
Belum hilang keterkejutan nya pada Abiyan yang sama sekali tidak bergeser dari tempatnya berdiri, ketika menerima pukulan dasyat Rayana dan juga racun yang tidak bereaksi Apa-apa, selang beberapa saat kemudian,.
"Tuan Putra Mahkota terlalu merendah, saya yang terlalu meremehkan kekuatan Tuan!? " Belum sempat Rayana sempat melanjutkan Ucapannya.,
Uhukgh!!!
Rayana terbatuk dan darah segar bercampur darah hitam keluar dari bibirnya., seketika tubuh Rayana lunglai jatuh bersimpuh ke tanah.,
Aghh!!!
Erang Rayana sambil memegang dadanya,.
"Tuan Apa yang terjadi!? " Ujar Barja dengan panik seraya menopang Tubuh Rayana yang tiba-tiba terasa sangat panas,.
__ADS_1
"Saya sungguh tidak mengerti, Apa yang telah terjadi sebenarnya, Saya merasakan seperti ada sesuatu yang menjalar dan mengerogoti isi dalam Tubuhku!? " Jawab Rayana yang merasakan tubuhnya semakin lemas tak berdaya., Somali yang mendengar keluhan Rayana seketika dia mengeluarkan tawa meskipun menahan sakit,.
"Hahahahaha!!! Akhirnya kamu juga bisa merasakan apa Yang orang lain rasakan akibat racun yang ada dalam Telapak tangan kalian, Begitulah Rasanya terkena serangan Racun yang kalian ciptakan sendiri!!? " Ujar Somali dan kemudian
Uhukgh!!!
Somali kembali Batuk darah berwarna hitam,. Abiyan yang melihat Somali Sudah Kesusahan menahan sakit segara mendekatinya dan memegang pundak Somali.,
"Bismillaahi khoirul asmaa-i lilaahi fil ardhi wa fis samaa-i laa yadhurru ma'asmihii da-un. Allohummaj'al fiihi barokatan wa 'afiyatan wa syifaa-an," Lalu Abiyan menekan Pundak Somali dengan keras., Lalu mengeluarkan kantung Air dalam sakunya dan meminumkan nya beberapa teguk pada somali
Uhukgh!!
Akibat tekanan Tangan Abiyan dan beberapa teguk Air yang menurutnya terasa aneh rasanya, Somali kembali batuk selang beberapa detik kemudian Somali muntah Darah hitam bercampur darah segar,. Selang beberapa saat kemudian Tubuh Somali kembali segar seperti Ketika orang baru bangun tidur.,
__ADS_1
"Terima Kasih Tuan.,ternyata Kuasa Allah SWT Lebih diatas segala-galanya,!Tuan kalau Boleh Tau Apa ramuan yang Tuan berikan pada saya!?" Ujar Somali ketika Tubuhnya lebih bertenaga dibandingkan sebelumnya,. Sedangkan Rayana tubuhnya semakin Sulit dia Gerakan akibat Racun yang dengan Cepat mengerogoti tubuhnya.,
"Tuan Pangeran, Tolonglah Tuan Rayana, Ampunilah kami Tuan yang selama ini bangga dengan kehebatan kami yang sungguh tidak seberapa? Saya mohon kemurahan Hati Tuan pangeran!? " Ujar Barja yang hendak berlutut tapi di tahan Oleh Abiyan.,
Abiyan tidak menjawab Permintaan Barja namun hanya melayangkan senyum ketulusan Sambil berjalan mendekati Rayana yang meraung kesakitan seakan menanti ajal menjemput,.
"Tuan, Terkadang kita terlupa ketika kita punya kemampuan bisa berbuat lebih!? Kita Sampai lupa Dari mana asal kemampuan itu, Hingga kita dengan begitu bangganya menekan mereka yang ada dibawah kita., Dan ketika Allah SWT membalik posisi kita, terkadang penyesalan sudah tidak akan berarti lagi!? " Ujar Abiyan sambil bershalawat "Allohumm sholli 'ala sayyidina Muhammadin, tibbil quluubi wa dawaa-iha, wa 'aafiyatil abdaani wa syifa-iha, wa nuuril abshoori wa dliyaa-iha, wa 'ala aalihi wa shahbihi wa sallim, "dan meminumkan Ramuan rebusan Aswaganda pada Rayana., Selang beberapa saat kemudian.,
Uhugh!!
Huekhh!!
Darah hitam keluar dari Batuk dan muntahan Rayana dan sejurus kemudian Hawa hangat menjalar di sekujur tubuhnya dan seketika tubuhnya terasa enteng serasa mendapat kekuatan Berlipat ganda dari sebelumnya.,!
__ADS_1
"Terima kasih Tuan, Entah Dengan Apa saya membalas kebaikan Tuan, Saya sungguh sangat malu! saya yang berniat membunuh Tuan malah sebaliknya saya yang terkena imbasnya!? Setelah Merasakan betapa menderitanya EFEK dari Racun itu Saya berjanji di hadapan Apa yang Tuan sembah Saya akan memusnahkan Racun itu dari Wilayah dunia tengah!? " Ujar Rayana dengan wajah serius sedangkan Abiyan hanya melemparkan senyum teduhnya.,
"Tuan Rayana Kejadian Tadi Hanyalah Hal kecil dari kuasa Allah yang hendak ditunjukkan kepadamu,. sebab apapun yang kita yakini percaya atau tidak kita yakin dengan Adanya Tabur Tuai., Apa yang kamu tanam itulah yang akan kamu petik., Dan gambaran Islam. juga seperti itu,." Jawaban Abiyan membuat mereka semua yang ada di situ menjadi bungkam.,