PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
TUMBAL


__ADS_3

Ki Palangi keluar dari dalam kamar sambil memegang dadanya.,


"Lekas bereskan barang-Barang kalian., kita tinggalkan tempat ini sekarang ini juga., " ujar ki Palangi yang nampak sangat menahan sakit.,.


mendengar ucapan ki Palangi Anjas dan Nandar saling pandang tak mengerti dengan apa yang baru saja terjadi., tampa banyak bicara., keduanya segera bergegas dan mengikuti langkah ki Palangi yang berjalan ke Arah Dermaga.,


mereka langsung naik ke atas kapal., dan bergegas pulang meninggalkan desa Sanggula yang penuh misteri.,.


di Atas kapal Ki Palangi hanya terdiam saja seolah batinnya sedang berperang di dalamnya., melihat Tuannya hanya diam kedua anak buahnyapun ikut diam membisu.,


Dini Hari Gelap masih menyelimuti kota Lembo., ketika 3 orang yang baru pulang nampak terlihat turun dari sebuah kapal.,


mereka berjalan memasuki lorong-lorong kecil hingga sampai di satu bangunan.,


kieeeeeek


ki Palangi membuka pintu berlahan memasuki ruangan itu., Hanya terlihat di sudut ruangan Ki Ranu galang yang sedang bersemedi., dengan diam ki Palangi duduk di Atas tikar dan mulai mengatur jalan darahnya.,

__ADS_1


"Tuan., kalau begitu kami pamit pulang kerumah., " Ujar Nandar dengan berbisik., takut membangunkan yang lain dan takut menganggu tapa ki Ranu galang., mendengar kata Nandar ki Palangi hanya mengangguk pelan.., dengan tetap memejamkan mata., .


karena sudah mendapatkan izin Anjas dan Nandar segera keluar dari bangunan itu dan berjalan menuju jalan besar.,


"Anjas,. Seumur hidup., saya tidak pernah sedamai itu saat kita berada dalam masjid di Desa Sanggula., dan keliatannya pemuda yang bernama Aryo itu memiliki ilmu sangat tinggi..!! " ujar Nandar ketika mereka sudah berada di jalan besar.,


"Dari mana kamu tau.,.???? " Selidik Anjas.,


"Firasat ku saja sebab tadi saya dengar Ki Palangi menyebut nama Aryo dengan bergetar., seperti orang yang ketakutan.,. " ujar Nandar berbisik takut ada yang mendengar dan di laporkan bisa runyam mereka.,


Lalu dari Arah depan terlihat seorang gadis berlari mengendap-endap.,.


betapa terkejutnya Nandar saat mengetahui jika gadis itu adalah putrinya Marini..


" Marini apa yang terjadi...!!?? " Tanya Nandar sambil memeluk tubuh putrinya yang berlari ketakutan.,


"Aaayah ki kita haharus tingalkan tempat ini secepatnya., " ujar Marini dengan gemetaran dan menarik tangan ayahnya untuk meninggalkan tempat itu.,

__ADS_1


dengan panik ketiganya langsung berlari ke Arah Dermaga dan langsung naik ke atas kapal milik Ki Rekso yang mereka pakai tadi.,. .


benar Saja saat kapal sudah meninggal Dermaga terlihat dari jauh sekumpulan orang memakai topeng dan memegang golok sedang menyisir area Dermaga.,


setelah merekA merasa sedikit Aman.,


"Marini Apa yang terjadi.,??? " tanya Nandar yang masih bingung., melihat putrinya yang mengigil ketakutan.,


"Ayah orang-orang itu . menangkap para gadis., saya yang melihat itu lari dan bersembunyi di belakang rumah., mereka yang lihat saya berlari ke dalam Rumah langsung mendobrak pintu., wiryo dan ibu coba menghalangi., namun me.. mereeeka di bunuh dengan kejam... hikz.. hikz. " Marini mulai menangis mengingat Ibu dan saudara lelakinya di bunuh secara keji.,


Anjas dan Nandar yang mendengar itu., seakan tak percaya., dengan apa yang telah terjadi.,


"Mereka pasti akan mengejar dan mencari kita., kemana kita harus pergi!?? " tanya Anjas yang nampak bingung dan juga ketakutan.,


"Kita kembali ke Sanggula., semoga saja ki Along mau memberi kita perlindungan., "


merekapun mengarahkan kapal yang di curinya ke Arah Sanggula.,

__ADS_1


__ADS_2