
Aruha Sampai Di Sanggula Dan menyamar sebagai Kakek Tua,. Sultan Aryo dan Abiyan yang kebetulan berada Di Sanggula,. Bukan Tidak mengetahui identitas asli Aruha, Namun Selagi dia tidak berbuat Onar Bagi mereka berdua Bukanlah Hal. yang di permasalahkan, Sebab Dalam pandangan Sultan Aryo dan Putranya Abiyan siapa saja Boleh berkeliaran Di Desa Sanggula Tidak perduli musuh atau siapapun Selagi Mereka Tidak membuat kerusakan Mereka akan di sambut dengan Bahagia.,
Aruha Nampak celingak Celinguk melihat kedalam Masjid Nampak matanya menangkap sesuatu ketika dia melihat seorang yang sedang Berzikir dengan penuh penghayatan,.
"Permisi Anak muda Apa kamu tau Siapa lelaki yang masih berdoa Dalam Masjid itu!? " Tanya Aruha pada seorang pemuda yang juga baru keluar dari dalam Masjid
"Dia Madan Seorang Musafir,. Memangnya Ada Apa Tuan!? " Ujar pemuda itu sambil memandang kearah Madan,.
"owh.Tidak Saya lihat. dia berbeda dari yang lain Cara ibadahnya, Apa boleh Saya masuk dan bertanya langsung padanya!? " Lanjut Ujar Aruba
__ADS_1
"Silahkan Tuan Masjid ini Untuk Umat Siapa saja boleh Masuk kedalam!? " Ujar Pemuda itu dengan Sopan.,
"Meskipun Saya Bukan Seorang Muslim,!? " Mendengar pertanyaan Lelaki tua yang berada Di hadapannya Pemuda itu tersenyum dengan lembut.,
"Tuan Siapa saja Boleh Masuk Kedalam, Meskipun Keyakinan Tuan dengan Muslim berbeda Masjid ini Di bangun Untuk umat Bukan semata-mata Untuk Islam,. Silahkan Tuan masuk Saja, Saya permisi Tuan kebetulan Sudah waktunya Saya yang berjaga!? " Pamit Pemuda Itu yang ternyata Adalah seorang Prajurit Kesultanan lembayung,.
Lalu Aruha masuk dan menghampiri, Orang tersebut,.
"Dari mana Kamu bisa tau Kalau saya adalah Ashor!? " Ujar Ashor dengan masih memejamkan mata.,
__ADS_1
"Itu tidak penting Dari mana Saya tau itu kamu,. yang jelas Ratu Zalitun menunggu Di Kerajaan Batu Gaping Tugas besar menantimu Ashor? " Ujar Aruha Dengan Berbisik Semakin pelan,.
"Keluarlah Tunggu Saya Di Ujung Kampung Dekat hutan itu Nanti Saya akan menemuimu di sana, keluar Seolah-olah Kamu tidak Pernah terjadi Apa-apa Jangan kacaukan misi saya yang Yang hampir selesai,.? " ujar Ashor dengan masih memejamkan mata Dia Sama sekali tidak menoleh kearah Aruha yang langsung berdiri begitu Saja seolah di Acuhkan., Dan Aruha pun keluar dari dalam Masjid Yang di ikuti Pandangan Mata seorang pemuda Tampan dengan Senyuman yang terpatri di bibirnya,.
"Entahlah Rencana Apa lagi yang Akan mereka mainkan!? " Ujar Sultan Aryo pada Putranya Abiyan.,
"Abi, Mereka Tidak akan berhenti Mencari celah untuk Menghancurkan keyakinan Umat Islam,. mereka Akan berhenti Ketika Dunia dan seluruh Alam Semesta Sudah Kiamat, Selagi Dunia ini masih berputar mengikuti Porosnya Mereka Akan tetap Ada Dan berubah bentuk Dengan mengikuti kemajuan Zaman,. sekarang Kita masih bisa membedakan Mana Yang muslim Dan yang mana Orang yang ingin menghancurkan Islam dengan berkedok seolah Ahli Ibadah,. Islam akan terpecah belah,. Dan Musuh yang paling berbahaya Adalah orang Yang bernaung Atas Dasar Agama.,Seperti Orang yang sedang Zikir Dalam Masjid itu!? " Ujar Abiyan Sambil menunjuk Madan Yang seolah-olah menyesali seluruh perbuatannya,.
"Apa Maksud kamu Abiyan!?" Tanya Sultan Aryo Tidak paham dengan maksud putranya.,
__ADS_1
"Abi Dia Itu Ashor,. Sekarang Hanya Ada Satu Ashor kelak Akan Ada Ribuan Ashor berkeliaran di muka Bumi ini,. Ibadahnya Bisa di bilang paling Taat tapi dia melupakan Satu hal manusia di kirim ke muka bumi ini bukan semata-mata untuk beribadah Tetapi kita juga punya tanggung jawab untuk urusan Dunia,. sesungguhnya Allah SWT Tidak menyukai Segala sesuatu yang berlebih-lebihan,. Yah Seperti Yang dilakukan Ashor itu yang sangat berlebihan.!? " Mendengar penjelasan Abiyan Sultan Aryo tersenyum puas,. Ternyata kebijakan yang Di miliki. Abiyan Sungguh luar biasa dan pola pikirnya tentang islam boleh di bilang Abiyan setingkat lebih paham di bandingkan Dirinya.,.