Aryo bertanya balik pada Ayah mertuanya


,


"Hutan., mati., sepanjang sejarah saya hidup., belum ada yang berhasil keluar jika sudah masuk kehutan itu., segala jenis dedemit semua berkumpul disana.. jadi jika salah satu penghuninya sampai keluar., berarti orang yang memintanya pasti berilmu sangat tinggi., " Ujar ki along menjelaskan panjang lebar.,..


Ratmi dan Aryo mendengar kan dengan serius.,


" Rupanya mereka Sungguh-sungguh., ingin membinasakan kita., mereka lupa nyawa setiap manusia bukan berada di tangan mereka.,. karena sering gagal tidak membuat mereka jera malah semakin mereka mencari orang untuk ikut membantu mereka., kita harus lebih waspada.,


"owh Saya hampir lupa Aryo., Dulu Pernah Ada seseorang yang berilmu tinggi., ki Sapta Prana namanya.,Dia mampu menundukan semua penghuni hutan mati., Tapi.. sejak dia tidak menemukan lawan seimbang dia mengsingkan diri.. hingga tidak pernah ada lagi yang mendengar kabar beritanya., atau Jangan-jangan Ki Sapta Prana muncul kembali???? " Ujar ki. along sambil terus memikirkan siapa orang yang berhasil mengirim salah satu penghuninya.,


Aryo hanya diam sambil terus menerka-nerka.,,

__ADS_1


__ADS_2